
Tak..
Suara tarikan pistol yang tertahan..
"Sohn, beruhige dich (nak, tenanglah) ; ujar vero yang khawatir anaknya menembak pelakunya, karna mereka belum menemukan jawabannya."
Tak..
"Di...dia bersama pria asing itu, aku tidak tau siapa namanya, sekarang dia mungkin saja sudah pergi ; kata wanita itu."
"Kemana mereka pergi ; tanya daniel."
"Kau tidak akan menembakku kan aku sudah mengatakannya ;
"Kemana.. ; kata daniel sambil menodongkan pistol ke kepala wanita itu."
"A....aku dengar mereka akan pergi ke pulau xx ; katanya."
Dor....
"Itu untuk anakku yang kau culik ; kata daniel."
Darah segar yang muncrat ke tubuh daniel dari tubuh yang tergeletak di lantai.
"Kurung dia ke rumah sakit jiwa dan jangan sampai dia keluar ; perintahnya."
Kau dengarkan yang dikatakannya, lacak keberadaannya dan kabari aku secepatnya ; kata daniel pada leo yang sudah tersambung sejak tadi melalui earphone ditelinganya.
"Yes, sir ; kata leo."
"Nak, ibumu baru saja menelpon, istrimu mencarimu kau harus menemaninya, biarkan ayah yang kesana dan membawa mereka padamu ; kata vero."
"Baiklah dadd, terima kasih ; kata daniel pelan."
"Nak, ganti bajumu lebih dulu sebelum kau menemui istrimu ; kata vero."
__ADS_1
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Rumah Sakit Ayah Bunda...
"Hei, baby... ; ujar daniel tersenyum."
"Hiks...hiks...aku pikir kau meninggalkanku ; ujar zahra menangis."
"Hei..hei..baby It's Okey, aku tidak akan pernah meninggalkanmu ; kata daniel memeluk dan mengelus kepala zahra."
"Ehemmmm...mom mau mengangkat telpon dulu ; kata irene bergegas keluar."
"Janji, kau tidak akan meninggalkanku juga kan ;
"Promise, aku tak akan pernah meninggalkanmu sayang..; kata daniel sambil menautkan jari kelingkingnya ke jari istrinya."
Pulau XX...
Vero yang baru mendarat di pulau xx yang masih berada di Indonesia...
"Yes, sir.. ; kata kapten mike."
Mereka semua menuju ke tempat pelakunya berada vero yang diikuti dengan beberapa anggota miliknya dan bersama tim keamanan putranya..
Disebuah rumah...
"Semuanya standby ; kata kapten mike lewat earphonenya."
"Siap Kap.. ; saut anak buahnya."
Misi mereka adalah membawa bayi kecil dengan selamat dan tanpa cidera.
Tim 1..
Masuk melalui depan dengan diam diam..
__ADS_1
Tim 2..
Masuk melewati pintu belakang diam diam..
Dan sisanya berjaga diluar jika ada yang kabur..
"Angkat Tangan kalian ; kata tim 1."
"Siapa kalian..; kata addi terkejut sambil mengangkat tangan."
"Dimana cucuku tuan addison dimitri ; kata vero."
"Tuan vero ; kata addi yang mengenali vero sebagai rekan bisnisnya."
"Dimana cucuku berada ; kata vero dingin."
"Di...disana ; tunjuk addi kesebuah lorong ujung."
Vero langsung bergegas menuju ruangan yang ditunjuk, dan terlihatkah dua orang wanita dan cucunya..
"Angkat tangan ; kata tim 1."
Emily dan seorang wanita terkejut..
Karna emily sedang berada dalam bahaya, ia pun mengambil paksa bayi kecil yang ada ditangan wanita yang ia suruh untuk menjaga bayi kecil itu.
"Jangan mendekat atau bayi ini tidak akan selamat ; kata emily mengambil gunting yang terletak di atas meja dan mengarahkan ke bayi kecil itu."
Semua orang pun menuruti kata emily karna jika tidak bayi kecil itu akan dalam bahaya.
"Minggir ; kata emily agar ia bisa pergi."
"Nona Emily, lepaskan bayi itu dan saya akan menuruti anda ; tawar vero."
"Ayah mertua, apa anda begitu prustasi, bukan kah kau dan istrimu dulu tidak menyukaiku jadi kenapa sekarang kau mau menuruti perkataanku ; kata emily."
__ADS_1