Cinta Pertama Daniel

Cinta Pertama Daniel
107. Tanya Resep Bubur


__ADS_3

Hai.....hai.... hai......Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..


Yuk..


Lanjutin terus bacanya sampai habis ya๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Jangan lupa like, vote, dan commenntnya๐Ÿ˜˜


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


๐ŸŒนRumah Leo...


Leo tak tau apa yang harus ia lakukan. Etha besok akan menikah dan ia masih belum bertemu dengan Etha. Etha mencoba menghindarinya. Leo bahkan sampai datang ke rumah Etha dan menunggunya disana tapi tetap saja ia tidak bisa bertemu.


"Tok.... Tok... ; suara pintu kamar Leo diketuk."


"Masuk... ; saut Leo."


"El.. bubur yang kamu minta, sudah bunda masakin ; ujar Ibu Leo."


"Iya bun, makasih bunda sayang aku ; ujar Leo."


Leo meminta ibunya untuk dibuatkan bubur karna ia tiba tiba rindu dengan bubur buatan Bu Nisa saat dirinya sakit.


"Apa sih yang enggak buat anak bunda. Kalo sudah turun ya ; ujar ibu Leo."


"Siap bunda... ; saut Leo."

__ADS_1


Leo beranjak turun dari ranjang mengikuti ibunya..


Di Ruang Makan....


Ayah Leo sudah menunggu sambil membaca koran dan menikmati kopi paginya..


"Tumben sekali kau mau makan bubur nak? tanya ayah Leo."


"Aku lagi ingin makan bubur yah.. ; saut Leo."


"Seperti orang hamil saja ; celetuk ayah Leo."


"Coba lihat siapa yang berbicara bun. Ayah mengatakan aku sedang hamil, coba lihatlah perut hamil ayah itu ; celetuk Leo juga."


"Hahahaha... ; Ibu Leo tertawa."


Mereka mencicipi makanan yang dimasak bunda..


"Hmmmm... ; ujar Leo."


"Ada apa nak? tanya Ibu Leo."


"Bubur buatan bunda sama enaknya, cuman bubur yang aku ingin makan ada cita rasa khas tersendiri ; ujar Leo."


"Benarkah? Kalau begitu kau bisa menanyakannya langsung pada bi Nisa bagaimana resepnya ; ujar Ibu Leo."


"Oiyaya bun... Kok aku gk kepikiran sampai disitu ya ; ujar Leo."


"Tanyakan pada bi Nisa, bunda akan membuatkannya untukmu lagi."

__ADS_1


"Bun, ayah tidak dibuatkan juga? tanya Ayah Leo."


"Hah.. Memang ayah mau juga? tanya balik Ibu Leo."


"Iyalah bun, masa anak aja yang dibuat ; ujar Ayah Leo merajuk."


"Oh.. ayah mau juga. Tadi ngejekkin aku ; ujar Leo."


"Siapa bilang ; saut Ayah Leo."


"Leo... Ayah... ; tegur Ibu Leo agar mereka bisa diam."


Leo menanyakan pada bi Nisa resep membuat bubur yang dibuat saat ia sedang sakit saat itu..


"Bi Nisa, bisakah bibi membagi resep bubur labu buatan bibi saat itu? tanya Leo."


"Bubur labu? Bukan saya yang membuat bubur labu itu tuan muda ; ujar bi Nisa."


"Bukan? Lalu siapa yang membuatnya kalau bukan bibi ; tanya Leo."


"I... itu tuan muda, nona Etha yang membuat bubur labu itu ; kata Bi Nisa."


"Etha..!! Bukankah bibi bilang Etha tidak datang saat itu ;


"Nona Etha melarang saya memberitau anda ; saut bi Nisa."


"Jdaarrrr..... ;


Leo sudah melakukan kesalahan..

__ADS_1


__ADS_2