Cinta Pertama Daniel

Cinta Pertama Daniel
67. Melahirkan


__ADS_3

Hai.....hai.... hai......Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..


Yuk..


Lanjutin terus bacanya sampai habis ya😘😘


Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.😁😁😁


Jangan lupa like, vote, dan commenntnya ya😘😘


Salam hangat dari AuthorπŸ€—


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


"Uhh...ah.... ; zahra merintih kesakitan."


Daniel yang langsung terbangun mendengar rintihan zahra yang kesakitan karna akhir akhir ini dirinya sangat sensitif dan mudah terbangun.


"Ada apa sayang, apa perutmu sakit lagi ; tanya daniel."


"Perutku sakit daniel, sepertinya aku akan melahirkan ; ujar zahra sambil menahan sakitnya."


Apa...!! lalu ia memencet tombol darurat yang ada di pinggir ranjangnya.


"Tahan sebentar sayang, kita akan ke rumah sakit ; ujar daniel."


Brakk...


Tanpa mengetuk kepala pelayan hendra langsung membuka paksa pintunya karna ia tau tuan mudanya sedang dalam keadaan darurat.


"Siapkan mobil, istriku mau melahirkan ; saut daniel."


"Baik tuan ; ujar pak hendra dengan segera melaksanakan perintah."


Daniel menggendong zahra agar membawanya kerumah sakit dengan menuruni tangga yang lebih cepat dari pada menaiki lift.


Vero dan daniel juga ikut terbangun karna suara ribut...


"Ada apa son ; tanya vero."


"Zahra mau melahirkan dad ; saut daniel buru buru membawa ke mobil yang sudah menunggu."


"Astaga astaga...aku harus ikut mereka ; panik irene."


"Biar saya saja nyonya irene saya sudah siap ; kata bu ida."

__ADS_1


"Baiklah terima kasih bu ida, kami akan menyusul ; saut vero bergegas membawa istrinya dan tidak lupa juga membawa pakaian baby."


"Uhh, daniel sakit..; rintih zahra."


"Iya sayang, bertahanlah sebentar lagi kita sampai ; saut daniel."


"Tarik nafas nak perlahan lalu keluarkan ; kata bu ida menginstruksi zahra."


Rumah Sakit Ayah Bunda...


"Dokter tolong istri saya ; kata daniel takut."


"Baiklah, tuan daniel saya minta anda untuk tenang ; saut dokter lidiya."


Setelah dokter lidiya selesai memeriksa..


"Bagaimana dengan istri saya dok? tanya daniel."


"Istri anda sudah pembukaan pertama dan bayinya akan segera keluar ;


"Dok, bolehkah saya ikut menemani istri saya di dalam ; tanya daniel harap."


"Baiklah tuan daniel, mari ikut saya ; kata dokter lidiya."


"Daniel.. ; rintih zahra pelan."


"Terima Kasih...;


"Ahhh....sakit ; rintih zahra."


"Nyonya anda sudah pembukaan ketiga sekarang anda bisa mendorongnya dengan perlahan ; kata dokter lidiya."


"Sayang kau pasti bisa ; ujar daniel."


"Uhhh....; zahra sedang mengejan sambil memegang tangan daniel."


Tarik napas nyonya lalu keluarkan perlahan, kemudian dorong...


"Uhhhhhhh.....; usaha terakhir zahra dengan sisa sisa kekuatannya akhirnya berhasil."


Dan bayinya sudah lahir kedunia...


"Selamat nyonya dan tuan bayi anda laki laki dan sangat sehat ; kata dokter lidiya."


Zahra dan daniel akhirnya lega dengan menangis terharu karna ia sudah menjadi seorang ibu dan juga orangtua.

__ADS_1


Kemudian zahra tiba tiba tak sadarkan diri..


"Dokter, kenapa istri saya dok ; teriak daniel panik, ia takut terjadi sesuatu pada istrinya dan ia tidak ingin istrinya meninggalkan dirinya dan anaknya."


Karna daniel sempat membaca di internet, bahwa saat seorang istri melahirkan kemungkinan akan terjadi suatu pendarahan hebat dan berakhir dengan kematian.


Dokter dan perawat segera memeriksa keadaan zahra...


"Nyonya zahra tidak apa apa tuan, istri anda tertidur karna kelelahan ; kata dokter."


Daniel terduduk lemas tak berdaya di lantai, ia sangat takut tadi dan syukurlah istrinya hanya tertidur.


"Tuan, anda baik baik saja ; kata perawat."


"Saya baik baik saja ; ujar daniel lalu bangkit berdiri lalu keluar ruang persalinan karna zahra akan segera dipindahkan."


Daniel keluar bersamaan dengan dokter lidiya, lalu daniel langsung memeluk ibunya dan menangis dipelukan ibunya.


"Bagaimana dokter, menantu saya ; tanya vero yang melihat daniel menangis ia takut terjadi sesuatu."


"Ibu dan bayinya baik baik saja dan bayinya laki laki lahir dengan keadaan sehat dan kuat, selamat tuan vero anda akan menjadi seorang kakek ; kata dokter."


"Syukurlah semuanya selamat ; ujar bu ida, dan maria bersamaan."


"Terima Kasih lidiya ; ujar vero terharu."


"Sama sama vero ; kata dokter lidiya yang akrab dengan vero karna mereka teman satu kampus."


"Terima kasih mom, sudah melahirkanku kedunia ; kata daniel menangis dipelukkan ibunya."


"Honey, kau ternyata sangat cengeng ; saut irene bercanda."


"Hahahahha ; dan mereka pun tertawa bahagia."


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Hai.....hai.... hai......Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..


Yuk..


Lanjutin terus bacanya sampai habis ya😘😘


Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.😁😁😁


Jangan lupa like, vote, dan commenntnya ya😘😘

__ADS_1


Salam hangat dari AuthorπŸ€—


__ADS_2