Cinta Pertama Daniel

Cinta Pertama Daniel
19. Menginap


__ADS_3

"Maaf Tuan muda, nona muda anda semua di panggil nyonya untuk sarapan bersama ; ujar pak andri."


Pak andri adalah kepala pelayan yang sejak muda telah mengabdi kepada keluarga romanov..


"Baiklah pak andri, terima kasih ; saut daniel."


Mereka pun beranjak dari tempat duduk mereka lalu menuju ruang makan..


"Sayang kemarilah ; ujar irene menarik tangan zahra untuk duduk disanpingnya."


"Bagaimana dia cantik bukan ; lanjutnya lagi pada vero."


"Ya, kau benar sayang melihatnya langsung dari dekat ternyata lebih cantik ; ujar vero."


"Namamu zahra bukan ; tanyanya pada zahra."


"Iya tuan ; sautnya."


"Hahaaha, jangan panggil aku tuan kita bukan di kantor panggil saja aku daddy, aku sudah memdengar dari istriku ; sambil melirik ke arah daniel. Sama seperti mereka berdua juga memanggilku daddy lanjutnya lagi menjeleskan pada zahra agar dia merasa nyaman ; kata vero."


"Daddy ; saut zahra pelan malu."


"Ya, begitu nak hahaaha ; ujar vero."


"Ayo mari kita cicipi makanannya ; lanjutnya lagi."


Mereka pun makan bersama sambil berbincang bincang vero tidak melarang siapapun untuk berbincang bincang sambil makan karna menurutnya suatu kehangatan dalam sebuah keluarga dimulai dari hal yang kecil dan makan bersamalah saatnya mereka untuk mengeluarkan isi pikirannya saat mereka berkumpul...


Sarapan pagi selesai saatnya vero, daniel, dan leo membahas pekerjaan mereka..


Sedangkan Irene dan zahra juga sibuk dengan yang mereka lakukan...


Saking asyiknya irene dan zahra menyibukkan diri mereka karna mereka sangat cocok sampai lupa waktu dan terasa hari sudah gelap dan leo sudah pulang kerumahnya sebelum hari gelap...


"Mom senang sayang kau ada disini ; ujar irene."

__ADS_1


"Aku juga mom, mommy sudah seperti ibuku sendiri semenjak ibu zahra meninggal zahra tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu lagi ; kata zahra sedih."


"Kau tau zahra, aku sangat ingin mempunyai anak perempuan, tapi sayangnya aku hanya punya satu putra ; ujar irene sedih mengenang masa lalunya dan air matanya juga ingin ikut keluar."


Lalu zahra memegang tangan irene dan memeluknya...


"Tidak apa apa mommy, mommy punya zahra ; kata zahra."


Irene membalas pelukan hangat dari zahra..


"Ahhemmmm....


"Apa aku mengganggu my lady ; ujar daniel."


"Ada apa ; saut irene kesal karna diganggu."


"Aku hanya mengingatkan ini sudah sore ;


"Oh astaga, ini sudah sore tidak terasa waktu cepat berlalu ;


"Sayang mau kah kau menginap disini untuk 2 hari saja lagi pula besok masih weekend ; mohon irene pada zahra."


"Tapi jika kau keberatan, aku tidak akan memaksamu ; ujar irene sedih kali ini hanya dibuat buat."


"Baiklah mom, zahra akan menginap disini ; jawab zahra."


"Sungguh, horeeeee.. senang irene kembali memeluk zahra ;


Dalam hatinya, rencana awalnya berhasil ya ia sedang merencanakan sesuatu yang besar heheehe😏😏


Irene mengantarkan zahra ke kamar tamu, untuk membersihkan diri dulu karna mereka akan shalat magrib bersama..


Lalu ia menutup pintu dan melihat lihat kamar lebih besar dua kali lipat dari kos yang ia tempati tersebut, ia menuju lemari pakaian dan dibukanya lemari itu dilihatnya ada banyak pakaian wanita yang semuanya memang pas di tubuhnya, setelah puas melihat ia pun mulai melepas kerudungnya dan bersiap siap menuju kamar mandi, untuk membersihkan diri...


Tok tok tok..

__ADS_1


Pintu kamar daniel diketuk,,,


Saat pintu dibuka, mommy irene langsung menyodorkan mukena baru pada daniel...


"Apa ini, mom ; tanya daniel bingung."


"Kau tidak lihat honey, tentu saja itu mukena ; saut irene."


"Yaya, aku tau mom tapi kenapa mommy memberikannya padaku tidak mungkin kan aku yang pakai mukena wanita ini ; kesal daniel."


Kau berikan pada zahra mommy mau mandi; ujar irene kabur supaya putranya tidak mengembalikannya lagi...


"Mommmy... ; teriak daniel."


Terpaksalah ia mengantar mukena itu ke kamar zahra..


Ia mengetuk pintu kamar zahra tapi tidak ada sahutan, ia coba kembali untuk mengetuk juga tidak ada sahutan...


Ia khawatir terjadi sesuatu pada zahra, lalu mencoba membuka pintu dan..


Cklek...


Pintu tidak terkunci


Ia pandangi seluruh ruangan tidak ada sosok zahra..


Kemudian pintu kamar mandi kembali terbuka..


Cklek...


Terlihatlah sosok zahra yang hanya memakai handuk yang terlilit di tubuhnya dengan rambut panjang yang terurai, zahra masih belum menyadari ada sesosok makhluk halus yang berdiri diam ...


(yang tidak diundang tapi datangπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚)


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


🏡TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA🏡


🏡JANGAN LUPA LIKE DAN VOTENYA YA🏡


__ADS_2