
Hai.....Semuanya terima kasih sudah mau baca cerita author jangan jera ya..
Yuk..
Lanjutin terus bacanya sampai habis yaππ
Selamat Membaca, ingat baca sampai habis ya sampai tamat.πππ
Salam hangat dari Authorπ€
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Setelah aldo pergi..
Kalian terlihat sangat akrab ; kata leo.
Ohh ya, aldo orangnya ramah dan juga dia orangnya lucu, kenapa apa kau cemburu? ; kata etha sambil melirik leo, ia berharap leo sedang cemburu.
Tidak, aku hanya mengatakan karna kau baru saja bertemu dangannya jadi sebagai seorang sahabat aku harus mengawasi semua pria yang mendekatimu ; ujar leo.
Jleb..
Sakit didadanya muncul lagi mendengar perkataan leo..
"Oh, kalau begitu berhentilah menjadi sahabatku ; gumam etha pelan."
Apa, kau mengatakan sesuatu ; tanya leo.
"Tidak, aku hanya ingin istirahat kau boleh pergi ; kata etha."
Ada apa dengannya, ia datang kesini karna mengkhawatirkannya, tapi dia malah mengusirku pikir leo dalam hati.
"Baiklah aku akan datang lagi setelah pulang kau makanlah ini ; kata leo."
"Terima kasih ; kata etha singkat."
__ADS_1
Setelah kepergian leo..
Hiks.... hiks.... hiks...
Tidak bisakah kau membuka hatimu untukku ; tangis etha.
Sepulang kerja...
Leo yang sudah berjanji akan kembali lagi selepas pulang kerja mendapati etha yang sudah keluar dari rumah sakit.
"Astaga, wanita ini tidak bisakah ia mengabariku sebelum pulang ; gumam leo lalu bergegas menuju apartemen etha."
Apartemen....
"Huh, lelah nya ; gumam etha yang langsung berbaring tanpa mengganti pakaiannya."
Karna ia meminum obat tidur tadi ia sekarang menjadi mengantuk dan kemudian tedtidur.
Leo yang tiba di apartemen etha pun mengetuk pintu tapi tidak ada sautan kemudian ia mencoba lagi dan hasilnya sama, lalu ia telpon ke ponsel etha juga tidak di angkat.
Leo tau kalau etha ada di apartemennya karna ia menanyakan pada satpam penjaga bahwa etha sudah pulang, satpam itu mengenali semua penghuni apartemen itu..
Lalu ia meminta bagian keamanan untuk membuka pintu apartemen etha karna ia khawatir terjadi sesuatu apalagi kata dokter etha perlu di rawat dan harus mendapatkan perawatan selain kelelahan, etha juga insomnia parah dan kekurangan gizi, etha adalah orang yang gila kerja tanpa mempedulikan dirinya sendiri.
Setelah keamanan menbuka paksa pintu apartemen etha, leo mengucapkan terima kasih pada petugas keamanan tersebut dan bergegas masuk mencari keberadaan etha.
Cklek..
Pintu kamar etha terbuka dan terlihatlah etha yang sedang berbaring diranjang tanpa melepaskan sepatu dan jaketnya.
Leo pun mendekati etha dan menaruh tangannya ke hidung etha mengecek apakah etha masih bernafas.
"Rupanya dia tertidur ; gumam leo."
Lalu ia melepaskan sepatu etha dan jaketnya lalu menyelimuti tubuh etha.
__ADS_1
Dipegangnya kening etha, yang masih sedikit demam.
Leo meminta ajudannya untuk membelikan bahan bahan makanan untuk ia masak..
Ting tong...
Suara bel pintu berbunyi kemudian leo membuka pintu dan mengambil bahan bahan makanan yang ia minta..
"Terima kasih, sekarang kau boleh pulang ; ujar leo."
"Sama sama tuan ; ujar ajudan leo."
Malam harinya...
Etha terbangun dengan perut yang lapar, lalu ia turun ke dapur dan melihat ada banyak makanan yang tersaji di mejanya..
Etha yang terlihat kebingungan karna ada banyak makanan di mejanya dan masih terasa hangat.
"Siapa yang membuat ini ; gumamnya.
Kemudian ia melihat kesekeliling rumahnya dan terlihatlah leo yang sedang tertidur di atas sofa.
"Jadi kau ya ; pikir etha."
"Kau sudah bangun ; ujar leo dengan suara serak khas bangun tidur."
"Hmmm, terima kasih ; kata etha."
Apa kau sudah makan, aku sudah membuatkan makanan kau harus makan ; kata leo lagi.
"Baiklah ; saut etha."
"Apa kau sudah makan, jika belum ayo kita makan bersama ; kata etha lagi."
"Baiklah kalau begitu ; kata leo."
__ADS_1