
Di sebuah kediaman tampak seorang pria dan seorang wanita setengah baya sedang duduk di ruang tamu "sial aku pikir dia akan bangkrut dengan aku menyuruh orang kepercayaannya korupsi besar-besaran di perusahaan tapi apa orang itu tertangkap dan tiba-tiba ada investor yang siap untuk menyuntikkan dana dengan jumlah yang besar di perusahaannya ." ucap pria paruh baya tersebut
"Ada apa sih datang langsung marah-marah Bukankah beberapa hari ini Ayah sudah sangat bahagia." tanya wanita paruh baya yang duduk di sofa
"kita gagal lagi menghancurkan Delon ." ucap pria paruh baya tersebut
"Bagaimana bisa kita sudah melakukan sesuatu yang bisa membuatnya kehilangan semangat untuk hidup dan aku yakin dia tak akan mengurusi perusahaannya lagi pula kau sudah menaruh seseorang untuk korupsi dan perusahaannya tidak mungkin dia bisa berdiri dengan mudah apalagi anak dan istrinya di rawat di rumah sakit pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit." ucap wanita paruh baya tersebut
"Aku juga tidak tau apa yang terjadi siapa yang membantunya hingga dia mendapatkan investor dengan sangat mudah apalagi investor tersebut meluncurkan dana yang sangat fantastis." ucap pria paruh baya tersebut
__ADS_1
"Benarkah Kenapa ayah tidak mencari tahu tentang investor tersebut siapa tahu saja dia mau bernegosiasi dengan ayah sehingga orang tersebut tak jadi membantu perusahaan Delon." ucap wanita paruh baya tersebut
"Aku terlambat mengetahui hal tersebut karena informasi tersebut tak diketahui oleh bawahanku tiba-tiba saja pagi tadi ada yang menelepon untuk memberi investasi kepada perusahaan Delon dan tepat jam 10.00 mereka akan datang ke perusahaan untuk melakukan kerjasama." ucap pria paruh baya tersebut
"Secepat itu bagaimana bisa mereka dengan mudah mendapatkan investor dengan sangat mudah bahkan mereka yang menghubungi Delon." ucap wanita paruh baya tersebut
Sementara itu di perusahaan Delon tampak Deni sudah berada di perusahaan Delon "selamat datang tuan Deni aku senang sekali Anda berniat untuk investasi di perusahaan yang kecil ini." ucap tuan Delon sambil mempersilahkan Deni duduk di sofa di ruang tersebut
"Terima kasih Tuan Delon sudah menyambutku tidak usah sungkan Aku senang berinvestasi pada sebuah perusahaan yang aku yakin pasti akan berkembang di tangan orang tepat seperti Tuan." ucap Deni sambil tersenyum
__ADS_1
"Terima kasih Tuan atas kepercayaannya Bagaimana yang telah dibicarakan saat ditelepon bahwa Anda akan memiliki saham perusahaan ini sesuai dengan investasi yang anda masukan ke perusahaan ini ." ucap tuan Delon
"Oh iya dan aku ingin anak Anda yang bernama Dila yang menjadi pemegang saham tersebut di luar dari sahamnya yang anda berikan dan ingat saham ini akan menjadi rahasia Antara Aku dan anda tidak boleh siapapun yang mengetahui rahasia ini selain aku dan pengacara yang akan mengurus segala-galanya." ucap Deni
"Tuan Delon sangat terkejut Mendengar hal tersebut Tapi Tuan Bagaimana bisa putriku yang menjadi pemegang saham tersebut Apakah Tuan mengenal putriku atau bagaimana." tanya tuan Delon penasaran
"Aku tak mengenal Putri Tuan aku hanya mengetahui tentang keadaan Tuan untuk saat ini aku tak ingin berbasah-basah anda Tuan tinggal setuju dengan apa yang aku inginkan maka dana untuk perusahaan Tuan akan segera aku transfer dan ingat saham atas nama Putri tuan yang bernama Dila tak bisa Tuan ganggu gugat akan ada seseorang yang menjadi pemegang saham tersebut sampai Dila dewasa jadi tuan tenang saja perusahan akan tetap aman ." ucap deni.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1