
Membuat Delon sedikit bertanya Bukankah itu untuk putrinya dan dia adalah ayahnya tapi kenapa orang lain yang harus memegangnya tapi Delon juga tak ingin banyak bertanya karena saham tersebut adalah milik orang yang menginvestasikan dana tersebut
"Baiklah aku setuju jadi saham itu atas nama putriku tapi tak ada seorangpun yang tahu di perusahaan selain aku pengacara dan anda dan orang yang akan memegang saham tersebut selama putriku belum dewasa." tanya tuan Delon
"Tepat sekali jadi jika nanti ada seseorang yang menipu dirimu dan berniat untuk mengambil perusahaan mu kau bisa tenang karena kau masih bisa membuat putrimu menjadi pemegang saham terbesar setelah dirimu, tapi tentu saja dengan beberapa syarat dan kau tak bisa mengambil saham tersebut dari putrimu dengan alasan apapun jika terjadi sesuatu pada putriku maka saham tersebut akan langsung jatuh pada orang yang bertanggungjawab pada saham putri mu, dan kau hanya bisa menjadikan putrimu direktur utama agar perusahaan mu dapat bertahan." ucap Deni
"Aku mengerti kapan kita akan melakukannya." tanya tuan Delon
__ADS_1
Tak berselang lama tampak pintu ruangan diketuk begitu terbuka tampak seorang pria masuk dengan tas di tangannya selalu berjalan masuk ke tempat di mana Tuan Delon dan Deni berada sedangkan pintu sudah ditutup "Selamat siang tuan Delon kenalkan saya adalah pengacara dari perusahaan Tuan Deni bisakah saya meminta berkas-berkas Putri tuan." tanya pengacara tersebut yang sudah duduk di samping Deni
Tuan Delon lalu bangkit dari kursi menuju ke mejanya setelah mengambil beberapa kertas lalu kembali duduk di sofa dan menyerahkan berkas-berkas tersebut ke pengacara setelah memeriksa berkas tersebut pengacara lalu pengacara mengeluarkan beberapa berkas dari tas miliknya "Baiklah Tuan Delon silahkan di baca dan tanda tangan isi perjanjian ini." ucap pengacara tersebut, tuan Delon mengambil kertas yang disodorkan oleh pengacara setelah membaca lalu tuan Delon segera menandatangani berkas tersebut
"Baiklah tuan Delon terima kasih aku pamit dulu." ucap pengacara sambil memberi hormat pada Deni lalu keluar begitu saja dari ruangan Tuan Delon
"Terima kasih Tuan Deni sudah percaya pada perusahaanku dengan investasi sebanyak ini aku pasti akan membuat investasi Anda tidak akan sia-sia." ucap Tuan Delon
__ADS_1
"Aku percaya pada anda sebagai seseorang yang mampu membuat sebuah perusahaan berkembang Baiklah aku takkan lama-lama di sini aku permisi dulu." ucap Deni lalu keluar dari ruangan tuan Delon
Setelah kepergian Tuan Deni tampak Tuan Delon tersenyum sumringah sambil melihat ke arah Rudi dan sekretarisnya "alhamdulillah perusahaan kita bisa terselamatkan aku sangat bersyukur." ucap tuan Delon
"Kami sangat senang mendengarnya Tuan kami sempat merasa tak berdaya saat mengetahui bahwa seseorang telah menggunakan dana perusahaan untuk kepentingan pribadi tapi untungnya orang tersebut sudah tertangkap walaupun kita hanya mendapatkan sebagai Besara dana yang dia korupsi tapi dengan adanya investasi dari tuan Deni kita bisa bangkit." ucap Rudi .
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1