
Kimi yang sudah tiba di bandara bersama Andi langsung mengantar sang pujaan hati untuk masuk ke bandara setelah berpamitan Andi langsung masuk ke dalam karena penerbangannya sebentar lagi setelah Andi masuk ke dalam Kimi langsung bergegas kembali ke perusahaan ayahnya
Tampak Andi yang sudah masuk ke dalam pesawat duduk dengan tenang sambil tersenyum penuh arti "Aku akan kembali dan mengajak orang tuaku ke kota A pasti mereka senang aku menikah dengan Kimi yang merupakan anak seorang pengusaha yang cukup terkenal di kota A." ucap Andi sambil beristirahat
Kimi yang sudah berada di perusahaan langsung masuk ke perusahaan sang ayah dan langsung menuju ruangan ayahnya Kimi langsung masuk begitu saja dan duduk di kursi di hadapan ayahnya "bagaimana ayah Apakah dana yang dikirim oleh Andi sudah masuk." tanya kimi
"Iya sudah nak dana itu langsung masuk ke kas perusahaan tapi Andi adalah pria ceroboh dia langsung tanda tangan begitu saja tanpa membaca surat perjanjian tersebut walaupun memang dia akan menjadi suamimu tapi itu sangat berbahaya." ucap tuan Robert
"Dia tidak membacanya Karena itu adalah surat perjanjian yang ayah berikan lagi pula tak mungkin ada masalah dalam surat perjanjian tersebut." ucap Kimi
"Baiklah tapi saham yang dimiliki Andi hanya sekitar 20% saja karena 10% nya aku masukkan atas namamu." ucap tuan Robert
"Itu bukanlah masalah besar ayah anggaplah saham 10% itu tambahan mahar darinya untukku." ucap kimi
Sementara itu di kediaman tuan dalam tanpa seorang perawat yang merawat ibu Dila terkejut karena merasakan jadi ibu Dila sedikit bergerak sontak saja hal tersebut membuat perawat langsung keluar untuk memberitahu Tuan Delon yang sedang sarapan, maaf tuan sepertinya tadi aku melihat tangan nona bergerak." ucap perawat tersebut yang baru saja sampai di meja makan di mana Tuan Delon makan, tetap saja perkataan perawat tersebut membuat Tuan Delon langsung bangkit dari meja makan dan berlari menuju ruang perawatan di mana istrinya berada lalu mengambil telepon untuk memanggil dokter yang biasa memeriksa sang istri, kemudian dokter pun datang untuk memeriksa keadaan mama Dila
__ADS_1
"Bagaimana dok keadaan istri saya apakah dia baik-baik saja." tanya Tuan Delon
"Dia baik-baik saja mengenai tangan yang bergerak mungkin saja ada rangsangan tertentu yang membuat tubuhnya bergerak tapi jika memang beberapa hari ini ada perkembangan baru sebaiknya segera bawa ke rumah sakit biar aku memeriksa secara detail kondisi tubuhnya." ucap dokter tersebut
"Iye dokter." ucapkan Delon tersenyum sumringah karena merasa ada harapan, setelah memeriksa keadaan ibu dilah dokter pun pergi dari kediaman Tuan Delon sementara itu Tuan Delon langsung menyelesaikan sarapannya lalu kembali ke kamar di mana istrinya dirawat sayang terima kasih setidaknya kau memberikan harapan kepadaku semoga saja kau bisa secepatnya sadar." ucap Tuan Delon
Sementara itu Andi yang barusan sampai di bandara, teringat akan ponselnya pribadinya yang tak diaktifkan beberapa hari ini setelah dia pergi dari kota c Andi yang sudah masuk ke dalam taksi langsung mengaktifkan ponselnya tampak beberapa panggilan tidak terjawab Dan juga pesan dari Helena, Andi langsung menelepon Helena
"ke mana saja kau aku sudah menghubungimu beberapa kali tapi ponselmu Tidka Akti." ucap Helena di seberang telepon
"Apa menikah apa kau sadar kita sekarang dalam situasi yang kurang baik Apalagi kita tidak mengetahui bagaimana kondisi Aditya saat ini di rumah sakit apa dia sudah baik-baik saja atau tidak apa kau tahu ayah Aditya Sudah mengutus orang untuk mencari tahu tentang penyebab kecelakaan Aditya kau harus membersihkan semua yang berhubungan dengan kita." ucap Helena
"Kakak tenang saja Tak akan ada yang menemukan bukti tentang apa yang terjadi malam itu aku sudah membunuh orang yang aku suruh untuk mencelakai Aditya jadi Kakak tenang saja." ucap Andi penuh percaya diri
"Baiklah kali ini aku percaya padamu tapi jika sampai hal ini terbongkar Aku ingin kau tidak menyeret namaku dalam hal ini kau harus bertanggung jawab sendiri atas semua yang terjadi." ucap Helena
__ADS_1
"Aku akan bertanggung jawab sekarang hentikan omelanmu aku masih dalam perjalanan pulang ke rumah." ucap Andi
Waktu begitu cepat berlalu sudah satu minggu berlalu pernikahan Kimi dan Andi pun telah dilaksanakan dengan meriah, pernikahan yang meriah Andi dan kini pergi berbulan madu
Aditya yang berada di rumah sakit merasa sudah saatnya untuk keluar dari rumah sakit Aditya bersama dengan asisten Deni keluar dari rumah sakit membuat para wartawan tempat kebingungan karena beberapa berita mengatakan bahwa Aditya dalam keadaan koma dan tak mungkin terselamatkan tapi apa yang mereka lihat saat ini Aditya baik-baik saja bahkan tak kurang satu apapun, tampak para wartawan langsung menyerbu kearah Aditya dan asisten Deni untung saja para pengawal sudah bersiap membuta para wartawan tak bisa mendekati Aditya dan asisten Deni
Sementara itu di kediaman paman James nampak Helena yang sedang menonton berita langsung menjatuhkan remote yang ada di tangannya dia sungguh tak menyangka bahwa Aditya baik-baik saja secepat kilat dia berlari ke kamarnya untuk mengambil ponsel miliknya untuk menghubungi Andi tapi sialnya ponsel Anda tidak aktif, "Astaga apa yang harus aku lakukan ternyata Aditya masih hidup Aku yakin dia pasti sudah mengerahkan para bawahannya untuk mencari tahu tentang penyebab kecelakaan yang menimpa dirinya." ucap Helena sambil mondar-mandir di dalam kamarnya
Sementara itu di tempat nan jauh di sana di sebuah pulau terpencil tampak Andi dan kini sedang menikmati panorama alam di sebuah villa pribadi milik Andi yang dihadiahkan untuk Kimi "sayang tidak apa-apa kan kita hanya 3 hari di sini lalu kembali." ucap Andi
"Iya sayang kan kita bisa kembali lagi nanti." ucap kimi, sementara Itu Tuan Robert yang mendengar berita tentang Aditya yang sudah kembali Tak memiliki reaksi apapun karena berpikir bahwa dia telah memiliki Andi
Sementara itu di kediaman tuan Delon tanpa Dila yang sudah merindukan ibunya akhirnya Dila pun masuk ke ruang perawatan sang ibu tampak dilah mengelus tangan ibunya lalu mencium keningnya sambil memeluk ibunya, "Ibu aku sayang Ibu aku mohon Ibu sadarlah Aku sangat mencintai ibu." ucap Dila tampak tangan sang Ibu bergerak kali ini buka hanya tangannya yang bergerak tapi matanya tampak terbuka membuat perawat yang menjaganya sangat terkejut bergegas memanggil tuan Delon, Ibu Dila langsung mengelus rambut di membuat Dila yang tadinya menutup matanya sambil memeluk ibunya langsung mengakat wajahnya "ibu sudah sadar aku sudah menunggu ibu ." ucap Dila dengan lugunya
"Sayang." ucap Ayah Dila saat baru tiba di depan pintu kamar saat melihat istrinya sudah membuka mata, menghampiri istri dan anaknya lalu memeluknya dengan haru karena melihat istrinya sudah sadar.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya