Cinta Pertama Sang Penguasa

Cinta Pertama Sang Penguasa
9


__ADS_3

Pagi menyapa sang ayah yang semalam mendengar permintaan putrinya pun langsung datang menemui dokter untuk membicarakan hal tersebut yang ayahnya pikir pasti itu akan memerlukan biaya dan juga akan sulit untuk di setujui, tapi sepertinya semua yang diinginkan putrinya langsung disetujui oleh pihak rumah sakit bahkan mereka sendiri yang akan melakukan untuk memperbaiki kamar pasien sesuai dengan keinginan putrinya membuat sang ayah lega dan merasa bersyukur


Pria tersebut keluar dari ruang dokter dengan perasaan lega dan dengan senyuman mengembang Langsung kembali ke ruangan putrinya "sayang kita akan pindah ke kamar yang sesuai dengan keinginanmu Apakah kau bahagia." tanya sang ayah, putrinya hanya mengangguk sambil tersenyum


"Tak berselang beberapa jam tampak seorang perawat datang Maaf tuan kamar untuk pasien sudah siap bagaimana jika kami saja yang memindahkan pasien." tanya perawat sambil tersenyum


Sang ayah melihat putrinya lalu melihat ke arah istrinya yang masih terbaring


Sang putri yang akan di bawa oleh perawat menoleh sesaat pada tempat tidur pasien yang ada di sebelahnya ayah aku Ingin ibu ikut bersamaku ." ucap sang putri membuat sang ayah tampak ragu takutnya kamar tersebut di pakai bukan hanya untuk putrinya apalagi rumah sakit yang membuat kamar tersebut pikir ayah Dila


"Tapi nak pasti di kamar itu ada anak lain jadi ibumu tak bisa ikut ." ucap ayah Dila

__ADS_1


"Aku mau ibu ikut." ucap Dila keras kepala


"Maaf pak sebaiknya kita pindahkan dengan ibunya saja lagipula ruanga. tersebut memang khusus untuk pasien dan ibunya." ucap perawat tersebut karena dokter yang menyuruh mereka sudah memerintahkan agar mengikuti semua keinginan Dila


Ayah Dila sedikit terkejut karena merasa pihak rumah sakit terlalu berlebihan dalam pelayanan apalagi hampir semua keinginan putrinya langsung di setujui


"Tapi suster bagaimana bila ada pasien anak lainya di ruangan tersebut itu pasti akan tidak nyaman jika ada istriku di sana." ucap ayah di takutnya ada pasien anak yang akan masuk


"Tuan jangan khawatir ruanga tersebut hanya akan di huni oleh nona Dila dan ibunya ." ucap perawat


Sementara itu di sebuah perusahaan tampak seorang pria sedang duduk di kursi kebesaranya tak berselang lama pintu di ketuk dari luar tampak seorang pria masuk lalu memberi hormat "maaf tuan saya sedikit terlambat." ucap pria tersebut

__ADS_1


"Sudah tak usah basa-basi cepat katakan apa yang terjadi , sesuai dengan instruksi tuan aku sudah bertemu kepala rumah sakit dan berbicara tapi tuan ada sedikit maslah dengan perusahaan milik ayah gadis kecil itu." ucap Deni


"Ada apa dengan perusahan itu." tanya Aditya


"Sepertinya ada korupsi besar-besaran yang di lakukan oleh pemegang saham perusahaan dan juga merupakan wakil direktur dan hal tersebut mengakibatkan perusahan tersebut akan segera bangkrut." ucap Deni


Aditya terdiam sejenak "kumpulkan bukti tentang tindakan korupsi orang tersebut dan beri bantuan keuangan dengan jaminan saham mereka Jagan biarkan perusahan itu bangkrut." ucap Aditya


"Baik tuan aku mengerti tapi tuan bolehkah aku bertanya." ucap asisten Deni yang sangat penasaran


Aditya melihat Deni dengan pandangan yang sulit di artikan "ada apa cepat katakan." ucap Aditya.

__ADS_1


" tapi tuan janji tak akan marah padaku." ucap Deni agak segan .


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2