
James dan istrinya sudah berada di kediaman kakek Aditya mereka Langsung masuk menuju kamar perawatan kakek Aditya dengan wajah yang terlihat menyedihkan "Ibu Bagaimana keadaan Ayah." tanya James
Nenek Aditya langsung menoleh ke arah James "tadi ayah mu sempat kritis tapi alhamdulillah beberapa menit yang lalu sudah jauh lebih baik." ucap nenek Aditya
Sementara itu Linda yang baru saja datang bersama suaminya Langsung berlari sambi menangis di dekat ayah "Astaga Ayah apa lagi yang terjadi padamu ibu Bagaimana keadaan Ayah Apakah ayah baik-baik saja." tanya Linda dengan derai air mata palsunya
"Dia sedang beristirahat tadi memang dia sempat kritis tapi alhamdulillah dia sudah baik-baik saja." ucap nenek Aditya
Setelah melihat ayahnya minta kembali duduk di sofa di mana suami dan James duduk sambil menatap ke arah ranjang di mana ayahnya berada
Sementara itu di rumah sakit tampak Deni yang langsung masuk di ruang perawatan setelah Ibu Aditya keluar "Tuan maafkan aku yang telah lalai menjagamu." ucap Deni
"Katakan siapa pelakunya aku yakin kau langsung menyuruh seseorang untuk mencari tahu tentang apa yang terjadi." ucap Aditya
"Pelakunya adalah seseorang pembunuh bayaran yang tidak terlalu terkenal dia bekerja sama dengan adik ipar Paman tuan yang bernama Andi tapi sepertinya Andi mengkhianati orang suruhannya dia membunuh orang tersebut Setelah orang itu menabrak mobil kita andi langsung menabrak orang tersebut." ucap Deni
"Aku yakin istri pamanku terlibat dalam hal ini Karena aku tahu pasti Andi adalah seorang pria pengecut yang tak berguna dan dia tak memiliki apa-apa karena uang yang selama ini dia peroleh dari hasil korupsi perusahaan sudah dihambur-hamburkan untuk bersenang-senang sehingga dia tak memiliki tabungan sama sekali." ucap Aditya
"Maafkan aku Tuan yang telah lalai aku berpikir ini semua kesalahanku yang tak bisa menangani situasi kejadian ini tak akan terulang lagi." ucap Deni merasa bersalah
"Sudahlah ini bukan kesalahanmu aku terlalu percaya pada orang yang aku anggap keluarga bahwa mereka tak akan sejahat itu sampai mencoba membunuh ku sekarang aku baru sadar ternyata mereka benar-benar jahat, segera cari bukti kejahatan istri paman ku aku yakin pasti pamanku tidak terlibat tapi istrinya yang merencanakan semuanya andi hanyalah kaki tangannya mereka bersenang-senang terlebih dahulu mengira aku sedang dirawat intensif." ucap Aditya
"Baik Tuan." ucap Deni tak berselang lama pintu diketuk dia nih langsung membuka pintu tampak seorang pria tampan yang sepertinya seumuran Aditya
__ADS_1
"Ternyata kau bisa terluka juga Dan aku dengar kau sampai pingsan beberapa menit." ucap pria tersebut sambil duduk di sofa
"Kau jangan terlalu banyak bicara kau akan mencari dokter penanggung jawab yang menangani diriku untuk beberapa hari jadi jangan cerewet." ucap Aditya
"Astaga mempunyai pasien sepertimu bisa membuat aku gila untuk apa juga kau butuh dokter penanggung jawab bukannya kau baik-baik saja." ucapkan pria tersebut
"Alex perlukah aku memindahkanmu di kutub Utara agar kau bisa menjadi dokter hewan di sana saja daripada menjadi dokter di sini." ucap Aditya
"Astaga kau ini mudah sekali Baper menjadi Pasien itu jangan keseringan baper baiklah..... baiklah...... baiklah.... sekarang Apa yang kau inginkan tanya dokter Alex
"Kau menjadi dokter pribadiku dan membuat pernyataan bahwa aku sedang dirawat secara intensif karena kecelakaan tersebut." ucap Aditya
"Sepertinya ayahku salah memberikan obat saat kau pingsan." ucap Alex
" Baiklah pasienku yang sangat menyebalkan sekarang kau harus beristirahat karena aku akan memulai menjadi dokter pribadi." ucap Alex sambil terkekeh
"Astaga Alex kau ini memang sangat menyebalkan dari kecil sampai besar tetap saja sama." ucap Aditya
Deni hanya bisa diam melihat kelakuan dua orang tersebut yang seperti anak kecil
Sementara itu Ibu Aditya yang sudah kembali langsung melihat keadaan sang ayah nenek Aditya yang melihat kedatangan putrinya langsung melihat ke arah ibu Aditya "sayang Bagaimana keadaan Aditya." tanya nenek Aditya
"Sepertinya Aditya butuh perawatan lagi Ibu mungkin dia akan berada di rumah sakit selama satu minggu atau lebih entahlah dokter belum mengatakan apapun tetang kondisi Aditya." ucap ibu Aditya dengan raut wajah sedih
__ADS_1
Tampak Senyuman tipis di wajah istrinya, "semoga Aditya baik-baik saja." ucap nenek Aditya
Sementara itu di bandara tampak jet pribadi sudah mendarat sempurna Ayah Aditya langsung keluar dari pesawat berjalan keluar bandara menuju mobil yang sudah menunggu tampak di wajahnya sangat khawatir mendengar apa yang terjadi
Andi yang sudah mabuk berat tanpa sadar membuka rahasia tentang rencana pembunuhan yang dilakukan olehnya atas perintah sang kakak sementara itu wanita yang menemani Andi tersenyum saat mendapatkan rekaman tersebut setelah Andi tergeletak tak berdaya wanita tersebut keluar lalu menyerahkan rekaman tersebut kepada seorang pria yang sudah menunggunya dari tadi
"Dan ini adalah alamat tempat tinggal kekasih gelap Kakaknya." ucap wanita tersebut
"Baiklah terima kasih atas kerjasamanya ini adalah uang yang aku janjikan untukmu." ucap pria tersebut Lalu menyerahkan segepok uang kepada wanita tersebut kemudian pergi begitu saja
Sementara itu di kediaman Anton, saat hendak masuk ke dalam kamar setelah menidurkan putrinya Anton sedikit kecewa karena Lisa mengunci pintu kamar, tok...tok...tok "sayang kenapa kunci pintu aku mau masuk." ucap Anton
Tak ada suara dari dalam sepertinya Lisa sengaja tidak membuka pintu untuk Anton, Anton hanya bisa menghabiskan nafasnya kasar seperti biasa jika Lisa melakukan hal tersebut dia akan pergi tidur bersama putrinya
"Dasar pria tidak berguna untuk apa aku tidur dengan." ucap Lisa dalam kamar
Sementara itu di kediaman Delon tepatnya di kamar putrinya Dila tampak Delon membelai rambut putrinya yang panjang "terima kasih sayang berkat dirimu ayah bisa bangkit lagi semoga ibumu cepat sadar dan kita bisa berkumpul seperti dulu lagi." ucap Delon lalu mencium jidat putrinya, merasa bahwa putrinya telah tertidur pulas Delon langsung keluar dari kamar putrinya dan menuju sebuah kamar perawatan di mana istrinya berada "sayang apa kabarmu hari ini aku harap kau baik-baik saja sayang aku mohon kau cepat sadar aku dan dila masih sangat membutuhkanmu." ucap Delon sambil membelai rambut istrinya lalu mengecup wajahnya berulang-ulang kali, di atas ranjang perawatan sambil memeluk tubuh istrinya
Sementara itu di kediaman paman jalan Tampak sang paman dan istrinya sedang berdiskusi "apa Ayah yakin Lisa bisa membuat Delon menikahinya ayah kan tahu jalan bukan pria kampung seperti dulu lagi apalagi dia sangat mencintai istrinya." ucap wanita paruh baya yang merupakan istri paman Delon
"Lisa pasti akan melakukannya dia sekarang sudah jatuh bangkrut tanpa dia ketahui bahwa ayahnya sudah tak memiliki apapun dan suaminya menjadi seperti itu karena membantu ayahnya Aku yakin dia akan menggunakan segala macam cara agar bisa hidup seperti ratu lagi jika dia mengetahui apa yang terjadi dengan keluarganya dan satu-satunya cara untuk kembali menjadi ratu dan wanita sosialita adalah dia harus membuat Delon kembali padanya." ucap paman Delon.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1