Cinta Pertama Sang Penguasa

Cinta Pertama Sang Penguasa
44


__ADS_3

Ayah dilah segera memanggil dokter untuk melihat kondisi istrinya takutnya terjadi sesuatu kepada istrinya yang baru saja sadar tak berselang beberapa menit dokter pun sampai di kediaman Ayah dilah setelah memeriksa dan memastikan bahwa kondisi kesehatan Mama dila baik-baik saja sang dokter pun menyarankan agar membawa ibu dila ke rumah sakit untuk diperiksa secara menyeluruh jika memang tak terdapat masalah pada kesehatannya yang maka itu akan sangat baik dan merupakan kabar gembira bagi keluarga dila, Ayah Dila segera membawa istrinya ke rumah sakit untuk memeriksa keadaannya setelah diperiksa secara intensif ternyata tak ada yang serius keadaan tubuh mama Dila baik-baik saja, membuat ayah dila sangat bahagia kini Keluarga mereka bisa kembali seperti dulu lagi


Sementara itu di kediaman Anton nampak sifat Lisa semakin hari semakin buruk saja dalam memperlakukan Anton dan putrinya


"Katamu kita akan ke rumah orang tuaku 3 hari lagi tapi ini sudah 4 hari jika memang kau tak berniat mengantar ke rumah orang tuaku aku bisa pergi sendiri kau tak usah berjanji padaku." ucap Lisa


Anton menghembuskan nafasnya kasar dia sudah tak sanggup lagi menyembunyikan segalanya dari Lisa apalagi sifat Lisa yang seenaknya dan tak menghargai dirinya padahal dia sudah berubah menjadi seorang pria bertanggungjawab demi Lisa dan putrinya tapi sifat Lisa tak pernah berubah di otaknya hanya uang dan uang saja bahkan dia tak pernah bertanya tentang keadaannya, " baikalah hari ini kita akan ke rumah orang tuamu aku harap kau mempersiapkan mental mu saat melihat apa yang terjadi." ucap Anton lalu pergi ke depan untuk memeriksa kendaraan yang akan mereka gunakan, Lisa tampak cuek mendengar perkataan anton yang dia pikir hanya ucapan basa-basi saja, kini Anton Lisa dan putrinya sudah berada di dalam mobil Anton mulai melajukan kendaraannya menuju kampung Di mana mereka tinggal dulu di sepanjang perjalanan bisa tampak cuek dan hanya menutup mata sedangkan Sang Putri tertidur di jok belakang, Anton mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang sedang karena dia memikirkan keselamatan putrinya apalagi jalan menuju kampung mereka termasuk jalan yang banyak dilalui kendaraan besar, tak berselang beberapa jam kemudian tampak mobil Anton sudah memasuki wilayah desa mereka membuat Lisa yang menutup mata Karen malas melihat Anton atau berdebat dengannya tampak antusias melihat jalan masuk menuju desa mereka "akhirnya sampai juga aku sudah tak sabar bertemu ke dua orang tuaku." ucap Lisa, kini mobil yang di kemudikan oleh Anton sudah masuk ke desa mereka tampak beberapa bangunan baru, Lisa nampak sangat bahagia, Lisa melihat mobil Anton berbelok ke sebuah jalan di bagian belakang kampung membuat Lisa sedikit bingung kenapa kau berbelok menuju kampung belakang bukanya rumahku lurus di jalan utama." ucap Lisa, tak ada kata yang keluar dari mulut Anton dia hanya menjalankan mobilnya menuju sebuah rumah sederhana kemudian berhenti tepat di depan rumah tersebut

__ADS_1


"Turunlah kau akan tau kenapa aku membawamu ke mari." ucap Anton, Lisa sedikit bingung tapi dia penasaran rumah siapa ini, saat Lisa turun alangkah terkejutnya Lisa saat melihat ibunya membuka pintu dengan pakaian lusuh dan ibunya terlihat sangat kurus, "ibu apa yang terjadi kenapa ibu bisa berada di sini apakah ayah mengusir ibu dan menikah dengan wanita lain." tanya Lisa dengan semua pemikiran buruknya, tapi pemikiran itu lenyap saat sang ayah tiba-tiba muncul di belakang sang ibu dengan mengunakan baju kutang dan sarung yang nampak lusuh


"Sebaiknya kita masuk ke dalam dulu untuk berbicara tidak enak jika para tetangga mendengar pembicaraan kita." ucap Anton, tampak Lisa terpaku di tempat kakinya terasa berat saat hendak melangkah dia tak tau harus berkata apa menghadapi kenyataan yang ada di hadapannya saat ini, Anton yang sedang mengendong putrinya langsung menarik Lisa agar masuk ke dalam rumah, Lisa seperti orang linglung yang di tarik masuk ke dalam rumah tersebut tampak di dalam ruangan tamu beralaskan tikar tak ada perabot di dalam rumah tersebut bahkan kamar hanya di tutupi gorden tanpa pintu, Lisa benar-benar shyok melihat apa yang terjadi di depan matanya dia tak menyangka saat pulang ke rumah orang tuaku nya akan mendapatkan kenyataan yang seperti ini apakah ini semua yang menyebabkan suaminya tak membiarkan dia pulang ke kampung selama ini pikir Lisa


"Ayah sejak kapan apa yang sebenarnya terjadi kenapa bisa kalian menjadi seperti ini, bukannya ayah memiliki banyak harta." ucap Lisa tak percaya


"Aku ingin kembali ke kota sekarang juga." ucap Lisa dia tak bisa menerima semua yang terjadi apalagi saat ini perekonomian suaminya juga sedang pas-pasan, Lisa langsung keluar dan masuk ke dalam mobil meninggalkan semua orang yang sedang duduk bersama

__ADS_1


"Ayah dan Ibu tenang saja Lisa mungkin sedang syok melihat keadaan ayah dan ibu aku akan berbicara dengannya setelah kami kembali ke kota, aku ijin ayah untuk ke mobil mungkin malam ini aku akan menginap di penginapan terdekat." ucap Anton


"Baiklah nak kami percaya padamu terimakasih sudah membatu kami lepas dari utang dan tetap menjaga putri kami yang sangat manja dan mungkin sangat merepotkan." ucap ayah Lisa yang tau bagaimana sifat putrinya, Lisa yang berniat mengambil ponselnya ke dalam rumah menghentikan langkahnya setelah mendengar ucapan ayahnya jadi selama ini Anton membantu keuangan orang tuanya itulah mengapa beberapa bulan ini pendapatan toko selalu kurang dan uang belanjanya terpotong, mendengar hal Tersebut Lisa tak jadi masuk ke dalam rumah dia kembali masuk ke dalam mobil, sementara itu Anton yang masih menggendong putrinya langsung berpamitan sambil mengambil ponsel Lisa yang tergeletak di sampingnya, Anton keluar lalu meletakan putrinya di jok belakang setelah itu dia menuju jok depan tampak mertuanya melihat mereka dari depan pintu tak berani melangkah karena Lisa tampan membuang muka ke samping kiri, Anto kemudian menyalakan kendaraan lalu keluar dari pekarangan rumah mertuanya melaju menuju penginapan terdekat, "kita akan tidur di penginapan Malam ini aku sangat lelah, besok pagi kita akan melanjutkan perjalanan ." ucap Anton


Tak ada yang keluar dari bibir Lisa dia terlihat pasrah dengan apa yang terjadi, Anton mengehembuska nafasnya kasar tak berselang beberapa menit tampak sebuah penginapan yang cukup bagus Anton langsung masuk ke area parkir penginapan tersebut.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2