Cinta Pertama Sang Penguasa

Cinta Pertama Sang Penguasa
33


__ADS_3

"Kalau seperti itu Aku yakin lisa pasti akan sangat berusaha untuk mengejar Delon dia kan dari dulu sangat menyukai uang dan tak terbiasa hidup menderita." ucap istri paman Delon


Sementara itu di kota A tampak Robert dan Kimi yang baru saja mendengar tentang kecelakaan yang menimpa Aditya tersenyum senang "Ayah sepertinya kita tak usah berharap lagi pada Aditya jika sampai Aditya tidak selamat maka yang akan menjadi pewaris utama adalah tuan James dan dia adalah kakak ipar Andi, apa ayah tau tuan James sangat mencintai istrinya dia akan melakukan apapun yang di inginkan istrinya." ucap kimi


Tidak salah ayah menyuruh mu untuk mendekati Andi Dengan begitu perusahaan kita terselamatkan dan kau bisa menjadi istri Andi agar perusahaan kita bisa bekerjasama dengan perusahaan mereka." ucap Ayah Robert


Andi yang sudah tergeletak tak berdaya diangkat beberapa orang menuju sebuah kamar, malam pun berlalu kimi yang sudah tak sabar menunggu kedatangan Andi langsung menelepon untuk mengetahui keberadaan Andi, Andi yang masih terlelap merasa terganggu dengan bunyi ponsel miliknya dia lalu bangun dan mencari ponsel tersebut melihat nama kimi yang tertera dipanggilan masuk membuat andi sedikit sadar "halo Sayang ada apa menelponku sepagi ini." tanya andi


"Maaf sayang jika aku mengganggu tidur mu aku hanya tak sabar menunggu kedatanganmu apa kau tak ingat kau mengatakan akan ke kota A hari ini." ucap Kimi di seberang telepon


"Astaga sayang untung kau mengingatkan diri ku aku akan segera pulang bersiap lalu menuju bandara aku akan menghubungi mu ji sudah berada di sana." ucap Andi lalu menutup teleponnya bergegas keluar dari kamar tersebut


Di rumah sakit tampak media sangat ramai ingin mengetahui kondisi kesehatan Aditya untungnya saja Deni langsung mengantisipasi hal tersebut


Aditya yang sedang berada di ruang rumah sakit khusus sedang duduk santai sambil melihat beberapa dokumen dan pesan yang masuk di ponselnya tak bersarang lama sebuah ketukan mengalihkan pandangannya "maaf tuan ini sarapannya." ucap seorang pria yang selama ini menjaga pintu kamar, karena tak boleh ada seorangpun yang masuk ke dalam ruang Selain Deni dan Alex serta orang yang di setujui oleh Aditya


"Baiklah Kau boleh keluar." ucap Aditya melanjutkan apa yang dia lakukan


Sementara itu di kediaman James tampak istrinya sedang sangat bahagia bahkan saat sarapan dia terus tersenyum "sayang jadi selama Aditya dirawat di rumah sakit kau yang akan menjadi direktur perusahaan." tanya istri James yang bernama Linda


James langsung melihat ke arah istrinya "entahlah sayang tak ada yang menghubungiku dari perusahaan ataupun pengacara ayah secara otomatis ada seseorang yang memimpin perusahaan entah siapa orangnya." ucap James


Linda menatap ke arah James dengan tatapan yang sulit diartikan tapi kan siapa lagi yang bisa dipercaya oleh ayah untuk memimpin perusahaan jika bukan kau karena kau adalah anak laki-laki satu-satunya ayah Apa mungkin itu suami mbak Leni ayah diam-diam menyuruhnya menjadi direktur untuk sementara dia kan termasuk orang yang sangat dipercayai oleh ayah." ucap Linda

__ADS_1


James sejenak mendengar perkataan istrinya Apa mungkin tapi itu tidak mungkin karena dari dulu adik ipar Adi tak pernah mau menduduki jabatan itu apalagi selama ini dia bahkan tak mau di promosikan atau naik jabatan." ucap James yang tau karakter suami Leni


"Jadi siapa tidak mungkin kan ayah Aditya Dia adalah orang yang sangat sibuk bahkan perusahaan yang sudah di setara dengan perusahaan Ayah bahkan mungkin lebih." ucap Linda


"Aku juga tidak tahu sayang sebaiknya kita tidak usah membicarakan mengenai perusahaan apalagi saat ini Ayah sedang sakit begitupun Aditya sedang berada di rumah sakit." ucap James


"Sayang ini kan juga demi untuk perusahaan jika sampai kita membiarkan seseorang yang bukan keluarga mengurus perusahaan itu bisa berakibat fatal bisa saja orang tersebut melakukan tindakan yang bisa membahayakan perusahaan." ucap Linda


"Baiklah nanti aku akan tanyakan kepada pengacara dan ibu tentang masalah ini." ucap James


Sementara itu Andi yang sudah tiba di rumahnya langsung masuk begitu saja melewati kedua orang tuanya yang sedang duduk di ruang tamu Andi langsung masuk ke kamarnya dan mengambil apa yang dia butuhkan untuk berangkat ke kota A saat melewati ruang tamu Andi berhenti sesaat "Aku akan pergi ke kota untuk sementara waktu


" ucap Andi kepada kedua orang tuanya


"Sebaiknya ayah dan ibu jangan terlalu memikirkan hal ini aku pergi dulu." ucap Andi lalu bergegas keluar dari rumah tersebut


Sementara itu di sebuah rumah mewah tampak Lisa yang baru keluar dari kamar dengan koper miliknya, Anton yang sedang makan bersama putrinya melihat Lisa yang membawa koper , Anton sedikit terkejut "apa yang kau lakukan, kenapa kau membawa koper." tanya Anton


Lisa dengan santai menyimpan koper di sebelahnya lalu duduk untuk sarapan "Aku akan pergi ke rumah orang tuaku untuk sementara waktu." ucap Lisa


"Kau akan kembali ke rumah orang tuamu sebaiknya kau menghubungi dulu kedua orang tuamu untuk bertanya takutnya mereka sedang pergi berlibur." ucap Anton mencari alasan


"Sejak kemarin-kemarin saat aku ingin pulang ke rumah kedua orang tuaku kau selalu berkata untuk menghubungi orang tuaku dan bertanya siapa tahu mereka berlibur Sudah berapa kali aku mengatakan padamu aku menelepon ayahku tapi kadang tidak tersambung dan kadang dia mengatakan sedang sibuk entah apa yang sedang dia lakukan Tapi mana mungkin mereka berlibur hingga beberapa bulan." ucap Lisa yang kesal pasalnya dari beberapa bulan yang lalu suaminya selalu menghalangi niatannya untuk pulang ke rumah orang tuanya apalagi orang tuanya jika di telepon selalu beralasan sibuk dan tak ada di rumah

__ADS_1


Anton diam sejenak mendengar perkataan Lisa "begini saja Bagaimana jika 3 hari lagi aku sendiri akan mengantarmu pulang sekalian kita membawa Dita bertemu ke dua orang tuamu aku yakin mereka pasti sangat bahagia." ucap Anton


"Tidak aku akan pulang hari ini juga untuk melihat keluargaku Aku yakin mereka mungkin saja sedang sibuk karena harga tanah saat ini sedang naik mungkin saja mereka sedang bertemu para pembeli sehingga mereka sibuk yang jelas mereka pasti akan pulan ke rumah jika tau aku pulang." ucap Lisa penuh percaya diri


" Ayolah Lisa apalagi saat ini kendaraanmu sedang berada di bengkel apa kau tak ingat kemarin mobilmu rusak Kau kan tak mungkin pulang menggunakan kendaraan umum." ucap Anton mengingatkan, Lisa terdiam sejenak betul juga apa yang dikatakan oleh Anton dia sampai melupakan bahwa mobilnya sedang berada di bengkel


lisa melihat ke arah putrinya yang tampak tersenyum riang "baiklah aku yakin orang tuaku Pasti sangat bahagia melihat cucunya." ucap Lisa sambil memakan makanannya


Anton merasa lega mendengar lisa mau menuruti keinginannya untuk ke rumah orang tuanya 3 hari lagi


Sementara itu di perusahaan Delon tampak dalam sedang sibuk sang Paman tiba-tiba datang berkunjung membuat jalan sedikit terkejut apalagi pamannya sudah masuk ke ruangannya "halo Delon Apa kabarmu hari ini." ucap Paman Delon sambil duduk di kursi sofa


"Paman datang ada berita apa sehingga Paman datang mengunjungi ku hari ini." tanya Delon


"Aku hanya ingin memberikanmu surat undangan ulang tahun pernikahan Paman dengan bibirmu Aku harap kau datang." ucap paman Delon


Paman Delon memberikan undangan tersebut ke Delon saat Delon sudah duduk di sofa tepat di hadapan pamannya"Paman akan mengadakannya di hotel bukan biasanya Paman hanya mengadakan acara Makan malam di rumah paman bersama keluarga." tanya Delon


"Kali ini beda paman sengaja mengadakan di hotel agar terasa lebih berkesan dari hari ulangtahun pernikahan lainnya." ucap paman Delon


"Baiklah aku akan usahakan untuk hadir paman terimakasih atas undangannya." ucap Delon


Baiklah paman tak akan berlama-lama di sini paman akan kembali ke perusahan paman." ucap paman Delon lalu bangkit keluar.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2