
Nenek yang mendengar perkataan suaminya hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar bukannya apa suami Leni adalah pria yang sangat kalem dan baik dan sanga mencintai Leni membuat Leni sewenang-wenang padanya dan tak menghargainya apalagi suaminya hanya seorang karyawan di perusahan
"Tapi sayang Aku ingin kita melakukan sesuatu agar anak-anak kita tak saling bermusuhan dan Aku ingin James dan Leni bisa sadar akan kelakuan mereka terutama Leni yang harus bisa menghargai suaminya sendiri." ucap nenek Aditya
Kakek Aditya sejenak berpikir kemudian melihat ke arah istrinya "Apa kau yakin kau ingin melakukan hal tersebut Tapi aku ingin kau bersiap kalau memang kau ingin melakukan hal tersebut kepada kedua anakmu itu karena bisa saja dia akan membenci kita jika kita melakukannya." ucap kakek Aditya
Sang istri menatap bingung pada suaminya memang "Apa yang ingin kau lakukan sehingga membuat mereka bisa sadar tapi sekaligus membenci kita." tanya nenek Aditya
__ADS_1
"Bisakah kau percaya padaku sampai akhir hayatku bahwa aku melakukan semuanya demi untuk anak-anak kita." tanya sang suami
"Mendengar perkataan suaminya nenek Aditya Langsung menangis tersedu-sedu diperlukan suaminya kau jangan mengatakan hal yang tidak-tidak kau masih bisa hidup puluh tahun lagi." ucap nenek Aditya
Kakek Aditya tertawa terbahak-bahak sambil memeluk sang istri
"Aku mengerti Sayang maafkan aku karena kakakku harus mengatakan hal yang seperti itu padahal aku sudah menjelaskan pada seluruh anggota keluargaku bahwa adik ibu ipar ditipu oleh seseorang membuatnya tak pikir panjang." ucap tersebut yang merupakan paman Aditya
__ADS_1
"Kau benar sayang adikku tak mungkin melakukan hal jahat padamu karena kau adalah kakak iparnya yang dianggap seperti kakaknya sendiri aku sebenarnya malu datang ke kediaman keluargamu karena saudaramu selalu memandangku sebelah mata seandainya saja kau bisa menjadi pemilik perusahaan milik ayah mereka pasti tak akan berani untuk merendahkanku lagi." ucap istri paman Aditya mengompori sang suami
James terdiam sesat mendengar perkataan istrinya "tapi sayang bagaimana bisa aku melakukan hal itu kau kan tahu Kakek berencana menjadikan Aditya sebagai CEO perusahaan itu berarti secara tidak langsung Aditya akan memiliki perusahaan tersebut sebagai miliknya dan aku hanya bisa menerima gaji setiap bulan dari saham yang aku miliki di sana Apalagi setelah kejadian di mana Aku yang menjadi pemimpin perusahaan dan perusahaan hampir mengalami kebangkrutan dan harus menjual beberapa persen saham ayah membuat ayah tak lagi percaya padaku." ucap James
"Aku tahu sayang saya aku sebenarnya malu dan aku meminta maaf atas kejadian itu membuatmu menjadi seseorang yang tak dihargai kerja kerasnya Tapi Sayang Kau kan bisa memohon kepada ibu dan ayah sekali lagi atau kau bisa menjadi wakil Aditya saat berada di perusahaan jadi saat Aditya tidak ada kau bisa memegang penuh perusahaan tersebut." ucap sang istri
James berpikir sesaat kemudian melihat ke arah istrinya yang wajahnya tampak penuh permohonan sambil berharap membuat James menghembuskan nafasnya kasar lalu meraup wajahnya, tampak senyuman tipis di sudut bibir istrinya m lihat suaminya seperti itu.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya