Cinta Pertama Sang Penguasa

Cinta Pertama Sang Penguasa
22


__ADS_3

Di perusahaan tampak Aditya dan Deni sedang berjalan menuju ruang rapat begitu sampai di ruang rapat langsung Aditya langsung duduk diikuti deni, begitupun rekan yang lain tampak seorang wanita cantik duduk dengan seorang pria paruh baya di sampingnya mereka adalah klien yang akan bekerja sama dengan perusahaan Aditya


"Selamat datang tuan Robert." ucap Deni, "terima kasih Tuan Aditya Sudah mau menyebut kami di perusahaan anda kenalkan ini putriku namanya Kimi dia adalah wakil direktur di perusahaanku." ucap Robert


"Oh benarkah selamat datang Nona kini di perusahaanku." ucap Aditya basa-basi


"Terima kasih Tuan Aditya Anda adalah pengusaha muda terbaik Aku sangat ingin melakukan anda aku sangat bersemangat ketika mengetahui bahwa perusahaan anda menerima tawaran kami untuk bekerja sama." ucap Kimi antusias


Tampak raut wajah Aditya tak ada ekspresi sama sekali membuat Deni yakin Aditya ingin segera menyelesaikan rapat ini

__ADS_1


"Baiklah Tuan Robert karena kita semua sudah berkumpul di sini bagaimana kalau kita langsung saja kepada intinya membicarakan tentang kerjasama dan Beberapa kesepakatan yang akan kita buat jika kerjasama ini berhasil dibahas hari ini." ucap Deni, "Anda benar Tuan Deni sebaiknya kita langsung mendiskusikan tentang kerjasama ini agar semua cepat terselesaikan ucap tuan Robert, rapat tersebut dimulai dengan beberapa poin masalah kerjasama dan produk serta perjanjian yang telah di sepakati kedua belah pihak, setelah semua selesai maka dapat pun di akhir kini saatnya menandatangani kesepakatan yang ada tampak Aditya langsung pergi setelah tanda tangan dan bersalaman dengan Robert tapi saat Aditya berjalan menuju pintu tampak Kimi mengejar Aditya


"Tuan Aditya tunggu aku ingin mengatakan sesuatu pada anda." teriak Kimi membut Aditya langsung menghentikan langkahnya dengan tatapan yang sulit di artikan sedangkan Deni dan yang lain tampak sedikit terkejut dan takut pasalnya Aditya sangat tak menyukai orang yang mengejar sambil memanggilnya


"Batalkan kerjasama hari ini aku tak ingin lagi bekerja sama dengan perusahaan yang orangnya tak memiliki sopan santun." ucap Aditya lalu bergegas keluar dari ruangan tersebut membuat Kimi dan ayahnya terpaku mendengar perkataan Aditya


"Tapi Tuan apa kesalahanku dan kesalahan putriku kami tak melakukan hal yang buruk putriku hanya mengejar Tuan Aditya untuk mengatakan sesuatu dia hanya ingin mengundang tuan Aditya makan malam bersama karena dia adalah penggemar tuan Aditya." ucap Robert


Deni langsung menatap ke arah Tuan Robert "maaf tuan sepertinya anda tidak mengetahui informasi tentang Tuhan Aditya dia paling tak menyukai seseorang berlari mengejarnya sambil sedikit berteriak memanggil namanya karena baginya itu hal yang tak sopan untuk seseorang yang tak dia kenal atau baru saja dia kenal mungkin bagi sebagian orang itu hal biasa saat memanggil seseorang dari jauh tapi bagi Aditya itu kurang sopan." ucap Deni

__ADS_1


Tampak tuan Robert sedang berpikir "Apakah bisa aku dan putriku meminta maaf pada Tuan Aditya secara langsung." tanya Tuan Robert


Kimi nampak hanya bisa mendengar pembicaraan sang ayah dan Deni dia benar-benar tak menyangka hanya karena memanggil Aditya dengan sedikit keras sambil mengejarnya bisa membuat kerjasama yang sudah disepakati langsung dibatalkan setiap oleh Aditya


"Benar Tuan Deni aku mohon biarkan aku dan ayahku bertemu dengan tuan Aditya untuk meminta maaf padanya." ucap Kimi


"Maaf tuan Robert Nona Kimi walaupun Tuan memaafkan kalian tapi kerjasama akan tetap dibatalkan." ucap Deni


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2