
kini semua orang melanjutkan makan siangnya tampak wajah Helena sedikit khawatir terlihat jelas dari wajahnya yang nampak tegang
"Sayang apa tidak sebaiknya kita menginap." tanya James di sela-sela dia menyuap makanannya
Tak ada reaksi apapun dari Helena seperti dia sedang tak fokus, "sayang apa kau mendengarkan ku." tanya James sambil menyenggol sedikit tangan Helena
"Ada apa kenapa kau menyenggol lengan ku." ucap Helena terkejut, "ada apa denganmu Kenapa dari tadi aku perhatikan kau nampak tak konsentrasi seolah-olah kau sedang memikirkan sesuatu Apakah ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu." tanya James
"Aku sedang mengkhawatirkan keadaan Ayah dan juga Aditya sungguh sangat kasihan karna mengalami kecelakaan hingga seperti itu." ucap Helena mencari alasan
"Oh begitu aku hanya berkata sebaiknya kita menginap di sini apalagi kau sangat khawatir pasti kau tak akan tenang jika kembali ke rumah takutnya terjadi sesuatu pada ayah." ucap James
"Tidur di sini, sebaiknya kita tidur di rumah kita saja sayang apalagi jarak rumah kita dan rumah ayah tak terlalu jauh." ucap Helena mencari alasan agar tak menginap
" sudahlah sayang sebab kita tidur di rumah ayah besok pagi kita aka. pulang." ucap James, membuat Helena tak bisa menolak keinginan James.
__ADS_1
"Aku harap pelakunya segera ditangkap dan dijebloskan ke penjara Aku penasaran siapa sebenarnya yang berani melakukan hal itu." ucap James, Helena hanya tersenyum kaku lalu mengangguk
"Aku harap itu bukan salah satu anggota keluarga kita karena sejahat-jahatnya seseorang dia tak akan sampai membunuh anggota keluarganya sendiri terkecuali dia Memeng seorang iblis yang tak pantas di angap keluarga." ucap linda santai sambil terus melahap makanannya
Sementara itu di kota A tepatnya di kediaman kimi tampak Kimi dan kedua orang tuanya serta Andi sedang duduk santai di ruang keluarga sambil berbincang-bincang hangat, "jadi kapan kau akan datang bersama orang tuamu untuk melamar kimi." tanya Tuan Robert
"Setelah aku selesai berinvestasi pada perusahaan aku akan kembali untuk mengajak ke dua orang tuaku langsung melamar kimi." ucap Andi
"Aku senang Kau yang berinvestasi di perusahaanku aku yakin dengan adanya dana segar darimu perusahaan ku akan semakin berkembang apalagi sebentar lagi kita akan menjadi satu keluarga." ucap tuan Robert
"Jangan lagi mengingat masa lalu semua itu sudah takdir lagi pula siapa manusia yang tidak punya salah yang penting saat ini kalian sudah bersama kembali." ucap tuan Robert
"Bagaimana dengan urusan investasi Apakah besok aku bisa datang ke kantor untuk tanda tangan kontrak investasi." tanya Andi
"Tentu saja kau harus datang ke perusahaan agar kau bisa melihat bagaimana perusahaan kita karena kau dan kimi akan menjadi pemilik perusahaan." ucap tua Robert
__ADS_1
"Terimakasih paman aku harap aku dan Kimi bisa bekerjasama membangun perusahan." ucap Andi
"Kenapa masih memanggilku paman seharusnya kau memanggilku ayah." ucap tuan Robert sambil tertawa
"Iya ayah terimakasih ." ucap Andi dengan senyuman, "oh iya ayah apa tidak sebaiknya kita mengadakan rapat dewan direksi Agar mereka tau bahwa perusahaan kini sudah memiliki investor lain ." ucap Kimi
Nanati saja aku tak mau buru-buru membuka kartu AS yang aku miliki." ucap tuan Robert
"Baiklah ayah jadi aku akan pulang lusa untuk mengajak ke dua orang tuaku kemari." ucap Andi
"Tentu saja nak ." ucap ayah Robert, akhirnya aku memiliki pion yang dapat menjaga perusahaan ku dengan begini aku yakin perusahaan ku akan semakin maju dan semua orang akan segan kepadaku karena aku adalah keluarga Pradipta." ucap tuan Robert dalam hati, setelah mengobrol cukup lama, Kimi mengajak Andi berjalan-jalan di kota A
"Sementara itu di kediaman Delon tampak Delon sedang membersihkan tubuh istrinya dengan lembut, sayang kau memiliki tubuh yang sangat indah aku sangat merindukanmu." bisik tuan Delon di telinga istrinya.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1