Cinta Pertama Sang Penguasa

Cinta Pertama Sang Penguasa
17


__ADS_3

"Baiklah aku akan mencoba memohon kepada ibu dan ayah agar mereka mau berubah pikiran sehingga membiarkan aku kembali memimpin perusahaan atau menjadi wakil dari Aditya." ucap James


"Kau memang pantas mendapatkan jabatan itu sayang karena perusahaan itu seharusnya menjadi milikmu karena kau adalah anak laki-laki satu-satunya dan mengenai yang lalu itu juga bukan sepenuhnya kesalahanmu itu adalah takdir kita tak bisa mengetahui apa yang akan terjadi pada kita." ucap istri James sambil memeluk James dengan senyuman puas di wajahnya


Sementara itu di kediaman Leni tampak Leni sedang duduk di ruang tamu dengan wajah jutek "coba saja kau dulu mau melakukan korupsi kita sudah bisa membangun sebuah perusahaan." ucap Leni dengan kesal


"Tapi sayang Mana mungkin aku berani korupsi di perusahaan Ayah itu berarti aku seorang manusia yang tidak tahu diri ayah dan ibu sangat baik padaku bahkan menerimaku dengan baik menjadi menantunya." ucap suami Leni

__ADS_1


"Kau ini memang bodoh justru karena kau adalah menantu kesayangan Ayah sudah seharusnya kau melakukan hal tersebut Ayah pasti akan memaafkan dirimu lagi pula aku menikah denganmu karena aku sudah hamil jika tidak aku tak akan menikah denganmu yang hanya bekerja kantoran biasa lihatlah saudaraku menikah dengan orang kaya raya perusahaannya di mana-mana dan anaknya sekarang adalah pemilik perusahaan terbesar setelah perusahaan ayah." ucap Leni


"Sayang Aku tahu aku salah karena sudah membuatmu menderita tapi aku mohon aku akan lebih bekerja keras lagi sehingga bisa memenuhi semua apa yang kau inginkan ucap suami Leni


"Aku tak ingin berdebat denganmu bersyukurlah karena Ayah menyayangimu sehingga setiap bulan dia selalu memberikan uang belanja padaku untuk kebutuhanku Dan anak-anak Kita itu di luar pendapatan ku dari perusahaan kalau tidak aku mungkin sudah lam meningalakan dirimu." ucap Leni


"Baiklah maafkan Aku sebaiknya mari aku antar kau untuk beristirahat Kau pasti sangat lelah." ucap suami Leni

__ADS_1


Sementara itu di sebuah perusahaan tampak Aditya sedang duduk manis di kursi kebesarannya menanti kedatangan orang lama tampak Deni yang memasuki ruangan Aditya dan langsung duduk di kursi depan meja Aditya


"Tuan ini berkas-berkas yang sudah ditandatangani oleh Tuan Delon dan dia menyetujui semua syarat yang kita ajukan sekarang 50% saham tersebut adalah milik nona Dila dan Tuan sebagai wali nona Nadila jika terjadi sesuatu kepada Tuan Delon." ucap Deni


"Baiklah kau memang bisa diandalkan dalam setiap situasi yang jelas Tuan Delon tak curiga atau mengatakan sesuatu." tanya Aditya


"Semua berjalan sesuai apa yang anda inginkan dan aku baru mendapatkan kabar bahwa Paman Aditya yang merupakan dalang di dalam semua aksi kejahatan terhadap keluarga tuan Delon dan perusahaannya sedang mencari informasi tentang perusahaan yang memberikan dana kepada tuan Delon ." ucap Deni

__ADS_1


"Orang tua yang sangat serakah bahkan tega mencelakai seorang wanita dan anak kecil hanya demi untuk memenuhi keinginannya." ucap Aditya.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2