
Tuan Robert dan Kimi saling memandang "tapi Tuan apa tidak bisa kami minta maaf pada Tuan Aditya dan kerjasama tetap akan dilanjutkan." ucap tuan Robert
"Semua itu tergantung Tuan Aditya tapi belum pernah ada yang melakukan kesalahan pada Tuan Aditya dan kerjasama tetap berlangsung, maaf aku harus pergi silahkan anda kembali." ucap Deni sambil bergegas keluar dari ruang rapat di ikut oleh yang lain sementara Robert dan putrinya Tampak duduk lemas "Ayah Apa yang harus kita lakukan jika kerjasama ini gagal perusahaan kita akan mengalami masalah keuangan." ucap Kimi
"Ayah juga Sedang berpikir saat ini Apa yang harus ayah lakukan sebaiknya kita kembali ke perusahaan untuk memikirkan cara agar kerjasama ini tak dibatalkan atau mencari pihak lain untuk bekerja sama." ucap tuan Robert lalu bangkit keluar dari ruangan rapat
Sementara itu Aditya di ruangannya tampak menatap beberapa gambar dan sebuah foto seorang anak memakai kalung permata ungu yang sedang berpakaian sekolah, senyuman Aditya terus mengembang saat melihat foto tersebut sebuah ketukan membuat Aditya langsung menyimpan ponsel miliknya ke dalam saku sedangkan sebuah lembar foto dirinya dan anak tersebut langsung dia selipkan ke laci meja itu adalah foto yang sengaja dia cuci saat dia berfoto berdua dengan Dila di ruangan kepala sekolah, tampak Deni masuk ke dalam ruangan
"Maaf tuan Aku Hanya mengingatkan sebentar siang setelah makan siang kita akan berangkat." ucap Deni
__ADS_1
"Baiklah aku mengerti persiapkan segalanya dengan baik, Apa kau sudah menyingkirkan ayah dan anak itu aku kurang menyukai ayah dan anak itu." ucap Aditya
"Sudah Tuan mulanya Mereka ingin meminta maaf pada anda tapi aku mengatakan kepada mereka walaupun meminta maaf kerjasama tetap dibatalkan setelah mengatakan itu aku langsung pergi tak berselang lama mereka langsung keluar dari ruangan tersebut dan pulang." ucap Deni
Sementara itu di sebuah kota tampak seorang pria sedang duduk menunggu seseorang di sebuah restoran tak berselang lama tampak seorang pria yang menggunakan topi dan kacamata serta masker datang menghampiri pria tersebut
"Ada apa kau mencariku." tanya pria tersebut yang sudah duduk di hadapan pria yang berada di restoran
Pria tersebut terdiam sejenak lalu jarinya mengetuk meja "Apa maksudmu kau ingin aku membunuh seseorang adegan kecelakaan." ucap pria berkacamata hitam tersebut
__ADS_1
"Aku ingin kau menabrak mobil seseorang saat dia berada di lampu merah dan targetnya adalah mobil ini." ucap pria yang ada di hadapannya sambil memperlihatkan sebuah gambar mobil mewah
"Membunuh seseorang dengan melakukan seperti kecelakaan adalah perbuatan yang sangat beresiko karena aku tidak tahu berapa jumlah orang yang ada di dalam mobil targetku hanya satu tapi bisa saja yang terbunuh dua atau lebih." ucap pria berkacamata hitam
"Karena itu aku akan membayarmu dengan jumlah yang besar." ucap pria yang ada di hadapannya
"Berapa yang kau bilang fantastis karena sudah beberapa kali aku bekerja sama denganmu yang kau bilang jumlahnya besar ternyata itu hanya dari setengah pembayaran yang bisa dilakukan oleh beberapa orang yang sering menyewaku." ucap pria berkacamata hitam
"Bagaimana kalau setengah miliar." ucap pria tersebut penuh percaya diri
__ADS_1
Pria tersebut langsung tersenyum sinis Kau pikir aku bodoh aku tahu siapa orang yang akan kau bunuh dan kau bilang setengah miliar Apa kau gila pria yang ingin kau bunuh adalah pria paling kaya dan paling terkenal sebagai pembisnis muda paling tidak aku membutuhkan satu triliun aku tau kau dan kakakmu melakukan korupsi di perusahaan hingga lima triliun." ucap pria berkacamata tersebut sambil tersenyum penuh arti
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya