
Dokter Alex mentap Aditya " sebaiknya kau segera mencari istri agar ada yang merawatmu kau terlihat sangat sibuk dan wajahmu terlihat sangat lelah." ucap Alex
"Calon istri ku masih sekolah dan dia belum cukup umur untuk aku nikahi jadi aku tak bisa menikah untuk saat ini." ucap Aditya
Dokter Alex tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Aditya astaga aku tak pernah membayangkan Ternyata kau juga bisa melucu seperti ini bilang saja kau belum ingin menikah dan kau sangat pemilih sehingga tak ada wanita yang masuk kategori sebagai wanita yang tepat untuk mu." ucap Alex sambil geleng-geleng kepala menganggap perkatan Aditya adalah lelucon semata
Aditya hanya menatap sekilas lalu melanjutkan pekerjaannya
Sementara itu di kediaman tuan Robert tampak Kimi dan Andi sedang menikmati makan siang bersama, "ayah Andi akan menjadi investor untuk perusahaan kita dia sudah menyiapkan dana." ucap Kimi sambil menyantap hidangannya
"Benarkah Astaga aku tak pernah salah menilaimu kau memang pria yang royal dan dapat diandalkan kau pantas menjadi suami putriku ucap Tuan Robert, "tidak salah aku mengharapkan Andi ternyata dia memiliki uang." ucap tuan Robert dalam hati
__ADS_1
"Terima kasih Paman aku memang berniat menjadikan kimi sebagai pendamping hidupku jika paman dan bibi merestui Aku akan segera menikahi kimi dan sebagai maharnya aku sudah menyiapkan sebuah pulau."ucap Andi." penuh percaya diri
"Wah kimi kau sangat beruntung menemukan suami yang tepat." ucap ibu Kimi, tersenyum malu-malu mendengar perkataan sang ibu
"Ayo kita makan dulu kita akan membicarakan tentang semua ini setelah kita makan siang." ucap Ayah Robert, kini semua orang sedang melahap makannya
sementara itu di kediaman kakek Aditya tampak ayah dan ibu Aditya serta paman dan bibi Aditya dengan pasangan masing-masing sedang makan siang bersama tak ada suara yang keluar dari mulut mereka hanya suara sendok yang terkena piring yang terdengar, "bagaimana keadaan Aditya." tanya James membuat keheningan terjadi semua langsung menatap ke arah ibu Aditya
Sementara itu istri James tampak bersorak kegirangan dalam hati itu bisa di lihat dengan senyuman tipis dari bibirnya
"Aku harap Aditya segera sehat dia masih sangat muda." ucap istri James sok iba
__ADS_1
"Terimakasih aku tak habis pikir bagaimana bisa Aditya mengalami kecelakaan apalagi tak ada bukti karena sang sopir truk juga meninggal ini sungguh sesuatu yang sangat membuatku berpikir bahwa ada seseorang yang sengaja mencelakai Aditya tapi siapa selaman ini keluarga kami tak punya musuh." ucap ayah Aditya
"Siapa orang itu yang ingin mencelakai Aditya Aku harap orang tersebut cepat tertangkap walaupun aku dan Aditya sering berdebat dan saling tak sependapat tapi perbuatan mencelakai seseorang sungguh perbuatan yang sangat keji." ucap James
"Ya kau benar aku harap orang yang melakukan hal tersebut datang segera di tangkap aku ingin tau siapa orang yang begitu tega melakukan percobaan pembunuhan kepada putraku." ucap ibu Aditya
"Sudahlah sayang sebaiknya kau makan yang banyak jangan terlalu memikirkan sesuatu aku sudah menyuruh seseorang yang sangat profesional untuk mencari tahu tentang penyebab kecelakaan Aditya dan aku yakin pasti ada bukti yang mengarah pada seseorang." ucap Ayah Aditya
Wajah istri James tampak pias dia menelan silvanya dengan kasar saat mendengar perkataan ayah Aditya.
jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1