Cinta Sekar

Cinta Sekar
Rahasia itu


__ADS_3

Rangga masih memandang sahabatnya yang terlihat begitu bahagia, sekitar 3 tahun ini dia memperjuangkan cinta Sekar dan hari ini dia melihat Danish begitu bahagia karena Sekar akhirnya menyadari cintanya pada Danish.


Ketika Rangga berbalik badan karena ingin memberitahu dokter perihal bangunnya Danish, Rangga di kejutkan dengan adanya tuan Rahardian,nyonya Ayunda dan chika.


"Tu-tuan..nyonya?"


ucap Rangga begitu kaget.


Mereka hanya terdiam dan memandang ke arah ranjang di mana ketika manusia itu belum menyadari kehadiran orangtuanya Danish.


"Siapa Ngga?"


tanya Sekar yang berbalik badan, seketika badan Sekar menegang, inilah yang ditakuti Sekar bertemu dengan keluarga besar Danish dan Alando sang mantan suaminya.


Mereka mendekat dan masih memandang Sekar dengan mata menyelidik.


Danish yang asyik bercanda dengan Al tak menyadari bahwa papa dan mamanya sudah ada di depannya.


"Siapa mereka Danish??"


suara bariton sang papa mengalihkan Danish dari Al.


"Papa? mama?"


Danish juga sangat kaget dengan kehadiran mereka, Danish tidak pernah takut akan ancaman orang tuanya seandainya dia harus dipaksa meninggalkan Sekar yang dia takut kan adalah sekarang belum saatnya mereka tahu karena dia tak bisa melindungi Sekar dalan keadaan sakit seperti ini.


Al menoleh melihat siapa yang ada di belakangnya.


betapa kagetnya mereka melihat wajah bocah 2 tahunan itu.


"Alando!"


gumam mama Ayunda dan di dengar baik oleh Al.


"nenek tau nama Al?" nenek temennya papa ya?"


tanya Al pada mama Ayunda.


Mama Ayunda hanya diam saja, segera Sekar mengendong Al.


"Permisi....maaf menganggu, Dan aku kembali ke kamar Al dulu"


Sekar segera berlalu dari sana, Sekar memberi kesempatan pada Danish untuk menjelaskan semuanya pada mama dan papanya.


"Dak mau.... Al mau ama papa....!


teriak Al yang ada di gendongan Sekar.


"Iya sayang nanti ya...papa sedang ada tamu...."


bujuk Sekar pada anaknya yang sudah berontak di gendongan nya.


"Dak mau.... Al mau ama papa.....papa....papa....!"


panggil Al sambil terus berontak dan menangis.


Danish binggung harus bagaimana, kakinya blm bisa digerakkan karena mengalami retak.


"Nanti sama papa sayang.... sekarang Al ikut mama dulu ya?"

__ADS_1


Danish ikut membujuknya.


"Papaaa....paapaaaaa huhuhu....hiks...hiks..."


tangis Al yang akhirnya membuat tuan Rahardian ikut berbicara


"Sudah biarkan saja! berikan dia pada Danish!"


Sekar yang binggung hanya diam saja.


"Kar!!!! tangan Al"


teriak Rangga yang melihat darah mengalir di tangan Al yang di infus.


Sekar ikut panik, kebetulan suster datang untuk memeriksa Danish, akhirnya Al ikut ditangani disana.


Danish duduk bersandar diranjang nya,duduk pula Al disamping Danish dan Sekar berdiri disana.


"Sekarang katanya pada papa! apa maksud semuanya ini Danish!!"


Mama Ayunda yang berdiri di samping suaminya hanya diam saja, dia malah memandang lekat ke arah Al yang asyik bermain dengan HP milik Danish.


"Bagaimana bisa kamu menghamili wanita tanpa memberitahu kami!! bahkan anaknya sudah sebesar ini!!"


"Kamu keterlaluan Danish!!"


bentak tuan Rahardian.


"Pa Danish bisa jelasin semuanya!!"


"Apa lagi yang mau kamu jelasin!!! semuanya sudah jelas!!"


"Papa jangan coba menyalahkan Sekar pa!!"


"Lalu apa kamu yang salah??!!"


"Selama ini kamu selalu menentang papa! papa selalu terima Danish!! tapi apa ini??? kamu sudah keterlaluan!!!


dan kamu!!! bagaimana bisa kamu ikuti semua permainan Danish!! apa orang tuamu tidak malu punya anak hamil di luar nikah!!"


"Cukup pa!!"


Danish sudah tak sanggup lagi melihat Sekar yang dari tadi mencoba menahan tangisannya.Inilah yang Sekar takutkan, semuanya terjadi juga makanya Sekar enggan membuka hatinya untuk Danish, selain dia seorang janda Sekar juga lebih tua dari Danish.


sekarang disaat Sekar mau membuka hatinya justru yang dihadapi adalah keluarga Danish sendiri.


Sekar tak ingin Danish jadi anak durhaka, Sekar juga tak mau Danish bernasib sama dengan Alando sang suami,ya...dari Ayu akhirnya Sekar tau bahwa suaminya dulu di usir dari rumah oleh keluarga nya sendiri. tentu saja ayu tau cerita semuanya dari sang kekasih Rangga.


Rangga hanya menatap iba sahabatnya dan juga Sekar, di saat perjuangan cinta Danish membuahkan hasil, sekarang yang harus di hadapi mereka adalah keluarga nya sendiri. dan dia tau itu sulit untuk Danish karena Sekar sudah bertekad akan melepaskan siapa saja orang yang ia cintai jika keluarga mereka menentang.


Perlahan Sekar mengendong Al. mengambil HP ditangan Al


"Al.... kita ambil mainan di kamar al ya?... kasih tau papa tadi di beliin Tante ayu"


bujuk Sekar. Danish yang sudah tau gelagat tidak enak langsung memeluk Al.


"Jangan bawa pergi!!"


"Danish tolong....!"

__ADS_1


ucap Sekar dengan nada memelas.


"Aku mohon Kar!"


ucap Danish sambil memeluk erat Al.


"Danish....tolong lepaskan!"


"Gak!! aku gak akan lepasin kamu dan Al!!! gak akan!!"


"Danish aku mohon...lepaskan Al....aku mohon !!"


ucap Sekar sambil berusaha mengambil Al dari dekapan Danish


Semua hanya menatap pemandangan dihadapannya, Rangga malah sudah merasa iba dengan apa yang menimpa Sekar.


Akhirnya Rangga mendekati mereka dan meminta Danish melepaskan Al.


"Dan lepasin Al!"


pinta Rangga sambil ikut melepaskan pelukan Danish di tubuh Al.


"Dak mauu.. Al mau ama papa!!!"


teriak Al yang berusaha di pisahin dari Danish oleh Sekar dan Rangga.


"Ngga!! jangan Ngga!!!"


teriak Danish karena Al terlepas dari pelukannya.


"Gak sekarang Dan!!!"


bentak Rangga.


"dak mauuuu...papa....papa....papa... Al mau papa maaa!"


ucap anak kecil itu dalam Isak tangisnya.


"Maaf sudah menggangu ibu dan bapak!....saya tidak akan memganggu Danish lagi!!! saya permisi....Dan..maafin aku!"


ucap Sekar sambil membawa Al yang menangis


dan teriakan dari Danish yang tak di dengar oleh Sekar.


Bagi Sekar ini adalah jalan yang terbaik yang harus dia ambil.Dia tak ingin keegoisan nya merenggut Danish dari keluarganya.


Mama Ayunda merasa iba dengan apa yang dilihatnya,namun dia belum bereaksi apapun, dia sengaja menunggu tindakan dari suaminya.


"Sebaiknya lupakan dia Dan!!"


"Anak itu bukan anakmu kan??"


ucap sang papa, sang papa tak tau lagi harus berbuat apa, dia hanya tak ingin Danish menikah dengan wanita yang bahkan tak di kenal keluarganya, apalagi perempuan itu sudah punya anak.


"Dia anak kak Alando pa! Sekar istri kak Alando,


kak Alan meminta Danish menjaganya tapi Danish malah mencintai dia pa.... Danish sangat mencintai dia!! perjuangan Danish selama 3 tahun ini akhirnya berhasil membuat dia mau menerima Danish pa!..tapi...apa ini pa hiks....hiks... Danish kehilangan dia lagi!!"


Airmata Danish sudah tak bisa dibendung lagi, tanpa malu Danish menangis bagai anak kecil yang kehilangan mainannya.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2