
"Alando??" tanya Sekar binggung.
"hemm aku mau anak ini di beri nama Alando,karena dalam dirinya mengalir darah kakakku!"
ucap Danish sambil melihat bayi mungil yang sedang tertidur di dalam dekapannya.
tok..tok..tok..
"Sekar???"
panggil Bu Sri sambil membuka pintu ruang rawat Sekar,di belakangnya ada Ayu yang mengekor sang ibu.
"Sekaaar!"
panggil ayu sambil memeluk erat Sekar,mereka tidak menyadari bahwa anak oranglain disana.Danish yang melihat itu semua merasa bahwa Sekar selama ini bersama dengan orang yang baik,terlihat jelas kalo mereka saling menyayangi.
"Mana anak kamu Kar? apa masih belum di bawa ke sini?"
tanya bu Sri.
"Udah bu...tuh..lagi di gendong sama Danish"
Seketika bu Sri dan Ayu memandang ke arah yang dituju oleh Sekar,mereka begitu terkejut melihat seorang lelaki kekar dan tampan sedang mengendong bayi Sekar.
"pagi Bu..."
sapa Danish sambil berjalan menuju ke arah Sekar dan Bu Sri serta Ayu, ayu dan Bu Sri melongo melihat lelaki tampan itu,dan saling berpandangan seakan saling menanyakan sesuatu.
"ini bu...kalo ibu pengen mengendong bayinya"
kata Danish membuyarkan lamunan mereka berdua dan menyerahkan bayi mungil itu ke tangan bu Sri.
"Permisi dulu bu....Kar aku beliin makan dulu buat kamu ya..."
pamit Danish kemudian mencium kening Sekar, Sekar kaget seketika dan tentunya merasa malu karena ada 2 orang yang sedang memandang i mereka.
setelah berpamitan Danish keluar dari ruang rawat itu,dan jangan ditanya betapa hebohnya Ayu melihat lelaki tampan seperti Danish.
"siapa Kar? pacar kamu..aduuuhhh ganteng banget!!"
tanya Ayu heboh.
"Huush apaan sih Yu! dia itu adik almarhum suami aku!"
__ADS_1
"Tapi kayaknya dia suka sama kamu Kar?"
tanya Bu Sri.
"Gak lah bu... Sekar yakin dia cuma kasihan saja liat Sekar dan keponakannya menjalani hidup tanpa kakaknya"
ucap Sekar, seketika airmatanya meleleh mengingat Almarhum suaminya, Alando.
"Udah Kar gak usah dipikirin,oya besok pagi boleh pulang kan?? ibu sudah tidak sabar buat ngerawat bayi ini!"
"emmm bu..tadi Danish minta aku ikut sama dia,dan aku juga ngajakin ibu ikut..gak papa kan bu? dia ngancam aku akan ngasih tau keluarga dia kalo aku gak ikut dia pulang ke rumahnya"
kata Sekar sambil menunduk.
"Tuuhh kaaannn Kaaarr dia cinta sama kamu!!!"
"Yuuu... heboh banget sih kamu!!!"
kata sang ibu sambil mendelik melihat anaknya.
tok...tok...tok...
ceklek
seseorang masuk ke dalam ruangan Sekar
kata Rangga sambil menunduk kan kepalanya tanda hormat pada bu Sri.
Rangga teman Danish datang sesuai permintaan Danish untuk membawa selimut halus untuk bayinya.karena dadakan melahirkan Sekar tak membawa apa-apa dan Danish segera meminta asisten pribadinya untuk membeli keperluan Sekar dan anaknya.
Ayu yang melihat ada Rangga kaget,namun dia bersikap biasa saja,tidak ingin ibu dan Sekar curiga,lagian Rangga juga belum menyadari keberadaan Ayu.
Ayu adalah kakak kelas Rangga waktu duduk di bangku SMA, Ayu menyukai Rangga dan mengejar Rangga yang kala itu terpaut usai 2 tahun dengan nya,pada akhirnya mereka jadian,setelah lulus sekolah Ayu tak lagi bisa bertemu dengan Rangga, Rangga pun sudah tak lagi mencari Ayu, intinya mereka pacaran tanpa putus.
"Danish kemana ?"
tanya Rangga setelah meletakkan paper bag di meja dan dia berjalan menuju sofa.
"Dia beli makan katanya!"
"kamu gak kerja? jadi ngerepotin aja nih aku"
"ini lagi kirimi dia berkas-berkas yang harus di pelajari dia,bentar lagi juga pergi lagi aku,liat keponakan ganteng dulu!"
__ADS_1
ujar Rangga sambil tersenyum.
Ayu....kamu gak berangkat kerja?"
tanya Sekar
deg..
dada Rangga seketika berdetak mendengar nama Ayu disebut,seketika dia mendongak melihat ke arah seseorang yang dipanggil Sekar.
"Ya Kar,ini aku mau berangkat kok.. aku sip 2 soalnya"
kata Ayu sambil membenahi tas nya, Rangga menatap tanpa berkedip ke arah Ayu, wanita yang selama ini ingin dia temui,namun tak tau harus kemana mencarinya,ya setelah Ayu lulus sekolah memang Rangga beranggapan kalo mereka secara otomatis putus,namun 1 tahun kemudian dia merasa ada yang hilang dalam hidupnya,dia mencoba mencari Ayu, ternyata ayahnya meninggal dan di harus kembali lagi tinggal bersama ibunya.
Kala itu yang Rangga tau Ayu ikut ayahnya setelah perceraian ibu dan ayahnya,dan dia tak tau dimana sang ibu.
setelah ayah Ayu meninggal Ayu memutuskan kembali pada ibu dan kakaknya yang masih satu kota dengan dia.
Tanpa melihat Rangga, Ayu pamit pada Sekar dan ibunya, kemudian segera berlalu dari sana.
bersamaan dengan datangnya Danish,
Rangga buru-buru berpamitan pada Danish dan menyusul Ayu.
"Bu besok ikut kami pulang ke rumah saya ya..sekalian nemeni Sekar"
Bu Sri memandang Sekar seperti meminta pendapat.
"Jangan khawatir bu, bentar lagi kita bakalan nikah kok!"
"apaan sih Dan!!
ucap Sekar ketus.
"Kenapa??"
"Kenapa?? aku udah bilang gak mau!! titik!!"
ucap Sekar sedikit teriak.
"Dan aku bilang aku mau!! Aku gak akan biarkan bayi itu punya ayah lain selaina aku!! ..cup..."
kata Danish dengan tegasnya, kemudian mencium singkat bibir Sekar,seketika Sekar melotot.
__ADS_1
sedangkan bu Sri hanya geleng-geleng kepala melihat drama mereka.
bersambung