
Danish mencengkeram kertas yang ada di tangannya.
"aku akan mencarimu dimana pun kamu berada!"
tut...tut...tut..
"Vi loe dimana?"
"---------"
"cepetan ke markas gue butuh bantuan loe! sekalian Rangga juga,gue dah telpon Fery agar balik ke rumah sakit!"
Danish akhirnya kembali ke rumah yang dijadikan markas oleh dirinya dan kedua temennya.
setelah beberapa saat Danish sampai disusul pula oleh mobil Rangga yang terparkir disitu.
"Ada apa sih Dan?" tanya Alvi.
"wanita itu pergi!"
'Wanita yang mana?" tanya Alvi yang memang tak tau apa yang dimaksud Danish.
"yang ngaku istrinya kak Alan?"
kali ini Rangga yang buka suara.
"hemmm" jawab Danish singkat
"udah biarin aja kapa! lagian kak Alan juga udah tenang disana!"
kata Rangga melihat Danish yang terlihat frustasi.
"eh Ngga loe ingat gak sih!!! tuh cewek bilang ke kak Alan dia lagi hamil!!! dan loe tau juga kan kak Alan minta gue jaga dia!!"
ucap Danish terlihat kesel sama Rangga.
Rangga diam saja karena apa yang dikatakan Danish benar.
"Ntar gue bantu loe deh!"
kata Alvi.
"Ada fotonya gak?" lanjutnya.
"Gak!!" jawab Danish singkat.
"papa gimana Ngga?"
tanya Danish pada Rangga yang tadi ditinggal di rumah sakit.
"Papa loe dah siuman, tadi udah dipindah di ruang rawat..loe tenang aja!"
"loe gak ke sana?" lanjut Rangga.
"nanti!"
__ADS_1
Danish memang berselisih paham dengan sang papa,karena kebanggaannya pada anak sulungnya Alando,hingga dia lupa bahwaa dia masih punya pewaris tahta dengan tingkat kecerdasan yang sama dengan kakaknya yaitu Danish.
Mama nya yang juga bekerja karena mempunyai beberapa butik membuat sang mama juga terlampau sibuk hanya sekedar memanjakan anak lelaki nya Danish.
Danish tumbuh dengan kemandirian, walaupun terbilang kurangbkasih sayang namun Danish sebelumnya adalah anak yang penurut,tak pernah bikin masalah dan selalu juara dikelasnya,dia berharap dengan juaranya dia di kelas setiap tahun sang papa akan melirik dia bukan hanya anak kesayangannya Alando.
Alando dan Danish terpaut 7 tahun, Danish gini berusia 19 tahun,lelaki yang masih duduk di bangku kuliah ini sudah punya mempunyai bengkel motor dan mobil sendiri yang dibantu kedua temennya untuk mengelola.
"Dan!! yakin low nyari tuh cewek?"
"Yakin gue!! kalo bener dia hamil, berarti itu anak kak Alan!"
jawab Danish dengan penuh keyakinan.
Disisi lain, Sekar sedang mencari pekerjaan, wajahnya yang baby face membuat dia terlihat lebih mudah dari umurnya,ya Sekar wanita berusia 23 tahun itu terlihat seperti berusia 17 tahun dengan tubuh langsing mungil dan wajah baby face nya, hingga membuat dia banyak ditolak karena mereka berpikir, Sekar hany membutuhkan pekerjaan sementara,mereka berpikir Sekar hanya butuh pekerjaan disaat libur sekolah saja.
"hahahahahhaah...jadi kamu dikira masih sekolah??"
begitulah Ayu yang tau bahwa Sekar banyK ditolak karena dikira butuh pekerjaan sementara libur sekolah.
Sekar hanya mengangguk lemas.
"gimana mereka tau ya kalo kamu janda kembang!! mana bunting lagi hheheheheheh"
"siapa yang nyari kerja?"
mbak Anya kakak Ayu yang sudah menikah dan sedang berkunjung ke rumah Bu Sri.
"Nih kak! Sekar!"
"mau kak!" jawab Sekar dengan antusias
pikir sekar yang penting dia dapat kerjaan.dan bisa menabung untuk biaya melahirkan,Andi sepupu Sekar menelpon dan membujuk Sekar untuk pulang saja, Sekar sudah menceritakan semuanya pada Andi, Sekar ingin lebih dekat dengan Alando sang suami yang dikubur di kota itu dan pada akhirnya Andi mengiyakan,namun Andi memaksa Sekar untuk menerima kiriman uang dari nya hanya sekedar untuk makan sebelum mendapatkan pekerjaan.
Disinilah Sekar sekarang, "Ayunda boutique".
Dia memandang butik megah itu dengan kekaguman.
"ini butik cabang ke 2,yang pusat lebih mewah lagi!"
ujar Anya terkekeh melihat Sekar mengagumi betapa mewahnya butik itu.
"Yuk masuk!"
"ya kak!"
mereka masuk ke butik yang baru setengah jam lagi di buka, Anya adalah manager di butik tersebut, setelah Anya memperkenalkan Sekar pada semua stafnya sekarang Sekar bersama dengan Dewi teman kerjanya di gudang butik sambil menata dan mngecek barang-barang yang datang.
"Selain kiriman dari beberapa konfeksi terpercaya,butik ini juga menerima pesanan baju super mahal Kar! liat nih..kainnya cantik dan lembut banget kan??"
Dewi memang sedikit cerewet namun Sekar suka baginya Dewi menghidupkan suasana bosen dan sunyi di gudang butik tersebut.
"disini masih ada Fitri Kar tapi dia lagi dapet jatah libur!"
"semoga betah ya kamu disini!"
__ADS_1
"iya makasih Wi!"
ucap Sekar dengan tulus.
Hari demi hari, Minggu demi minggu, perut Sekar semakin membesar,dia sedikit kesulitan kalo harus mengecek beberapa barang yang berada di atas dan tidak terjangkau tangannya.
"Udah sini aku bantu!"
kata Fitri teman satu timnya.
"Udah ambil cuti Kar?"
"udah tinggal acc bu manager aja"
usia kandungan Sekar sekarang berusia 9bulan, namun Sekar masih berangkat bekerja karena dirasa masih sanggup dan pengajuan cutinya belum di acc oleh manager nya karena Anya sang manager haru s ke kantor pusat selama 3 minggu ini.
######
"Mama dimana?"
"mama di butik pusat,bisa tidak kamu ambilkan baju pesenan temen mama di butik yang satunya,soalnya bentar lagi mau diambil! kan kamu satu arah dari arah kampus Dan!"
"Iya..ya..ma"
"eh sayang .. selamat ulang tahun ya..gak terasa anak mama ini udah 20 tahun!"
Ya mama Ayunda sekarang lebih perhatian pada anak-anaknya,seakan belajar dari kejadian yang menimpa Alando anak pertamanya.Danish sekarang lebih banyak di rumah walaupun sang papa meminta dia untuk menggantikan Alando di perusahaan namun Danish masih menolak, Danish tak mau pencarian nya akan istri kakaknya terhambat kesibukan nya,karena hanya Alando dan Rangga sendiri yang tau wajah Sekar jadi sulit bagi Danish untuk meminta bantuan teman-temannya.
Selama beberapa bulan ini Danish masih mencari sekar kemanapun.berharap bertemu dengan Sekar.
"siang mas" sapa para pegawia butik melihat Danish anak bos-nya itu masuk ke butik.
"Dimana Prada!"
"saya mas Danish,...ini baju yang di minta nyonya"
Prada, penanggung jawab butik itu.
"Mbaaaak toloooonggg!!!" teriak fitri dari dalam gudang butik.
"Ada apa??" Prada merasa tak enak karena masih ada Danish disana.
"i-itu a-ada yang mau melahirkan!!"
"Apa??!"
Prada dan 2 orang pegawai berlari ke arah gudang, Danish yang binggung pun ikut berjalan menuju gudang.
"Aduuuhh bagaimana ini....aduuhhh!"
Prada memang pengantin baru jadi dia belum tau cara menangani wanita yang mau melahirkan.,sekar berpengangan erat pada tangan Fitri dan mencoba menahan sakitnya.
"Sekar!!!"
teriak Danish ketika dia melihat sekar sedang kesakitan.
__ADS_1
bersambung