Cinta Sekar

Cinta Sekar
Kebahagiaan Chika


__ADS_3

Setelah perbincangan dengan sang papa, Danish bergegas menuju kamarnya.melihat sang istri sedang istirahat sambil membaca sebuah buku di atas ranjang.


"Udah selesai?"


"Udah....kamu baca apa?"


"Gak tau tadi aku ambil buku di rak sana!"


"Udah bukunya nanti saja!"


Danish mengambil buku di tangan Sekar.


Danish mulai menyerang istri nya dengan sentuhan lembut jarinya,Danish membawa Sekar ke anggan-anggan, mengajarkan istrinya masuk ke dalam kubangan kenikmatan yang lama tak pernah di rasakannya lagi.


Danish mengabsen setiap jengkal wajah Sekar, berakhir di bibir gadis tersebut dan berlama-lama disana, Sekar membalas ci*uman yang di berikan Danish padanya, tanpa di sadari Sekar, baju tidurnya sudah terbuang entah kemana, melihat istrinya polos, Danish tak melewatkan kesempatan bermain-main di area yang pernah dia cicipi, menyesap dan memainkan mainan barunya dengan sangat telaten, Sekar yang merasakan sensasi berbeda hanya bisa meremas sprei yang di tempatinya.


"Aku mulai sayang.....!"


ucap Danish setelah dia ikut melepaskan semua kain yang menempel pada tubuhnya.


"Danish!!! pelan!!"


"hemmmm iya sayang!!"


Danish mencoba beberapa kali, Danish kira karena Sekar sudah pernah berhubungan intim dan melahirkan maka akan semudah yang dia kira, namun nyatanya itu tidak benar, Sekar seakan kembali menjadi seorang gadis, setelah Danish berhasil masuk dengan hentakan yang cukup keras hingga membuat Sekar menjerit. Danish menci*um bibir Sekar mencoba menenangkan istrinya dan memulai mengerakkan pinggulnya seirama, suara-suara yang membuat hasrat Danish semakin memuncak keluar juga dari mulut manis istrinya.


Setelah beberapa saat, tubuh mereka sama-sama menengang, menandakan keduanya mencapai puncaknya secara bersamaan.


Belum juga beristirahat Danish sudah mulai menyerang Sekar kembali.


"Dan!!! berhenti!!"


"Satu lagi sayang .....aku mau satu lagi!!"


rengek Danish seperti anak kecil.


Akhirnya Sekar menuruti suaminya brondongnya itu, walaupun secara fisik Sekar kalah karena nyatanya Danish berbadan tinggi kekar dan terlihat Sekar bahkan lebih muda dari Danish.


Pertempuran di akhir i dengan wajah lelah sang istri, Danish yang bilang hanya satu kali! pada kenyataanya mengakhiri malam pertama mereka di ronde ke 4 .

__ADS_1


Melihat sang istri tertidur pulas, akhirnya Danish ikut masuk ke dalam mimpinya, mengistirahatkan badannya yang juga sedikit lelah.


Disisi lain


Fery mengajak Chika duduk di sebuah gazebo di belakang rumah utama.


Fery hanya memandang Chika terus-menerus sudah hampir setengah jam itu dilakukan oleh Fery. Chika sampai tertunduk saking malunya,dia tak berani hanya sekedar memandang wajah lelaki yang beberapa saat yang lalu melamar dirinya di depan orang tuanya.


"Chika?"


"I-iya kak?"


"Makasih sudah mau menerima kakak! kakak janji akan membuat kamu bahagia! walaupun harta kakak tak seberapa tapi..."


"Chika gak mata duitan!!" potong Chika atas perkataan Fery.


"Sejak kapan kamu suka sama kakak?"


"ehmmm...itu...ehmmmm....sejak... Chika kelas 1 SMA"


ucap Chika semakin lirih.


"Hah??"


"inget gak? kakak sering ke sini sama kakak kamu,kak Alan...liat pipi chubby kamu, rasanya beda ketika liat pacar kakak waktu itu!... pedofil banget ya kakak!!"


"Waktu itu kamu masih 13 tahun, baru aja masuk SMP!"


"Lama banget kak!"


"Hemmm kakak sudah suka sama anak SMP"


perkataan Fery di balas cekikikan oleh Chika, seketika Chika mendapat cubitan di hidung mancung nya.


"Dasar anak nakal!!!"...kata Fery


"Iihh sakit kak!!"


Fery memegang tangan Chika...pengen rasanya memeluk gadisnya itu, namun dia sadar bahwa dia ada di kediaman keluarga Rahardian.bisa di pecat dari calon mantu kalo sampai ketahuan dia peluk-pelukin Chika.

__ADS_1


"Pengen cium kamu!! tapi takut ada cctv!!"


bisik Fery dihadapan Chika, seketika wajah Chika memerah.


"Kenapa kakak baru berani sekarang bilang ke papa?"


"Aku gak berani Ka... kamu tau kan bahwa aku kesini di paksa mengaku!"


"Jadi kakak merasa dipaksa dengan hubungan kita?"


"kakak bilang di paksa ngaku! bukan di paksa soal hubungan kita! justru kakak bahagia atas paksaan itu! kalo tidak mana kakak berani! kakak masih ingat bagaimana Alando, walaupun sekarang tuan besar menyesali tapi aku takut kalo aku menyatakan cinta sama kamu! nasib kita sama dan aku gak mau kamu terluka dan menderita!!"


ucap Fery sambil menguyel rambut Chika gemas.


"Yang jelas chika bahagia sekarang kak!"


"iya kakak tau! kita akan segera menikah!"


"Makasih kak!!.... Chika bahagia Banget!!"


tanpa sadar Fery menarik tengkuk belakang Chika, mel*m*at bibir sang kekasih.


Chika yang mendapat serangan tiba-tiba diam saja, namun lama-kelamaan mereka larut dalam adengan tersebut.sampai sebuah deheman terdengar diantara mereka.


"ehem....ehem...ehem...!"


terlihat Danish bersedekap di depan mereka.


"Nikah dulu!!! main sosor aja!!"


Mereka berdua terlihat malu, lebih tepatnya Chika, kerena Fery terlihat biasa saja.


"Kayak gak pernah muda aja bos!"


ucap Fery dengan entengnya.


"Sialan loe!!!"


bersambung

__ADS_1


__ADS_2