Cinta Sekar

Cinta Sekar
Fery dan Chika


__ADS_3

Kehamilan Sekar semakin membesar dan benar saja, Danish tak memperbolehkan Sekar bekerja lagi, kamarnya sudah berpindah ke bawah karena Danish tak mau Sekar naik turun tangga dalam kondisi hamil besarnya.


"Bosan ya kak di rumah terus?" tanya Chika yang baru saja datang.


Chika sudah menikah dengan Fery satu Minggu yang lalu, namun setelah menikah tiba-tiba mendapatkan kabar kalo perusahaan nya di luar pulau bermasalah akhirnya dengan berat hati Fery meninggalkan Chika sendirian, dan baru semalam Fery datang.


"Kok kamu sendirian ke sini? kak Fery mana?"


"Kerja!" saut Chika sambil memanyunkan bibirnya.


"Hehehehhe sabar Chika!"


"Hamil enak gak kak?"


"enak bikinnya hahahhaha!"


"Iihhh kakak kok jadi mesum kayak kak Danish sih!"


"Abisnya ketularan!emang kamu belum ehem-ehem sama kak fery?" tanya Sekar antusias.


"Ya belum lah kak! kan aku langsung di tinggal ke luar pulau sama kak Fery!"


"Ya nanti malam aja buka tudung saji nya!"


"Apaan sih kak! udah a Chika ke sini mau ambil barang-barang Chika kak!"


Si adik iparnya itu berlalu ke dalam kamarnya, setelah selesai berbenah Chika di jemput oleh fery di sore hari.


"Kenapa gak makan malam di sini saja?" tanya mama Ayunda.

__ADS_1


"Aku mau makan di luar sama kak Fery ma!" jawab Chika.


"Ya udah kita berangkat aja kak! daaa mama, papa pergi dulu kak Sekar!"


"Iya hati-hati" ucap mereka hampir bersamaan.


Akhirnya Fery dan Chika si pengantin baru itu memutuskan untuk makan malam di sebuah cafe yang dekat dengan rumah kediaman Fery yang dia bangun untuk keluarga kecil nya nanti.


"Dek kita makan di sini aja ya?" tawar Fery, lelaki dingin dan sangar itu akan berubah hangat di depan keluarga dan istrinya.


"Terserah abang aja, aku ngikut!" kata Chika.


Fery memarkirkan mobilnya di depan cafe yang terkesan elegan itu dengan lampu temaram yang menghiasi tempat tersebut.


Kemudian mereka masuk dan mencari kursi yang di peruntukan untuk dua orang.


"Enaknya apa ya bang! gak pernah ke sini sih bang, jadi gak tau mau makan apa!"


"Ini dek ada menu kesukaan kamu, rica-rica bebek dan teh lemon hangat! mau?"


"He eh! mau bang! bilang jangan pedas-pedas!"


"Iya...."


"Bang kamu makan apa?"


"Abang mau menu sate kambing nih! kayaknya enak!"


ucap Fery kemudian memanggil seorang pelayan dan memesan makanan mereka.Fery dan Chika sudah sepakat tidak ada hp di antara mereka bila sedang berduaan, seperti saat ini, di antara mereka tak ada yang memegang hp sama sekali.

__ADS_1


Chika menceritakan apa saja yang dilakukan Ketika di tinggal Fery ke luar pulau, beberapa saat kemudian hidangan mereka datang dan mereka memulai menikmati makanan nya.


Fery sesekali membersihkan sisa makanan yang menempel di ujung bibir Chika.


Selesai makan mereka langsung pulang, Fery merencanakan sesuatu untuk istri kecilnya itu.


Setelah selesai mandi, Chika memakai baju tidurnya seperti biasa, dia biasa dengan celana pendek sejenis boxer cowok dan tank top karena itu membuatnya nyaman saat tidur.


"Sayang....." Fery yang sudah tak bisa menahan dirinya apalagi melihat istri kecilnya itu memakai pakaian yang terbuka di bagian paha dan bahunya membuat Fery semakin terbakar hasratnya.


"bang.....jangan geli!" ucap Chika saat bibir Fery sudah menjelajahi setiap jengkal tubuh Chika.


"kamu milik ku malam ini sayang! ini akan jadi malam pertama kita yang tertunda sayang!"


Fery tak memperdulikan lagi, rengekan Chika yang lama kelamaan menjadi sebuah desahan yang sangat di sukai oleh Fery, lelaki yang sudah cukup lama melajang ini memang benar-benar hanya menginginkan Chika bahkan saat Chika masih sangat belia, rasa cintanya dia pendam saja saat itu dan akhirnya malam ini menjadi malam pertama bagi pasangan beda usianya tersebut.


"Bang...,sakit!!!" pekik Chika.


Fery hanya diam saja, dia tetep melanjutkan aksinya sampai mendapatkan apa yang dia inginkan, menerobos masuk ke dalam goa kenikmatan sang istri, melihat Chika yang kesakitan Fery memacu sang istri dengan pelan namun lama-lama menjadi lebih cepat karena melihat Chika sudah bisa menikmati penyatuan mereka.


beberapa saat kemudian merasa sama-sama merasakan nikmatnya dunia yang baru pertama kali buat mereka.


"Lagi dek! punyaku belum bisa di tidurkan!"


ucap Fery sambil menciiuum bibir sang istri,


ya malam ini adalah malam pertama bagi fery dan Chika...dua insan yang saling mencintai yang disatukan dalam ikatan sebuah pernikahan.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2