Cinta Sekar

Cinta Sekar
kehadiran anggota baru


__ADS_3

"Yang....apa yang terjadi??!" Danish begitu kaget dengan keadaan Sekar, dia berlari mendekati sang istri.


"Bang....aku...." Sekar tak sadarkan diri.


"Ma tolong bilang sopir siapkan mobil!" Danish berlari membopong sang istri ke luar dari kamar sambil berteriak pada sang mama yang terlihat oleh-nya.


"Ada apa Danish? ya Tuhan Sekar!!"


Mereka terlihat sangat panik dengan keadaannya Sekar, apalagi Danish melihat baju piyama sang istri terkena noda darah.


Dengan kecepatan penuh sang sopir memacu mobilnya menuju rumah sakit terdekat.


sesampainya disana Danish berteriak memanggil dokter untuk menangani istrinya, di sinilah Sekar sekarang, dia ditangani di ruang UGD.


Danish hanya mondar-mandir tak jelas di depan ruangan UGD tersebut, setelah beberapa saat dokter keluar dari sana dan disambut dengan berbagai pertanyaan dari Danish.


"Bagaimana keadaan istri saya dokter?"


"Apa yang terjadi padanya dokter?"


"Cepat katakan dokter!!"


"Tenang dulu tuan! istri anda sudah kami tangani dengan baik!"


"Sepertinya pasien tidak sadar kalo sedang mengandung, hingga mungkin pasien terlalu kecapekan dan mengalami pendarahan!"


"Hamil? istri saya hamil dok?-Lalu bagaimana keadaan mereka dok?" Danish begitu bahagia bercampur cemas dengan keadaan istrinya.


"ini karena faktor kelelahan saja tuan, syukurlah janinnya bisa di selamat kan.

__ADS_1


"Terimakasih dok! bisa saya temui istri saya?"


"silahkan tuan,Suster sedang mempersiapkan ruang rawatnya!"


" Sekali lagi terimakasih dok!"


Danish sedikit berlari menemui sang istri, Sekar terlihat lemah di ranjang rumah sakit tersebut.


"Sayang..... masih lemas?" tanya Danish.


"Ada apa sama aku bang?"


"Kamu hamil sayang!! adek bakalan jadi kakak!"


"Beneran bang! aku ha-hamil?"


"Iya sayang.... sudah 9 minggu tapi kayaknya kamu gak sadar aja kalo lagi hamil! kamu kelelahan sayang!"


"Dia kuat banget kayak mamanya! dokter sudah memberikan suntikan penguat kandungan juga!"


"Aku bahagia sayang...aku bahagia!!" ucap Danish sambil menciumi tangan istrinya beberapa kali.


Akhirnya seorang suster datang dan membawa Sekar untuk dipindahkan ke ruang rawat, Danish meminta ruang VIP untuk sang istri.


Setelah sampai di ruang rawat nya Danish meminta Sekar untuk beristirahat.


tut....tut....tut....


"Haloo Danish gimana keadaan Sekar? dia baik-baik saja kan?" mama Ayunda memberondong pertanyaan pada Danish.

__ADS_1


"Ma...mama....udah jangan panik gitu! Sekar baik-baik saja ma!"


"Syukurlah.... trus gimana? apa harus rawat inap?"


"Iya ma dokter menyarankan malam ini di rawat dulu sampai cairan infus nya habis, besok udah boleh pulang kok ma!"


"Tapi beneran gak papa kan Sekar nya Dan?"


"Gak papa..malah berita bagus ma!"


"Kamu tuh istri sakit malah berita bagus!!"


"Ya bagus dong ma! Adek Al mau jadi kakak ma!"


"Hah?? maksud kamu Dan?"


"Sekar hamil ma!"


"Aaaaaaaa......" teriak sang mama di sebrang sana....


"Bibi...... Chika ambilin dompet mamaaa.......ini bi bagi merata ke seluruh pelayan termasuk satpam yang ada di rumah ini!! syukuran....akan datang satu anggota batu lagi!!" teriak sang mama yang masih terdengar oleh Danish.


"Danish dengar mama ya... jaga istri kamu baik-baik ya..juga calon cucu mama!"


"Iya ma...udah ya Danish juga mau istirahat mumpung Sekar udah tidur!"


Danish naik ke ranjang yang memang lebih besar dari ranjang pasien pada umumnya, dia memilih tidur disamping kanan sang istri karena tangan kirinya terdapat selang infus, Danish begitu bahagia melihat yang istri tertidur begitu nyenyak, dia menarik kepala sang istri agar tertidur dilengannya.


"terimakasih sayang...cup...cup...cup! terimakasih!"

__ADS_1


tak hentinya rasa syukur Danish ucapkan atas kebahagiaan yang Tuhan berikan di dalam keluarga nya. Karena panik dan cemas membuat tenaga Danish ikut terkuras, akhirnya dia menyusul sang istri ke dalam mimpi indahnya.


bersambung....


__ADS_2