Cinta Sekar

Cinta Sekar
Bucinnya Danish.


__ADS_3

"Dia istri Danish!" ucap Rangga seakan tau akan tatapan mata Sisil.


"Apa???" teriak Sisil kaget.


teriakan Sisil membuat dua orang tersebut jug ikutan kaget.


"Berisik!!" hardik Danish.


"yank.....aku gak ada apa-apa sama dia kok!! beneran deh!!" lanjut Danish dengan manjanya sambil memeluk Sekar.


"Ahh apaan sih!! gak malu apa sama mereka! lepaskan!!"


"Danish!! ini gak bener kan?? gak mungkin kan kamu udah nikah sama dia?kok kamu gak ngomong sama aku?"


"Emang apa urusannya sama kamu!! bukan kewajiban Danish ngomong sama kamu!!" saut Rangga yang sudah jengah melihat Sisil yang tak tau diri.


"Ya ada lah Ngga!!! kamu tau kan dari SMA aku dah ngejar Danish! sampai aku bela-belain kuliah bareng dia!! tapi apa ini!!! kamu malah menikah dengan wanita yang gak jelas ini!!" teriak Sisil.

__ADS_1


"Pokoknya aku gak terima!! aku bakalan bikin kamu jadi milih aku Dan!! aku gak rela ya kamu sama wanita gak jelas ini!!" lanjutnya.


"Aku rasa anda nona yang tidak jelas! wajah anda cantik terlihat ramah sekali! sayangnya anda tak tau diri! benar ya ternyata....kalo pelakor jaman sekarang tuh berwajah Malaikat namun berhati iblis!!" ucap Sekar dengan tenangnya.


Rangga dan Danish saling pandang dan menghela nafas masing-masing, mereka seakan-akan sedang melihat adegan emak-emak yang berebut panci waktu nongkrong di warung kopi saat SMA dulu.


Sisil yang tak terima terus mengumpat dan mengeluarkan kata-kata hinaan pada Sekar.sedangkan Sekar jangan di tanya lagi, wanita lembut itu berubah menjadi singa dengan mulut tak kalah tajam dari Sisil namun dengan pembawaan tenang, hal itu yang malah membuat Sisil geram.


"Dasar perempuan tidak tau diri!!! kamu yang merebut Danish dari aku!!! aku yang lebih dulu mengenal dan mencintai dia!!" teriak Sisil kembali.


"Cinta tapi gak di halalin, udah tau dong artinya? berarti kamu gak ada apa-apanya di hadapan Danish!! kamu hanya hembusan angin lalu yang tak ada gunanya!"


"Diam kamu Sisil!!! kalo kamu tidak mau security menyeret kamu keluar dari sini dan membuat kamu malu! maka sebaiknya kamu keluar sendiri dari sini!!"


Dengan kesal Sisil berjalan keluar sambil membenahi rambut dan bajunya.dia bersumpah akan kembali untuk merebut Danish.toh dia masih punya kerjasama dengan Danish.


sedangkan di ruangan Danish, dia sudah seperti seekor itik yang terus mengikuti induknya, kemanapun Sekar berjalan dia terus mengikuti Sekar dengan kata-kata maaf dan penjelasan yang menurut Sekar tak ada gunanya, dia tau bagaimana Danish namun Sekar hanya memberi pelajaran pada Danish agar dia tak sembarang mau di sentuh wanita lain! dengan santainya Sekar menyiapkan makanan yang dia bawa, mengambil piring yang memang disediakan di ruang itu, mengambil minuman dan lainnya, dan Danish masih setia mengikuti kemana Sekar berjalan.

__ADS_1


"Yank.... beneran yank....dia cuma temen! kalo aku mau sama dia udah dari dulu yank! tapi aku gak melakukan itu! hati aku udah jadi milik kamu yank!!"


"Bahkan hati aku sudah bergetar gara-gara kamu ketika kamu masih menjadi istri kak Alan!! lihat!! aku sejahat itu sama kak Alan, bisa cinta saat istrinya menangisi suaminya yang sedang kritis!" lanjut Danish.


"Jadi mana mungkin yank aku gitu!!! aku gak mungkin sama Sisil!! aku gak suka sama dia!! aku selalu menjaga jarak sama dia yank!!"


terus-menerus Danish berbicara kesana kemari, Danish sadar kalo amarah Sekar tidak reda kali ini sudah bisa dipastikan dia akan main catur sepanjang malam bersama pak satpam di depan rumah, karena sekarang Danish susah tidur kalo tidak mendekap sang istri. bahkan sama Al saja kadang dia tak mau berbagi Sekar.


"Yaaaank!!" rengek Danish karena tak jua mendapatkan jawaban dari Sekar.


"Makan dulu ih..laper aku!! aku harus segera balik ke butik!"


"Iya tapi suapin!" saut Danish.


Benih cinta di hati Danish memang semakin besar, mengingat bagaimana perjuangannya begitu terjal mendapatkan cinta Sekar, benih-benih kehancuran tak akan di biarkan oleh Danish merusak bingkai cinta mereka.


bagaimana dengan Sekar? bagi Sekar cukup sudah dia membuat Danish menderita, dengan kuat hati dia akan menyingkirkan bibit-bibit pelakor yang akan menghalangi jalan rumah tangganya.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2