
suara alarm membangunkan Rania, ia segera beranjak dari tempat tidur, dan mengambil air wudhu, ia menghamparkan sajadahnya, berdoa dan meminta hanya pada sang Illahi, usai melaksanakan sholat subuh, Rania mengetuk pintu kamar Putra, tak terdengar jawaban ia pun menuju ke dapur hendak menyiapkan sarapan, tak lama kemudian Putra keluar dari kamar mengenakan baju kokonya
ia segera ke dapur karena mendengar suara di sana, terlihat Rania sedang asyik memasak
"kamu masak sayang? tanya Putra sambil memeluk Rania dari belakang
"mas sudah bangun? tadi Rania mengetuk pintu kamar" ucap Rania
"tadi mas sholat subuh" ucap Putra tersenyum
"oh iya mas, mama bilang ke butiknya tante Latsmi jam 8 pagi biar semua kelar hari ini" jawab Rania
"iya sayang.. "ucap Putra sambil menatap kekasihnya yang sedang memasak
ia membayangkan beginilah kehidupannya setelah menikah, rasa bahagia setiap pagi melihat Rania menyiapkan segala sesuatu keperluannya, apalagi saat ia membayangkan rumahnya dipenuhi tawa anak-anak mereka
sinar matahari mulai menerangi kamar, Rania menempati kamar yang sudah Putra renovasi. pagi menjelang sarapan sudah siap di atas meja makan. Begitulah Rania, ia sudah terbiasa bangun pagi sejak kecil untuk membantu bu Murni menyiapkan segala sesuatu di panti.
"makan dulu mas" ucap Rania
mereka sudah duduk di meja makan menikmati sarapan yang dibuat Rania, setelah itu mereka bersiap siap untuk pergi ke butik
Rania sudah siap, ia memakai gamis berwarna biru yang membuatnya makin terlihat cantik
Putra yang melihat Rania terpukau dengan kecantikannya, ia mengenakan pakaian yang sopan tapi tetap terlihat menawan, Putra pun tersenyum bahagia
__ADS_1
"Subhanallah, cantiknya calon istri mas" ucap Putra yang kemudian menggandeng tangan Rania
Rania hanya tersenyum mendengar pujian dari calon suaminya itu
mereka sudah berada di mobil yang dikendarai oleh Putra, mereka berdua menuju ke butik latsmi langganan mama Rika untuk fitting baju pernikahan yang dilaksanakan akhir minggu ini
"bu latsminya ada? tanya Putra pada resepsionis butik
butik ini memang sudah terkenal di kota A, banyak orang orang penting menjadi langganannya, termasuk mama Rika yang sudah dari dulu berlangganan di butik ini
"maaf pak sudah ada janji" tanya resepsionis
"sudah, bilang saja Putra Laksana Ramadhan" ucap Putra
"baik, mohon tunggu sebentar" ucap resepsionis itu sambil mempersilahkan Putra dan Rania duduk, kemudian ia pun berlalu
"Putra... mari sini.." ucap bu Latsmi yang muncul
Putra pun tersenyum dan menggandeng Rania berjalan mengikuti bu Latsmi
"ngga terasa.. udah mau nikah saja, ini calonnya? tanya bu Latsmi
"iya tante, kenalkan ini Rania" ucap Putra mengenalkan Rania pada bu Latsmi
Rania pun tersenyum dan menyalami bu Latsmi
"Saya Rania tante" ucap Rania sambil menyalami bu Latsmi
__ADS_1
"cantikkknyaa, nggak salah pilih nih, mhm... pasti luar biasa nanti jadi pengantin" ucap bu Latsmi tersenyum ramah
"langsung dicoba yukk, yang untuk photo dulu ya, untuk prewed nya, ... nikk.. nik" ucap bu Latsmi lemudian memanggil perias
"nah ini Nanik yang akan merias, setelah itu baru kita ke studio di belakang" jelas bu Latsmi
"photo prewed ya tante?" tanya Rania
"iya dong, mama nggak bilang ya?" tanya bu Latsmi
"nggak tante" jawab Rania
"mhm.. nggak papa kan, langsung aja yukk"
Rania dan Putra pun mencoba pakaian yang telah disiapkan bu Latsmi
Putra selesai lebih dulu.. ahhh memang ia terlihat tampan menggunakan setelan jas
seketika Rania pun telah selesai di rias.. ia pun keluar dari ruang risa, Putra pun terpana.. ia sungguh cantik... bidadarinya benar benar membuat ia merasa menjadi lelaki paling beruntung di dunia ini
mereka pun melakukan sesi photo yang semua sudah diatur oleh mama Rika
photoshoot dilakukan hingga menjelang sore.. smua sudah selesai.. mulai dari photo prewed, sampe fitting baju nikah, semua diserahkan pada bu Latami, beliau juga yang dulu mengurus pernikahan Putri
setelah selesai, Rania dan Putra pergi ke sebuah mall, mereka mencari restoran untuk mengisi perutnya, ya.. dari siang mereka belum makan, sesampainya di restoran tersebut, mereka segera memesan makanan, tak lama pesanan pun datang dan mereka menikmati makanan tersebut
__ADS_1
itulah perasaan bahagia yang sedang menyelimuti hati mereka, pertemuan yang tidak disengaja malah membuat mereka akan berujung ke pelaminan