Cintai aku Izabella

Cintai aku Izabella
22. TMT


__ADS_3


TMT (teman makan teman)


Pov Andre Dwi Andriko


"sayang kenalin ini teman aku bunga dan kanaya, kita satu jurusan".


Bella memperkenalkan teman - teman nya pada ku, aku tentu tidak keberatan berkenalan sama mereka, toh nanti kita akan sering bertemu juga. Hari ini enam tahun hubungan pacaran aku dan bella.


Aku ingin memberikan kejutan buat dia, jadi aku minta bantuan sama bunga dan kanaya merencanakan ini. Kebetulan hanya kanaya yang punya waktu luang menemaniku membeli hadiah buat bella.


Tentu kanaya juga tau barang apa saja yang lagi diinginkan oleh bella sekarang ini. Aku dan kanaya lagi berada didalam mobil ku dan menuju mall, mencari hadiah dan juga kue serta menyewa cafe nantinya untuk merayakan enam tahun pacaran ku dengan bella.


"ndre bella kemaren pengen beli tas ini, tapi kemaren stok nya habis gak jadi beli deh".


"oh ya, yaudah, mbak mbak tolong bungkusin tas ini sekalian ya mbak".


Tas sudah dibungkus dengan kertas kado cantik dan diberi kotak juga, kemudian aku dan kanaya ke toko kue mencari kue yang enak dan cocok, kemudian dihias dengan tulisan nya nanti 'selamat enam tahun pacaran sayang'.


Kanaya juga yang memilihkan kue nya, sudah aku bayar dan tinggal cari cafe yang suasananya romantis, kanaya tau tempat yang cocok dan sudah aku reservasi juga, tinggal pulang dan berganti pakaian, kemudian menjemput bella.


Aku mengantarkan kanaya pulang duluan dan mengucapkan terima kasih atas bantuan nya hari ini. Lanjut aku sudah berada dirumah dan mandi, ganti pakaian dan pergi menjemput pujaan hatiku yang sengaja gak aku kabarin seharian ini.


"maaf andre, bella gak ada dirumah, tadi katanya masih dikampus ngurus skripsi nya".


"oh gitu ya ma, yaudah aku pamit balik aja ma".


"gak ditelpon aja bella nya ndre".


"ya ma nanti andre coba telpon, makasi ya ma".


Aku sudah berpamitan dengan mama bella, sayang banget bella gak dirumah dan nomor telpon nya juga gak aktif, duh dimana kamu bella. Aku harus cari bella kemana ya. Kekampus gak mungkin juga, udahlah aku ke cafe yang tadi aja.


Masih aku coba telpon bella masih gak aktif nomornya, aku telfon kanaya saja.


"halo ndre ada apa?".


"eh sorry kanaya, bella ada disitu gak atau telpon kamu?".


"gak ada ndre, emang kenapa?".


"soalnya mama bella bilang dia lagi ngurus skripsinya, atau kamu tau dimana dia sekarang".

__ADS_1


"aku gak tau ndre, kan seharian aku nemanin kamu tadi".


"hm iya ya, hehe aku lupa ya udah makasih ya kanaya".


Yaudah lah ya, rencana bikin kejutan buat bella gagal hari ini, aku yang sudah berada dicafe menikmati suasana romantis ini sendiri. Tiba tiba ada yang menutup mata ku dari belakang.


"siapa ni".


"coba tebak siapa?".


Suara seorang perempuan, bukan suara bella, tapi siapa, aku seperti mengenal suara itu.


"aku gak tau, siapa sih".


"hey andre, good night".


"kanaya, kenapa kesini".


"hmm nemanin kamu lah, gak enak sendiri tau bengong jadi nya, boleh kan aku duduk".


"hehe boleh boleh, duduk nay".


"anggap aja aku adalah bella, dan kita akan rayain anniversary, hadiah buat aku mana?".


"hmm boleh juga ide kamu, dari pada mubazir hari ini mending dirayain sama kamu nay".


Kanaya panggil sayang segala sama aku sambil tersenyum manis, gilaa cantik juga si kanaya ini, kenapa jadi deg - deg an gini jantung, duh apaan sih andre, fokus ini hanya akting, kanaya teman nya bella pacar kamu.


"hadiahnya, duh aku lupa, maaf ya sayang".


"ih kamu gimana sih sayang, aku pulang aja deh, gak seru".


Aku gemes lihat cewek ngambek, kanaya pinter banget jadi cewek cewek manja gini, bella mana pernah bersikap manja gini sama aku, dia lebih suka marah - marah kalau aku lupa bawa sesuatu.


"cup cup sayang, jangan ngambek donk, taraa ini hadiah buat kamu sayang".


"uhh so sweet, makasih ya sayang". Muah kanaya mencium pipi kanan ku, meninggalkan bekas bibir merah nya dipipiku.


Kanaya terkekeh dan mengambil tisu kemudian melap bekas lipstiknya di pipiku.


"hehe maaf ya sayang, jadi merah kan pipinya".


"gak apa, dibagian lain kamu bikin merah juga aku rela sayang".

__ADS_1


"hmm beneran ni".


"iya aku ikhlas kalau itu kamu yang lakuin sayang".


Aku menggenggam tangan kanaya dan menciumi nya. Kanaya tersipu malu, siapa suruh bangunin buaya, akan bangkit lah sisi kebuayaan ku digoda seperti ini, kanaya seperti nya ahli menjadi perebut milik orang.


Dia sadar kan kalau aku ini adalah pacar teman nya, kenapa dia mulai menggoda aku duluan, nama nya juga lelaki mudah tergiur dengan yang lebih hot. Apalagi penampilan kanaya sekarang bisa dibilang sexy.


Belahan bagian atas dan tengah kanaya sengaja dia buat terbuka, membuat aku bisa menikmati pemandangan indah tubuh nya dari sini, seperti nya kanaya sengaja memakai gaun seperti ini untuk membuat ku tergoda.


"ayo sayang kita makan kuenya".


"suapin".


"aak aak buka mulut nya, pinter sayang aku, enak gak kue nya".


"enak donk, kan sayang aku yang beliin khusus buat aku kan".


"iya sayang, abis ini kita kemana".


"hmm kemana aja asal berdua sama sayang".


"okedeh sayang, kita kehotel, bobok ac mau".


"bobok ac maksudnya sayang?".


"maksud aku bobok ac itu, bobok dengan suhu dingin dan nanti bisa dihangatin".


"ahhh sayang bisa aja bikin merinding ni, mau cobain".


"beneran kamu mau sayang, serius ni, kita atur jadwalnya".


"ok".


***


Semenjak malam itu aku dan kanaya menjalin asmara dibelakang bella, aku dan kanaya sudah melakukan itu berulang kali, tubuh kanaya menjadi candu buat ku, aku sangat menyukai apapun yang ada pada kanaya. Kami menutup nya rapat sehingga tidak membuat bella curiga sama sekali. Aku lebih menyukai kanaya yang agresif ketimbang bella yang monoton.


Aku lebih suka menghabiskan waktu dengan kanaya seharian dan kalau bella ingin ajak jalan aku bilang lagi sibuk dikantor dan banyak kerjaan, seperti itu hampir jalan setahun hubungan ku dengan kanaya.


Pas hari wisuda, kelulusan bella dan kanaya, aku berencana mengajak kanaya menghabiskan malam berdua, namun kanaya bilang tidak bisa karena keluarga besarnya berada dirumah, hasratku sudah membuncah semenjak pagi karena tidak sengaja menonton film blue diponsel kawan ku.


Hasratku harus tersalurkan malam ini juga, aku membujuk bella agar mau kehotel bersama ku dan merayakan kelulusan nya, tanpa penolakan bella menyetujui permintaan ku itu. Tidak ada kanaya bella pun jadi fikirku karena bella adalah pacarku saat ini.

__ADS_1



Bersambung.


__ADS_2