
Layangan Putus
Aku, bunga dan kanaya mencoba melawan mereka, menimpuk, memukul dan menendang mereka, namun mereka terlalu kuat dari kami semua.
"jangan melawan, kalau kalian tidak mau disakiti, udah ikut baik baik aja, ngerti gak". Teriak salah satu pemuda.
ruk brak bruk, satu persatu anak muda itu terjatuh kelantai, itu abram. Dia menghajar semua anak muda itu sendirian. Salah satu anak muda berbadan kurus, menjuruskan tinjunya ke muka abram, bruak, kena telak.
Abram tersungkur kelantai, dia memegangi hidungnya yang mengeluarkan darah, kemudian abram dipegangi dari belakang oleh pemuda berbadan gempal, dan si anak muda berbadan kurus mendekati abram dan meludah kelantai.
"mau sok jadi pahlawan ha, rasakan ini". Bruk brak, tinju si anak muda berbadan kurus mengenai perut abram, dia menyeringai kesakitan.
Kami yang menyaksikan itu hanya bisa saling berpelukan dan berharap ada yang bisa membantu perkelahian antar pria ini.
Sesaat kemudian datang seorang pria berbadan kekar, aku memperhatikan nya, itu sopir si abram, benar, aku melihat nya dengan jelas tadi siang ketika mengantarkan ke butik dan juga kepesta pernikahan.
Sekali tendang dan pukul, semua anak muda itu terjatuh kelantai dan tidak bergerak lagi, si anak muda kurus lari tunggang langgang karena ketakutan. Kita selamat berkat sopir si abram.
"bapak tidak apa apa?". Dia sambil menyerahkan sapu tangan ke abram dan abram melap kan kehidung nya yang berdarah.
"saya baik baik saja, antarkan mereka kembali ke hotel, saya akan urus anak anak ini".
"baik pak abram, silahkan ikut saya naik mobil mbak bella dan kawan kawan, akan saya antarkan kehotel".
"hmm baiklah, terima kasih, tapi nama mas siapa ya?". Tanya ku.
"panggil saja alex mbak bella".
"makasih ya mas abram". Teriak kanaya dan bunga barengan, sedangkan aku hanya menatap nya tanpa mau bilang makasih, aku masih kesal terhadap abram.
Kami sudah meninggalkan abram, dan aku melihat ada mobil polisi yang datang, mungkin abram yang menelpon polisi, dan semua anak muda mabuk itu di amankan ke kantor polisi.
Didalam mobil kami hanya diam, masih trauma sih sama kejadian tadi, alex menyetel lagu lagu yang lagi viral, mungkin mau menghibur kami, dia bernyanyi mengikuti lagu sambil bergoyang.
Kami saling tatap dan tertawa melihat alex yang tadi nya kaku, ternyata orang nya asyik juga. Bunga ikutan nyanyi bareng alex, suasana sudah cair tidak tegang seperti tadi lagi.
__ADS_1
Ketika kami bertanya alex hanya menjawab satu dua kata, habis itu dia diam lagi, seperti robot, tapi kalau lagi bernyanyi dia terlihat berbeda, bunga yang sering menggoda dan bertanya pada alex, sudah sampai hotel.
Bunga sampai meminta nomor telpon alex, dalihnya supaya bisa menjaga mereka selama dijakarta, tapi alex menolak, dia bilang akan selalu ada buat kami kapan pun itu, ah yang benar saja, sudah seperti malaikat penjaga itu namanya.
"mas alex . . ". Teriak bunga hanifah.
"ada apa mbak bunga?".
"cuma mau bilang i miss u mas alex".
Aku dan kanaya tertawa terbahak, sedangkan alex hanya tersenyum dan naik mobilnya lagi, aku menepuk pundak bunga dan bilang,
"baru juga kenalan udah bilang miss u aja lu bunfa, bilang makasih dulu, nanti dia ilfeel sama lu, hahadibilang cewek gatel lagi".
"isss sewot aja lu bebel, gak boleh lihat gue senang, siapa tau mas alex memang jodoh gue yang dikirimkan Tuhan, huuu".
"ah serterah daah, hahaha".
***
Hari kedua di Jakarta.
Kereta misteri, wahana baru ini akan mengajak kita berkeliling menggunakan kereta ke cerita misteri ala Amerika di abad 19. Kalau merasa terbiasa menaiki roller coaster, cobain sensasi barunya di sini. Pasalnya, suasana gelap dan mencekam akan kita rasakan sepanjang perjalanan.
Kanaya dan bunga teriak histeris, aku sih ketawa. Kemudian ada baling-baling, wahana yang selalu berhasil bikin histeris. Wahana ini juga hits banget di kalangan remaja. Meskipun tampak berwarna imut, tapi juga akan merasakan adrenalin meningkat dengan ayunan dan putaran 360 derajat di ketinggian 30 meternya.
Bunga sampai muntah muntah, namun dia masih ingin lanjut bermain. Paralayang, wahana yang bikin semua bahagia. Paralayang, salah satu wahana yang ada di kawasan dunia kartun ini juga wajib kamu coba bareng. Rasakan sensasi terbangnya yang bikin gembira seketika.
Turbo Drop, melayang dan berteriak di wahana dufan satu Ini, Turbo drop bakal mengajak melayang ke ketinggian dengan aman dan juga menyenangkan.
Kemudian Zig-Zag, serunya mobil senggol bikin ketagihan, kalau suka permainan mobil senggol, wajib banget mencoba wahana di Dufan satu ini. Zig-zag namanya, permainan mobil listrik ini juga cocok untuk semua, kanaya sampai ketagihan dan berulang kali mencobanya.
Karavel, senangnya menaiki kapal dan berputar 360 derajat. Karavel, wahana di Dufan yang cocok buat anak-anak. Permainan ini bergerak seperti gelombang di udara dengan pergerakan 360 derajat. Pokoknya bikin ketagihan deh, walupun untuk anak-anak kita tidak malu untuk naik.
Next banyak wahana lain nya lagi yang akan kita cobain.
Berlanjut bermain diwahana yang ada di dufan, ada Hysteria, ini saatnya berteriak dan terbang di atas ketinggian wahana di dufan ini. Hysteria emang bikin semua orang histeris untuk mencoba. Meskipun terbilang ekstrem, rasanya antrean wahana ini nggak pernah sepi pengunjung deh, makanya kita sangat penasaran untuk mencobanya.
Sampai kering kerongkongan berteriak dihystetria, kami membeli minuman dulu dan mengisi amunisi, makan siang dulu. Selanjutnya wahana Halilintar, laju kecepatan wahana di Dufan satu ini memang bikin deg-degan.
__ADS_1
Halilintar adalah wahana di Dufan yang bisa bikin jantung berdebar kencang. Permainan ini berbentuk roller coaster dengan jalur yang berkelok-kelok dan naik-turun, cocok banget buat yang suka tantangan, termasuk si bunfa, kanaya tidak mau ikut naik, dia asyik menelpon seseorang.
Aku dan bunga hanifah terlalu heboh diatas wahana halilintar, sampai suara kita serak dan seperti suara robot sekarang, kita ngirit bicara nya. Biar suara kita tidak habis. Tapi kita masih bisa tertawa terbahak, ketika ada hal yang lucu, ada ada saja yang kita tertawakan.
"eh bell, itu Poci-Poci, naik yuk".
"astaga bunfa, masih ada tenaga lu, gue udah lelah sangat ini, lu aja dah sendiri naik".
"okay, lu cemen dah bebel".
Wahana yang mengajak berputar di cangkir raksasa, wahana yang instagramable banget, Permainan dengan bentuk gelas besar ini bakal bikin bahagia. Rasanya, seperti berada di meja makan besar dengan teko dan juga cangkir-cangkir berputarnya.
Aku perhatikan kanaya sibuk main ponsel dan menelpon trus. Aku sih selfie aja tanpa kanaya, buat menuhin memori hape.
"telpon siapa sih kanput?". Tanya ku ketika kanaya sudah duduk dekat ku.
"itu teman dekat rumah, suruh beli jualan nya, cerewet banget".
"owh gitu, lu mau, tadi gue beli cilok ni buat lu".
"makasih bel, itu si bunfa gak ada capeknya ya, heran dah".
"gak tau tu anak, banyak kali bateray cadangannya, haha". Kita tertawa bersama, aku sih merasa ada yang aneh sama kanaya. Tapi aku juga gak tau apa nya yang aneh.
"uhh seru banget naik poci, trus gue kenalan ama cowok ganteng, uuuh seru, kalian rugi".
"dasar lu cewek gatel, haha". Kata kanaya.
"kan namanya usaha mencari kekasih hati yang sejati, lu berdua gak usah jadi besti gue lagi deh, pergi sana". Bunfa merajuk, kami malah tertawa terbahak.
Berjalan lagi dan tidak jauh nampaklah Kora-Kora, ayunan perahunya bikin happy sekaligus histeris, bunfa menarik tangan kita berdua dan memaksa untuk naik.
Kora-kora adalah wahana permainan dengan bentuk seperti kapal yang bergerak mengayun. Kapal tersebut akan berayun maju dan mundur secara perlahan-lahan terlebih dahulu, kemudian kecepatan dan ketinggiannya akan meningkat secara berkala. Boleh banget dicoba kata ku.
Awal naik kora - kora aku biasa aja, lama kelamaan kok tambah kencang ayunan nya dan makin tinggi, aaaa aku berteriak. Berbagai ekspresi wajah sudah aku perlihatkan, masa bodoh, aku sungguh tidak suka naik kora - kora, ingin segera mengakhiri permainan ini.
"geng, udah sih capek, kita balek yuk". Kata kanaya.
"iya udah hampir malam juga, yuk ah pulang". Seru ku.
__ADS_1
Bersambung.