Cintaku Kembali KepadaNya

Cintaku Kembali KepadaNya
Bab 13


__ADS_3

Begitu Bagus sudah menghilang dari pandangan, Talita segera masuk kembali ke dalam rumah. Belum ada beberapa langkah dia sudah dihadang sang mertua didepannya dengan menaruh tangan didada.


"Enak ya, dengan alasan hamil kamu bisa dengan leluasa menyuruh suamimu mengerjakan semua pekerjaan yang seharusnya kamu kerjakan! Apa kamu gak mikir, dia juga capek harus kerja diluar sana!" kesal sang mertua.


"Tapi Talita gak nyuruh Mas Bagus nglakuin itu semua Bu." jawab Talita masih dengan nada rendah.


"Kamu memang gak menyuruh secara langsung, tapi kamu pakai alasan kehamilan kamu biar suami kamu kasihan dan mengerjakan semua pekerjaan rumah!" ucap sang mertua yang masih tidak mau mengalah.


"Talita gak kayak gitu Bu!" jawab Talita yang sudah mulai kehilangan kesabaran.


"Halah mana ada maling yang mau ngaku! Gak usah banyak omong, sekarang selesaikan cucian yang masih ada itu, Ibu gak mau tahu!" ucap sang mertua sambil pergi keluar rumah menuju rumah tetangganya yang biasa menjadi tempat bergosip beberapa ibu-ibu.


Talita hanya menghela nafas panjang. Kemudian dia segera melakukan pekerjaan yang diperintahkan oleh mertuanya. Meskipun dengan seringkali menjeda pekerjaannya karena capek efek dari kehamilannya, tetapi Talita tetap mengerjakannya karena dia tidak mau dikatakan yang tidak-tidak oleh mertuanya.

__ADS_1


...****************...


Beberapa waktu berlalu, akhirnya Talita pun melahirkan. Bagus sengaja membawa Talita ke Rumah Sakit dimana Kakaknya bekerja disana sebagai dokter kandungan. Dan tentu saja Rumah sakit tersebut berada di luar kota sehingga Ibunya Talita pun tidak ikut menunggui Talita melahirkan. Entah Bagus sengaja atau tidak hanya dia yang tahu.


Dan Talita melahirkan secara normal, sang Ibu pun seakan tidak diijinkan untuk menemaninya melahirkan. Talita hanya ditemani oleh keluarga besar Bagus saja.


Dan melihat cucunya lahir, sang mertua begitu bahagia karena beliau memang menginginkan cucu dari Bagus terlepas bagaimana sikapnya terhadap Talita selama ini.


Talita melahirkan seorang bayi laki-laki yang diberi nama Kelvano. Dia sangat tampan sehingga sang mertua pun begitu menyayanginya.


Baru begitu sampai dirumah Ibunya Talita pun datang untuk melihat cucu pertamanya. Karena Talita anak pertama dan dia menikah lebih dulu maka anak Talita pun menjadi cucu pertama bagi Ibunya.


Ibunya pun merasa sangat bahagia karena memang sangat menantikan kehadiran seorang cucu. Dan Ibunya pun menggendong Kelvano terus menerus. Tetapi sang mertua pun sebenarnya ingin juga mengambil alih Kelvano tetapi tidak tahu harus bagaimana memintanya. Akhirnya sang mertua pun mencari alasan untuk bisa gantian menggendong Kelvano.

__ADS_1


"Maaf Jeng, Kelvan biar ***** dulu ya? Kasihan dari tadi belum *****." ucap sang mertua sambil berusaha meraih Kelvano dari gendongan sang besan.


Talita dan Ibunya pun saling pandang. Padahal baru saja Kelvano selesai ***** kenapa sang mertua bilang bahwa Kelvano harus *****.


"Ahh.. Iya Jeng." jawab Ibunya Talita sambil menyerahkan Kelvano. Meskipun sebenarnya beliau masih ingin menggendongnya.


Kemudian sang mertua pun menggendong Kelvano tetapi tidak diserahkan kepada Talita yang katanya akan *****, tetapi justru tetap digendongnya.


"Talita kamu makan dulu aja. Biar susunya keluar banyak, kan kasihan Kelvan kalau ***** nya gak kenyang." ucap sang mertua yang malah menyuruh Talita untuk makan agar dia bisa lebih lama menggendong cucunya.


Akhirnya tanpa banyak kata Talita pun menurutinya karena dia tidak ingin masalah sepele menjadi dibesar-besarkan. Dan Ibunya Talita pun berpamitan untuk pulang kerumah dengan alasan masih ada pekerjaan yang harus dikerjakan.


...****************...

__ADS_1


Tetap semangat kak 💪


Tinggalkan jejak dengan cara like, komen dan hadiah jangan lupa 🙏


__ADS_2