Cintaku Kembali KepadaNya

Cintaku Kembali KepadaNya
Bab 34


__ADS_3

Waktu terus berlalu dan saat ini adalah hari pernikahan Talita dengan Dedy. Seluruh keluarga besar dari Talita sudah berkumpul dirumahnya untuk dirias dan juga keluarga Dedy berada dirumah mereka sendiri.


Pemberkatan nikah dan resepsi diselenggarakan pada sore hari di gereja dimana Talita beribadah sejak kecil. Dan kebetulan jarak rumah dengan gereja tidak jauh sehingga banyak tetangga yang akan datang.


Sore ini dua jam sebelum acara, hujan turun sangat deras entah menandakan apa yang jelas cuaca hari itu sedang tidak bersahabat.


"Haduh kog hujan sih?" gumam Linda.


Meskipun berkata seperti itu tetapi didalam hati Linda dia berdoa bahwa nanti waktu acara sudah reda.


Dan benar saja dengan keyakinan dan Iman mereka, pada saat acara akan berlangsung tiba-tiba saja hujan reda meskipun masih ada gerimis yang membasahi bumi tetapi tidak pernah menyurutkan niat mereka semua.


Acara pernikahan pun berjalan dengan lancar tidak ada halangan pada acara tersebut. Waktu terus berjalan dan sebagian tamu undangan sudah berpamitan untuk pulang setelah mereka memberikan selamat dan foto bersama. Hanya tinggal keluarga inti saja yang masih ada disana.


Acara pernikahan Dedy dan Talita memang terbilang tidak begitu meriah, berbeda ketika pernikahan Talita dengan Bagus dulu. Karena memang status Talita yang sudah pernah menikah sehingga membuatnya tidak ingin merayakan pernikahan keduanya ini dengan meriah juga.

__ADS_1


Jadi setelah acara ditempat Talita maka sudah tidak ada acara ditempat Dedy, hanya syukuran keluarga saja nantinya.


Acara pun sudah selesai semua, sehingga membuat kedua belah pihak keluarga ini kembali pulang kerumah masing-masing. Kecuali Dedy yang sekarang sudah sah menjadi suami Talita, dia pulang kerumah Talita dan keesokan harinya barulah Dedy membawa Talita pulang kerumahnya sebagai istrinya.


...----------------...


Saat acara pernikahan Talita, tentu saja Bagus tidak menghadirinya. Dia sengaja mengajak pergi Bambang ke suatu tempat yang bisa menenangkan hatinya. Sebagai laki-laki normal ketika dia merasa putus cinta, maka dia memilih untuk minum minuman yang terlarang.


Bagus minum dengan tidak terkontrol, karena dia merasa tenang dan melupakan masalahnya ketika sudah menenggak minuman jahanam tersebut.


Dan benar saja Bagus yang sudah mabuk berat tidak mau meninggalkan tempat itu. Terpaksa Bambang pun menemani Bagus lebih lama lagi.


Sedangkan dirumah, Ibunya Bagus pun merasa khawatir. Meskipun tadi Bagus sudah berpamitan akan pergi tetapi tidak bilang akan pergi kemana. Tetapi ini sudah lewat tengah malam dan tidak biasanya Bagus seperti ini. Ketika Ibunya Bagus menghubungi ponselnya pun tidak diangkat sama sekali.


Dan bersamaan dengan itu, Kelvano pun terbangun dari tidurnya dan mencari keberadaan Papanya.

__ADS_1


"Uti, Papa mana?" tanya Kelvano yang berjalan menghampiri neneknya yang saat itu terlihat khawatir diruang tamu sambil memegang ponselnya.


Karena ketika membuka mata, Kelvano tidak mendapati keberadaan Papanya disampingnya dan dia merasa takut jika sudah seperti itu. Karena Kelvano merasa trauma dengan kejadian ditinggal oleh Talita.


"Papa, sedang ada urusan dengan Om Bambang, Kelvano tidur lagi sama Uti yuk." ajak Ibunya Bagus dan menggendong Kelvano untuk diajak kembali ke kamar.


Kelvano pun menganggukkan kepalanya, karena dia masih merasa sangat mengantuk.


Dan setelah membujuk Kelvano seperti itu, tiba-tiba saja Ibunya Bagus ingat dengan Bambang. Ibunya Bagus akan mencari Bagus dengan menghubungi Bambang. Tetapi beliau terlebih dahulu akan menidurkan Kelvano lagi.


...****************...


Tetap semangat 💪


Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏

__ADS_1


__ADS_2