Cintaku Kembali KepadaNya

Cintaku Kembali KepadaNya
Bab 19


__ADS_3

Selesai makan malam, Bagus bersiap untuk datang ke rumah orang tua Talita. Bagus hanya datang sendirian karena Kelvano sudah tidur setelah seharian bermain. Dan Bagus sengaja datang menggunakan sepeda motor, meskipun rumah mereka dekat tetapi Bagus tidak mau jika tetangganya akan banyak bertanya.


Sesampainya di rumah orang tua Talita, ternyata kedua orang tuanya sedang menonton televisi diruang keluarga sedangkan Talita berada dikamar setelah selesai makan malam.


"Permisi Ibu, Bapak." ucap Bagus sopan sambil menyalami tangan kedua orang tua Talita.


Kedua orang tua Talita tahu jika Bagus datang, karena mereka bisa mendengar dari suara sepeda motor Bagus ketika sampai di teras rumah.


"Mari silahkan duduk." ucap Ibunya Talita mempersilahkan Bagus untuk duduk diruang keluarga bersama mereka.


Bagus tidak duduk diruang tamu karena dia memang bukan seorang tamu, tetapi sudah dianggap sebagai anak sehingga lebih intens.


Bagus pun menuruti perkataan dari Ibu mertuanya. Bagus tidak berbasa basi bertanya tentang Talita, karena Bagus yakin pasti Talita sudah banyak cerita kepada kedua orang tuanya menurut versi dia.


"Sebentar Ibu buatkan minum dulu ya." ucap Ibunya Talita sambil bangkit berdiri dan hendak berjalan menuju dapur.


"Kamu sudah makan?" tanya Ibunya Talita sebelum benar-benar beranjak pergi.

__ADS_1


"Sudah Bu, barusan makan." jawab Bagus.


Ibunya Talita pun menganggukkan kepala dan segera pergi menuju dapur untuk membuatkan minuman untuk menantunya.


"Gimana kerjaan kamu?" tanya Ayahnya Talita ketika hanya ada mereka berdua diruang keluarga tersebut.


"Alhamdullillah lancar Pak." jawab Bagus.


"Syukurlah. Kelvano gak diajak kesini?" tanya Ayahnya Talita lagi.


"Sudah tidur Pak, mungkin kecapekan seharian main sama Ibu." jawab Bagus apa adanya.


Hingga Ibunya Talita datang dan menaruh teh hangat di depan Bagus di atas meja.


"Diminum dulu." ucap Ibunya Talita mempersilahkan Bagus untuk minum.


Meskipun rumah Bagus cukup dekat, tetapi etika tuan rumah ketika kedatangan tamu salah satunya adalah memberi suguhan meskipun hanya berupa minuman.

__ADS_1


"Iya Bu. Terima kasih." jawab Bagus sambil mengambil gelas dan meminumnya hampir setengah sebagai tanda menghargai tuan rumah yang sudah memberinya suguhan.


Selesai Bagus meletakkan gelasnya, Ayah Talita tiba-tiba saja mematikan televisi. Karena merasa akan ada hal yang dibicarakan dengan serius. Dan memang Ayah Talita sengaja menunggu istrinya kembali dari dapur karena ingin membahasnya bersama.


"Sebenarnya ada apa?" tanya Ayahnya Talita dengan langsung.


Bagus pun menghela nafas pelan. Kemudian dia menceritakan apa yang terjadi. Dari mulai Talita mengajaknya untuk mengontrak rumah hingga sampai kejadian pagi tadi yang membuat Talita kesal dan pulang kembali ke rumah kedua orang tuanya. Bahkan tanpa membawa anaknya.


Dan sebenarnya kedua orang tua Talita pun mengerti bahwa itu semua hanya salah paham. Mungkin Talita juga yang keras kepala dan susah diatur masih suka semaunya sendiri tanpa menyadari bahwa dia sudah berkeluarga bahkan sudah memiliki anak.


Dan tanpa ketiga orang tersebut sadari, bahwa sebenarnya Talita didalam kamar sudah tertidur dengan nyenyak. Jadi Talita tidak tahu bahwa Bagus datang ke rumah kedua orang tuanya dan berniat akan menjemputnya untuk pulang kembali ke kontrakannya yang sudah mereka sewa.


...****************...


Maaf ya kak jarang up karena jujur saja sebenarnya sudah mampet dan malas mau meneruskan cerita ini 😔


Tolong kasih semangat donk 🥰

__ADS_1


Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 😍


__ADS_2