Cintaku Kembali KepadaNya

Cintaku Kembali KepadaNya
Bab 6


__ADS_3

Ketiga pria dewasa tersebut tiba juga di kantor polisi. Mereka segera bertemu dengan polisi yang menangani kasus kecelakaan Talita. Dan pelaku itu pun bertemu dengan Bapaknya Talita.


Begitu Bapaknya Talita melihat orang tersebut, Pak Parman merasa sangat kasihan. Ternyata dia masih sangat muda bisa dibilang anak-anak. Dan ketika bertemu disana sudah bersama Ibunya yang terlihat sudah tua. Ya, hanya bersama Ibunya karena Ayahnya sudah meninggal dan mereka terlihat seperti orang tidak punya. Dan singkat cerita ternyata motor yang dipakai kecelakaan adalah motor milik temannya yang saat itu ternyata minta tolong dibelikan minuman. Tetapi nasib naas diterima oleh nya karena keadaan yang cukup sepi dia melajukan dengan cepat malah terpeleset dan kehilangan fokus akhirnya menabrak Talita yang saat itu melaju didepannya.


Pak Parman pun menghela nafas pelan, sebagai sesama manusia dia masih merasa beruntung karena kehidupannya bersama dengan keluarganya masih beruntung dari pada orang tersebut. Akhirnya Pak Parman memutuskan untuk menyelesaikan secara kekeluargaan saja asalkan Keluarga si pelaku mau bertemu dan meminta maaf kepada istrinya dan juga Talita di rumah sakit yang saat ini sedang dioperasi. Dan mereka pun menyetujuinya dan berjanji besok akan menjenguk di rumah sakit. Bagus dan Bambang hanya diam saja menerima apapun keputusan Pak Parman. Karena bagaimanapun beliau lah yang berhak memutuskan.


Setelah dirasa cukup akhirnya mereka bertiga pun berpamitan.


"Bagus, Bambang terima kasih banyak ya kalian sudah mau menolong kami." ucap Pak Parman ketika mereka sedang berjalan menuju parkiran tempat mobil Bagus berada.


"Iya sama-sama Pak." ucap Bagus dan Bambang bersamaan.

__ADS_1


"Sekarang Bapak mau kemana? Kalau saran saya lebih baik Bapak pulang dulu saja besok pagi baru ke rumah sakit gantian jaga sama Ibu sekalian dibawakan keperluan apa yang kira-kira dibutuhkan Ibu nanti disana besok pagi saya antarkan." ucap Bagus.


Pak Parman terdiam sebentar memikirkan perkataan Bagus. Dan setelah berpikir ternyata benar juga apa yang dikatakannya. Akhirnya Bagus dan Bambang mengantar Pak Parman pulang ke rumah begitu juga Bagus dan Bambang mereka juga pulang ke rumah masing-masing. Tetapi besok pagi Bagus bersiap untuk kembali mengantar Pak Parman ke rumah sakit sedangkan Bambang tidak bisa ikut karena harus bekerja.


Akhirnya operasi Talita pun berjalan dengan lancar. Selama di rumah sakit Ibu dan Adik kedua Talita bergantian berjaga. Dan tidak lupa hampir setiap hari Bagus menjenguk Talita. Dan dari situ keluarga Talita pun tahu ternyata Talita dan Bagus menjalin hubungan spesial.


Sore ini Ibu-ibu PKK di kampung Ibunya Talita pun menjenguk dengan menyewa mobil elf. Karena memang salah satu keuntungan tinggal dikampung adalah mereka saling hidup rukun ketika ada tetangga mereka yang kesusahan.


Karena Bagus dan Talita tetanggaan tentu saja orang tua mereka pun saling mengenal dan bertetangga. Ibunya Bagus saat itu juga ikut menjenguk Talita. Ibunya Bagus tidak menentang anaknya berhubungan dengan siapa dan Ibunya Bagus pun sudah tahu ketika Bagus dan Talita menjalin hubungan, beliau pun setuju-setuju saja.


"Kog bisa sampai seperti ini sih Nduk?" tanya Ibunya Bagus.

__ADS_1


"Iya Bu, saya ditabrak." jawab Talita.


"Ya sudah yang sabar ya, cepat sembuh. Kalau ada apa-apa jangan sungkan minta sama Mas Bagus ya?" ucap Ibunya Bagus.


"Iya Bu, terima kasih." jawab Talita.


Ibunya Talita yang melihat interaksi itu sebenarnya merasa keberatan, tapi mau bagaimana lagi kalau memang anak-anak mereka saling mencintai.


Akhirnya Ibu-ibu PKK pun berpamitan pulang karena kebetulan waktu berkunjung sudah habis. Tidak lupa Ibunya Talita mengucapkan terima kasih karena sudah menjenguk anaknya.


...****************...

__ADS_1


Tetap semangat 💪


Tinggalkan jejak dengan cara like, komen dan hadiah jangan lupa 🙏


__ADS_2