
Setelah Kelvano tidur lagi dan sudah nyenyak, Ibunya Bagus kembali ke ruang tamu karena beliau berniat akan menghubungi Bambang untuk bertanya apakah Bagus bersamanya. Tentu saja Ibunya Bagus tahu semua teman-teman Bagus bahkan nomor ponselnya juga.
Sudah beberapa kali dihubungi tetapi tidak juga diangkat oleh Bambang. Tetapi Ibunya Bagus tidak menyerah, beliau terus menghubungi Bambang hingga Bambang mengangkatnya.
Dan benar saja dengan kegigihan hati orang tua yang khawatir dengan anaknya, akhirnya Bambang pun menerima panggilan dari Ibunya Bagus.
Bambang yang saat itu tidak fokus dengan ponselnya tidak mendengar bahwa ada panggilan masuk. Karena suasana ditempat tersebut cukup rame sehingga Bambang tidak mendengarnya. Tetapi ketika dia pamit untuk pergi ke toilet dia baru sadar bahwa ponselnya berdering.
Begitu mengambil ponsel di saku celananya, Bambang terkejut karena ternyata Ibunya Bagus lah yang menghubunginya. Dan ternyata sudah ada banyak sekali panggilan tidak terjawab dari beliau.
"Mati aku, harus jawab apa ni?" gumam Bambang.
Karena Bambang sangat mengenal keluarga Bagus, Ibunya tidak akan membiarkan Bagus minum alkohol bahkan sampai mabuk berat seperti ini.
__ADS_1
Apalagi keadaannya saat ini Bagus pergi bersama Bambang pasti Bambang lah yang akan dituduh pertama kali membawa pengaruh buruk untuk Bagus padahal jelas-jelas Bagus lah mengajak Bambang.
58
Tetapi karena tidak ingin membuat orang tua khawatir, Bambang pun menerima panggilan dari Ibunya Bagus tersebut. Dan berdehem terlebih dahulu sebelum bersuara untuk menetralkan suaranya, karena tentu saja Bambang akan membohongi Ibunya Bagus tidak mungkin dia akan jujur memberi tahu keberadaan Bagus.
"Ha-halo.." ucap Bambang begitu tersambung.
"Ow iya Bu, mau tanya apa-apa?" tanya Bambang berpura-pura.
"Apa Bagus sama kamu Nak Bambang? Soalnya tadi cuma bilang mau pergi saja tapi tidak bilang pergi kemana dan sama siapa. Apalagi ini sudah malam tapi Bagus belum pulang, Kelvano baru saja mencarinya tetapi untuk Ibu bisa menanganinya." jawab Ibunya Bagus panjang lebar menceritakan keadaan yang membuatnya khawatir.
Sebelum menjawabnya Bambang memejamkan mata sejenak, merasakan hatinya yang juga ikut ngilu karena melihat sendiri seorang Ibu yang begitu sayang kepada anaknya. Apalagi sebentar lagi dia akan membohongi Ibunya Bagus tentu saja dengan jawaban yang tidak sesuai.
__ADS_1
"Ehmm.. Iya Bu, Bagus sama saya dan sekarang sudah tidur karena tadi saya minta tolong kepadanya untuk membantu saya. Saya minta maaf Bu kalau belum sempat memghubungi Ibu karena tadi masih repot. Dan sekarang Bagus nya sudah tidur kasihan kalau dibangunkan. Biar saja tidur dirumah saya Bu, besok kalau dia bangun akan saya sampaikan bahwa Ibu dan Kelvano mencarinya biar dia cepat pulang." jawab Bambang panjang lebar, tentu saja dengan akting agar lebih meyakinkan dengan kebohongannya tersebut.
"Ow begitu, ya sudah kalau begitu Nak Bambang Ibu titip Bagus ya. Maaf kalau dia merepotkan." ucap Ibunya Bagus.
Kemudian panggilan mereka pun berakhir setelah keduanya berpamitan satu sama lain.
"Memang sungguh merepotkan Bu." gumam Bambang yang saat itu melihat Bagus sudah benar-benar mabuk dan terlihat tidak sanggup berdiri lagi.
...****************...
Tetap semangat 💪
Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏
__ADS_1