Cintaku Kembali KepadaNya

Cintaku Kembali KepadaNya
Bab 42


__ADS_3

Setelah kepergian Susi, Bagus kembali bertanya-tanya tentang Susi kepada Bambang. Banyak hal yang ditanyakan Bagus kepada Bambang. Dan karena Bambang memang sudah tidak tertarik lagi dengan Susi maka Bambang pun memberikan informasi yang dia miliki kepada Bagus.


Bambang menceritakan semua apa yang dia ketahui tentang Susi. Tetapi Bambang tidak menceritakan bahwa dia pernah menyukai Susi. Bambang hanya berkata bahwa dia tahu itu semua lewat teman Bambang yang juga mengenal Susi.


Bagus yang sudah move on pun akhirnya berniat untuk mendekati Susi. Dia ingin mencarikan sosok Ibu yang perhatian untuk Kelvano. Bagus tidak egois, dia tidak ingin mencari untuk kesenangannya sendiri tetapi dia juga memikirkan kebahagiaan untuk anaknya.


"Kalau menurut kamu aku cocok gak kalau sama Susi?" tanya Bagus.


"Bukan masalah cocok gak cocok, tapi kamu juga harus memikirkan Kelvano." jawab Bambang memberi saran.


"Iya maksud ku juga gitu. Kan kamu bilang Susi itu keibuan jadi pasti bisa menganggap Kelvano sebagai anaknya juga." ucap Bagus.


"Ya coba aja lah." jawab Bambang akhirnya.


Dengan penuh keyakinan Bagus berniat ingin mendekati Susi dan dia berharap jika Susi memang mau menerimanya dan juga Kelvano.


...----------------...


Usaha memang tidak pernah mengkhianati hasil. Dedy dan Talita memang terus berdoa dan berusaha agar memiliki anak, sehingga Tuhan mendengar apa yang mereka doakan dengan sungguh-sungguh.


Pagi ini setelah pergulatan panas beberapa kali selama semalaman, membuat Talita tiba-tiba saja terbangun dan merasakan perutnya yang sangat mual. Sehingga dia segera bangun dan berlari ke kamar mandi. Talita saat itu hanya menggunakan kaos milik Dedy yang kebesaran tanpa memakai dalaman apapun.

__ADS_1


Sesampainya dikamar mandi Talita segera memuntahkan isi perutnya. Mendengar itu Dedy pun terbangun dan dia merasa khawatir dengan Talita sehingga Dedy pun ikut menyusul Talita ke kamar mandi dan membantu Talita yang saat itu sudah terasa lemas.


"Kamu gak apa-apa Ma?" tanya Dedy.


"Perutku rasanya mual Pa." rengek Talita sambil menutup mulutnya yang terus terasa ingin muntah.


"Sebentar ya." ucap Dedy sambil memapah Talita untuk duduk di kloset yang ditutup kemudian berlalu untuk mengambilkan air putih hangat dari dispenser di kamar mereka.


Dedy segera menyerahkan kepada Talita dan diminum hingga setengahnya dan merasa sudah lumayan membaik.


"Kamu kenapa Ma?" tanya Dedy yang masih khawatir dengan keadaan istrinya.


Karena memang Dedy yang belum berpengalaman dengan istri yang hamil, sehingga membuat Dedy tidak tahu menahu tentang hal seperti itu.


"Kog malah senyum Ma?" tanya Dedy dengan mengerutkan keningnya.


"Mungkin sudah ada baby disini Pa." bisik Talita sambil mengelus perutnya dan sengaja ingin menggoda Dedy.


"Maksudnya?" tanya Dedy yang menjadi semakin bingung.


Talita hanya menjawabnya dengan menganggukkan kepala sambil tersenyum.

__ADS_1


Dan Dedy yang sudah paham maksud Talita pun bersorak senang. Kemudian segera berjongkok didepan Talita dan mengelus perut Talita.


"Sudah ada baby disini?" tanya Dedy memastikan.


"Kita lihat besok Pa, kita cek dulu ya." jawab Talita yang juga berharap ada janin didalam perutnya.


"Ya sudah kalau gitu mulai sekarang Mama gak boleh capek-capek." ucap Dedy yang segera menggendong Talita ala bridal style menuju ke ranjang mereka.


Talita yang kaget pun segera menjerit karena Dedy yang menggendongnya dengan tiba-tiba. Kemudian Dedy meletakkan Talita dengan perlahan diatas ranjang mereka.


"Kalau Mama gak boleh capek-capek brarti mulai hari ini sampai baby nya lahir gak ada main-main donk Pa." goda Talita.


Dedy yang paham maksud Talita pun segera menjawabnya.


"Ow kalau itu beda Ma. Tapi Papa janji akan melakukannya dengan perlahan." bisik Dedy.


Kemudian dengan segera dia melancarkan aksinya dan penyatuan pagi itu kembali terjadi. Tetapi bedanya kali ini Dedy melakukannya dengan sangat lembut tidak seperti biasanya. Karena dia mengingat mungkin saja sudah ada kehidupan di perut istrinya.


...****************...


Tetap semangat 💪

__ADS_1


Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏


__ADS_2