Cintaku Kembali KepadaNya

Cintaku Kembali KepadaNya
Bab 31


__ADS_3

Beberapa hari berlalu..


Hubungan antara Dedy dan Talita semakin mengalami kemajuan. Mereka bisa saling mengerti satu sama lain. Bahkan Dedy yang lebih muda dari Talita bisa lebih dewasa dibandingkan Talita yang seharusnya menjadi dewasa. Tetapi hubungan keduanya ini belum sama-sama diketahui oleh keluarga masing-masing. Karena mereka tidak ingin jika suatu saat mereka tidak berjodoh maka keluarga belum saling tahu dan tidak akan banyak pertanyaan.


Saat ini keduanya sedang makan di angkringan, tempat dimana Dedy, Vita dan Talita pernah bertemu. Tetapi kali ini Vita tidak ikut karena dia harus lembur bekerja sehingga hanya Dedy dan Talita saja yang disana.


"Yank, aku mau serius sama kamu. Kita uda sama-sama dewasa aku gak mau kalau hanya pacaran-pacaran seperti ini terus. Aku ingin kita ke jenjang yang lebih serius lagi." ucap Dedy dengan yakin.


Menurut Talita memang setiap Dedy mengatakan sesuatu itu pasti tidak main-main. Dia tidak suka seperti kebanyakan laki-laki yang hanya memberi harapan palsu saja. Dan selalu akan Dedy buktikan jika dia mengatakan sesuatu.


"Kamu uda beneran yakin?" tanya Talita untuk kesekiankalinya.


Karena bagaimanapun Talita masih memberi kesempatan kepada Dedy untuk mencari yang masih single, bukan seperti dirinya yang sudah pernah mengalami kegagalan berumah tangga. Apalagi dengan umur Dedy yang masih terbilang cukup muda dengan masa depan yang masih panjang.


"Kayaknya kamu malah yang gak yakin sama aku." tebak Dedy dengan nada yang terdengar tidak suka.


Karena jika Talita benar tidak yakin dengannya dan seakan selalu meragukannya hal itu terlihat bahwa Dedy yang berjuang sendiri.


"Bukan begitu..." jawab Talita, dia tidak ingin membuat Dedy tersinggung dengan jawaban dan pertanyaannya.


"Ya uda kalau gitu besok sore aku jemput kita temui keluarga ku." ucap Dedy pada akhirnya.


Dan kali ini Dedy tidak akan bermain-main dia benar-benar akan mengenalkan Talita kepada keluarganya. Entah nanti apa yang akan keluarganya katakan tentang Talita dia yang akan menerima dan menanggungnya. Karena prinsip dia adalah yang menikah dirinya bukan keluarganya. Meskipun ada istilah menikah itu menyatukan dua keluarga tetapi yang menjalani rumah tangga adalah yang menikah.


Akhirnya Talita pun hanya bisa pasrah menerima keputusan dari Dedy yang akan mengenalkannya kepada keluarga Dedy. Karena Talita juga bisa melihat bahwa Dedy benar-benar tulus kepadanya.


Malam pun semakin larut, Dedy pun mengantarkan Talita didepan gerbang kost nya kemudian segera pamit untuk pulang.


...----------------...


Keesokan harinya..


Sore ini Talita baru saja pulang bekerja, dia pun beristirahat sebentar untuk melepas lelah setelah seharian bekerja. Setelah dirasa cukup enakan, Talita segera bersiap-siap karena sebentar lagi Dedy akan datang menjemputnya untuk bertemu dengan keluarga Dedy.


Talita memakai pakaian yang cukup sopan, karena bagaimanapun penilaian pertama orang yang baru saja bertemu adalah dari penampilannya. Dan Talita adalah termasuk orang yang bisa menempatkan diri.


Tepat saat Talita selesai bersiap-siap Dedy pun mengirimnya pesan bahwa dia sudah berada digerbang kost nya. Talita pun segera keluar setelah memastikan bahwa tidak ada yang tertinggal.


Selama seharian bekerja tadi, Talita sharring dengan beberapa teman apa yang harus dilakukan ketika pertama kali datang ke rumah calon mertua. Dan banyak teman Talita yang menyarankan bahwa dia harus membawa buah tangan. Entah itu buah, kue atau sebagainya. Dan Talita pun setuju dengan saran dari teman-temannya sehingga sebelum pulang bekerja tadi dia sempat membeli beberapa kue untuk dia bawa ke rumah Dedy.


"Bawa apa itu?" tanya Dedy ketika melihat Talita yang membawa paper bag.


"Gak apa-apa. Uda ayo!" jawab Talita bohong.


Karena jika nanti Talita jujur pasti Dedy sudah menolaknya dengan alasan tidak perlu repot-repot.


Akhirnya Dedy pun segera melajukan motornya ketika Talita sudah naik dan mereka segera pergi ke rumah Dedy.

__ADS_1


...----------------...


Perjalanan yang cukup macet, karena saat itu sore hari waktu dimana hampir semua rakyat Indonesia yang bekerja pulang ke rumah mereka. Sehingga membuat perjalanan Dedy dan Talita sedikit terlambat.


Begitu mereka sampai dirumah Dedy, Talita segera turun dan dia disambut pertama kali oleh adiknya Dedy yang kebetulan ada disitu.


"Ayo masuk." ajak Dedy sambil masuk ke dalam rumah dan kebetulan disana sudah ada keluarga Dedy yang memang sengaja menunggu kedatangan Talita.


Talita dikenalkan kepada Mama dan Papanya Dedy serta kakak-kakak Dedy. Talita pun menyalami dengan sopan kepada semuanya dan memberikan paper bag tersebut kepada Mamanya Dedy.


"Apa ini? Tidak perlu repot-repot begini, kamu datang aja kami sudah senang." ucap Mamanya Dedy.


Akhirnya mereka pun mengobrol bersama dan Talita merasa bahwa keluarga Dedy sangat menerimanya. Apalagi dengan status Talita saat ini ternyata mereka semua tidak mempermasalahkannya.


...----------------...


Setelah pertemuan tersebut, Dedy pun kembali mengantar pulang Talita ke kost. Dan mereka tidak mampir terlebih dahulu ke suatu tempat karena waktu memang sudah malam.


"Trima kasih ya kamu dan keluarga kamu uda mau menerima aku apa adanya." ucap Talita begitu dia turun dari motor dan akan masuk ke kost nya.


"Aku kan uda bilang, kamu aja yang terlalu overthingking." jawab Dedy.


"Iya deh iya." ucap Talita dengan tersenyum.


"Ya uda aku masuk dulu ya, kamu hati-hati dijalan." lanjut Talita untuk berpamitan.


Kemudian dia segera berpamitan kepada Talita dan melajukan motornya menuju rumah dengan membelah jalanan yang cukup sepi karena memang sudah malam.


...----------------...


Semakin hari hubungan Dedy dan Talita pun semakin dekat bahkan Talita juga sudah semakin dekat dengan keluarga Dedy.


Dan saat ini hari libur Talita, dia sengaja main ke rumah Dedy. Seharian Talita berada dirumah Dedy, dia membantu Mamanya Dedy untuk memasak dan melakukan aktifitas apapun dirumah dan Talita merasa senang melakukannya bahkan dia mulai membandingkan dengan mantan mertuanya dahulu.


"Ow ya Talita, kamu sudah memberitahu Ibumu tentang hubunganmu dengan Dedy?" tanya Mamany Dedy.


"Hmm.. Belum Ma, tapi Ibu saya sudah tahu kalau saya dekat dengan Dedy." jawab Talita apa adanya, karena memang Talita jarang sekali bercerita apapun kepada kedua orang tuanya.


Talita sudah disuruh memanggil Mamanya Dedy dengan sebutan Mama meskipun mereka baru sekedar berpacaran tetapi memang keluarga Dedy sudah setuju dengan Talita.


"Ya sudah nanti habis dari sini kamu pulang dulu kerumah dan kasih tahu orang tua kamu. Nanti mereka siapnya kapan Mama dan keluarga akan datang untuk melamar kamu." ucap Mamanya Dedy dengan yakin.


"Ow iya Ma." jawab Talita singkat.


"Ya uda ayo kita makan dulu, nanti biar yang lain menyusul karena mereka masih repot semua." ajak Mamanya Dedy.


"Iya Ma." jawab Talita.

__ADS_1


Dan mereka pun menikmati makan siang mereka sambil mengobrol membahas beberapa hal.


...----------------...


Sore harinya sepulang Dedy bekerja, Talita bersiap akan pulang karena dia seharian sudah berada dirumah Dedy. Dan Talita ingin pulang kerumah terlebih dahulu sebelum kembali ke kost nya karena dia ingin menyampaikan pesan Mamanya Dedy kepada kedua orang tuanya.


Setelah Dedy beristirahat sejenak, dia mengantarkan Talita kerumahnya karena memang dia juga ingin berkenalan dengan orang tua Talita.


Saat Talita dan Dedy sampai dirumah Talita, kedua orang tua Talita sedang menonton televisi diruang tamu.


"Siapa itu Yah?" tanya Ibunya Talita.


"Gak tahu Bu, coba dilihat." jawab Ayah Talita.


Setelah berbicara seperti itu, Talita dan Dedy pun mengetuk pintu sebelum masuk.


Talita segera masuk dan menyalami kedua orang tuanya dengan diikuti oleh Dedy. Kemudian Talita dan Dedy pun duduk agak berjauhan.


"Kog tumben kamu pulang?" tanya Ibunya Talita kepada Talita.


"Iya Bu. Talita mau ngomong sesuatu." jawab Talita yang terlihat serius.


Ayah Talita pun segera mematikan televisi begitu mendengar perkataan Talita yang ingin ngomong sesuatu karena terdengar serius.


"Mau ngomong apa?" tanya Ayahnya Talita.


"Ini kenalin namanya Dedy, kami sudah menjalin hubungan yang serius dan keluarga Dedy berencana ingin melamar Talita." ucap Talita kepada Ayah dan Ibunya.


Tentu saja hal itu membuat kedua orang tuanya kaget, karena tiba-tiba saja Talita mengenalkan seseorang apalagi orang itu akan melamarnya. Padahal Talita sendiri harusnya tahu bagaimana pengalamannya gagal berumah tangga.


Ibunya Talita pun tidak menanggapi apapun, beliau justru beranjak dari duduknya dan berlalu ke belakang. Mungkin kalau dilihat seperti tidak sopan, tapi jujur saja sebenarnya Ibunya Talita pun merasa kecewa kepada Talita. Karena bisa-bisanya dia tiba-tiba pulang dan memberi kabar hal itu.


Tidak ingin menampakkan kekecewaannya, Ibunya Talita pun membuatkan minuman untuk Dedy. Karena bagaimanapun dia adalah tamu dirumahnya.


"Kamu sudah tahu siapa dan bagaimana Talita?" tanya Ayah Talita kepada Dedy.


"Saya sudah tahu Pak." jawab Dedy yakin.


Ayah Talita pun hanya bisa menganggukkan kepalanya. Jujur saja beliau masih takut jika harus kembali melepaskan Talita menikah lagi.


"Jangan sampai suatu saat kamu menyesalinya." ucap Ayah Talita.


"Saya datang cuma ingin meminta restu dari Bapak dan Ibu, dan kapan Bapak dan Ibu siap saya akan bawa keluarga saya untuk melamar Talita." jawab Dedy tegas.


...****************...


Tetap semangat 💪

__ADS_1


Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏


__ADS_2