CUPU!! Bodoamat

CUPU!! Bodoamat
BALAPAN


__ADS_3

"lawan gue balapan!!" sahut seseorang dari belakang Naya.


"Whatt!!" Naya terkejut bukan main. Wait wait wait dia yang termasuk kategori cewek mungil ini di ajak balapan pakai motor gede!! Yang benar saja.


Naya berbalik memastikan kalo itu apa benar suara Rayen dan ternyata,,, oghey itu benar-benar Rayen si Belaska!


"Lo nantangin gue balapan, ohh kok gue baru nyadar kalau lo itu juga ada di sini" kata Naya berkacak pinggang di depan Rayen, ugh... Berlagak sok berani sajalah, yang penting dia tidak mau di remehin begitu saja.


"Jadi lo berani, cih! Semua juga tau kalo lo itu gak bakal bisa!" Kata Rayen remeh.


"Lo gak percaya, jangan nebak gitu aja dong, huu sok tau lo" ketus Naya melihat sekelilingnya, orang-orang yang berada di situ nampak nya sedang menggosip dirinya.


"Percaya, percaya aja sih!!" Rayen mengangkat bahu nya acuh dan berbisik pada Kevin yang sudah beralih menjadi di sampingnya.


"Siap Ketua Ray!!" kata Kevin lalu berlalu, melaksanakan tugas yang telah di bisikan Rayen barusan.


"Apa!! Ketua Ray!!" untuk kedua kalinya Naya terkejut, karena Kevin memangil Rayen, Ketua!!


"Ohh jadi lo Ketua para anak-anak nakal disini! Apaan nama geng lo!" kata Naya dengan mengangguk-angguk.


"Gue bukan ketua, kita disini juga bukan main geng-gengan" jawab Rayen.


"Oh gue kira!"


"Ray motor nya sudah siap!" ujar Kevin dari jauh menunjuk arah belakangnya.


"Ok! Sini ikut gue lo Cupu!" Rayen menyeret Naya ke arena balapan, di situ sudah tersedia motor sport lengkap dengan helm yang menurut Naya jadi ngeri saat di pakai.


"Apa-apaan ini!! Masa gue naik motor segede itu!" Naya malah kesal dan menghempaskan tangannya dari cengkraman Rayen.


Naya berbalik dan bersiap ingin kabur, tapi keburu kepangannya di tarik Rayen.


"Cih tadi sok belagu berani, sekarang mau kabur rupanya!" decih Rayen dengan memberi Naya sebuah senyum smirk.


"Mana ada gue bilang berani!! Maksud gue gini..." Naya menjeda sejenak perkataannya.


"Lo nantangin gue balapan!! Mohon maaf gue gak berani! Gitu maksud gue" kilah Naya dengan gaya songongnya.


"Ngeles aja lo! Gini, yang pertama gue gak peduli, yang kedua berani gak berani lo tetap harus lawan gue!" ucap Rayen menudingkan cari telunjuknya kedepan muka Naya.


"Belaska! Lo buta yah, lo liat badan gue dong, cocoknya gue pake motor yang mana! Ya kali badan gue gini lo suruh naik motor segede gitu, yang ada kalo gue naik jari jempol gue doang yang nyentuh tanah!! Andai badan gue kayak jerapah, masuk akal kalo lo paksa" omel Naya menghentak-hentak kakinya. Ciri khas dari Kanaya, di saat mulutnya nyerempet ngomel kaki nya juga ikut beraksi.

__ADS_1


"Yaelah susah ngomong sama orang cupu!" bibirnya tersenyum mengejek menatap Naya.


"Gue yang bakal gantiin Naya!" sahut Ziro tiba-tiba berada di belakang Rayen.


"Lo ya! Hmm" Rayen berbalik dan nampak berpikir sejenak.


"Oke, tapi..." Rayen mendekati Ziro dan berbisik.


"Dill" ucap Ziro tersenyum licik.


"Heh" di balas Rayen dengan senyum miring.


"Lho tu Cupu kemana!" Rayen nampak mengedarkan pandangannya ke penjuru arah.


"Udah nyelonong kabur Ray!" sahut teman Rayen.


"Dasar si Cupu!" ketus Rayen, ternyata secepat dan semudah itu Naya pergi, padahal dia belum sempat mengerjai Naya! Gagal lagi kan.


"Udah bro biarin aja dulu! Yang penting kita balapan dan apa yang elo bisikin tadi tetap berjalan" tepuk Ziro di pundak Rayen.


"Hm iya lo tenang aja, kesepakatan ya kesepakatan, tetap harus berjalan" ujar Rayen dan menaiki motor sport andalanya.


Sebenarnya hati nya sedikit ragu untuk tetap melakukan ke sepakatan yang ia buat sendiri, namun di rasa-rasa keraguan itu tersimpan dalam oleh bilik-bilik ke kesalan.


• • •


"Hah, hah, hah!!" Naya mebungkuk dan mengatur nafasnya, ia menoleh kebelakang dan ternyata jaraknya sudah jauh dari tempat sialan itu.


"Huaaa gelap banget!" ringis Naya saat menatap lurus, wahhh gelap, gelap, gelap! Segelap hidupnya.


"Dih motor siapa tuh" terlihat dari jauh remang-remang seberkas lampu motor. Tidak tahu siapa, terpenting Naya tidak ingin tau! And yah... Mungkin itu para cowok yang ingin ke tempat tadi!


"Huh, tu lampu motor kenapa nyorot muka gue, terang bendarang gue jadinya" Naya menutup matanya dan tetap berdiam diri di tempat.


"ckitt" motor sang pemilik lampu yang menyorot muka Naya berhenti tiba-tiba.


"Naya!! Lo ngapain disini, disini bukan tempat lo!! Yaudah pulang, biar gue anter" kata cowok itu memegang erat kedua pundak Naya.


"Nathan! Ternyata elo gue kira siapa!" kata Naya setelah berhasil menyorot muka Nathan mengunakan senter hp nya, karena setelah motor Nathan berhenti, lampu motornya juga mati, jadilah benar-benar gelap.


"Iya ini gue! Yang jadi pertanyaan ngapain dulu di sini!"

__ADS_1


"Gabut" jawab Naya singkat.


"Gabut!" beo Nathan.


"Iya gabut di rumah, lebih tepatnya suntuk di rumah sendirian, yah terus gue jalan-jalan sesuka hati kaki gue melangkah, but... Tersesat kesini" jelas Naya.


"Lo tau tentang apaan di sana!" tunjuk Nathan pada arah tempat yang baru Naya jelajahi.


"Gue tau disitu tempat balap liar sama tempat kumpul anak-anak muda nakal" jawab Naya seandanya namun kenyataan.


"Terus lo ketemu siapa di sana?!" Nathan sepertinya sedang mengintrograsi Naya.


"Ketemu mahluk bernafas!" ketus Naya menatap jengah Nathan. Ih Bawel!!


"Naya gue serius!"


"Gue juga serius!"


"Naya" keluh Nathan dengan menatap Naya seakan ingin menangis.


"Apaan sih!" ternyata Naya masih mempermainkan Nathan, seru juga membuat Nathan kesal, karena kesalnya Nathan berbeda dari kesal orang-orang lain, menurut Naya.


"Hiks Naya, gue nangis ajalah" Nathan berjongkok seakan pasrah, sepasrah hati nya yang selalu memilih menjomblo.


"Rayen sama Ziro!"


"Gue cuma kenal Rayen sama Ziro selebihnya gue gak kenal!"


"hm, lo sempat ngobrol sama Ray?!" Nathan kembali berdiri dari jongkok ngambeknya.


"iya gue sempat di ajak ba..." belum sempat Naya menyelesaikan ucapannya tapi sudah terpotong oleh suara seseorang.


"hayo loooh, ngapain di sini gelap-gelapan!"


• • •


T B C


****Jangan Lupa L I K E, K O M E N, V O T E adN H A D I A H-Nya. sebagai bentuk dukungan😁 but,,, gak mau juga Gpp, otor ikhlas kok😇😄


yaudah so thanks for readrs, salam sweet...

__ADS_1


NeKt ON gusy....


MuaCh💋****


__ADS_2