DADDY, KAMI YANG MANA MOM ?

DADDY, KAMI YANG MANA MOM ?
BAB 23


__ADS_3

“Tarik nafassss...... hembuskan pelan “peraganya dan diikuti Nania.


“ugh huhu... Nia mau Kak Ayu...... ikut Nania di sini” ucapnya dengan nafas tersenggal.


“cepat panggilkan” perintah Suster Farah kepada suami Nania.


“Baiklah” ucapnya cepat dan pergi keluar dan tak lama datanglah ia bersama Ayu.


“Ayo dek, kamu harus bisa..” ucap Ayu


“Baik kak” jawab Nania tersenyum


“Kita mulai lagi ya... atur nafass, ,.... tarikkk.... dan dorongggg” perintah Suster Farah begitu seterusnya hingga Nania melahirkan bayi kembar dengan selamat.


Oek... oek... oek...


“Puji Tuhan....” ucap mereka semua.


“Adik ai lahillll hihi” ucap Ayumna girang entah adik siapa pikirnya tak penting yang penting bayi.


“eh, tapi suaranya kok seperti double?” tanya Mami Adinda bingung


“Iya ya, apa jangan-jangan cucuku kembar ?”tanya Bunda Rachel


“Aaapa iya kembar ?” tanya Mommy Roses.


“Besannn... sepertinya kembar” pekik Bunda Rachel kepada Mommy Roses yang baru beberapa menit sampai kemansion Daddy Gama bersama anak dan putri bungsunya.


*****************yuk gaes...*********************


“Selamat ya sayang.....” ucap Roy sembari mengecup pucuk kepala istrinya.


Nania hanya tersenyum membalas perkataan sayang dari suaminya, ia juga merasa lega akhirnya anak kembarnya lahir dengan sehat dan selamat. Dan tak lupa ia mengucap syukur, tapi tunggu.....


“Kak Ayu, mana ?” tanyanya pelan.


“Kak Ayu sedang istirahat, sayang” jawab Roy.


“Mau Kak Ayu...” pintanya.


“Sebentar aku panggilin ya” ucap sang suami lalu pergi keluar kamar.


Yup, saat ini Nania sudah dipindahkan keruang rawat inap. Tak lama selang suaminya keluar, muncullah dua suster yang membawa anak kembarnya, ia sangat terharu sekali melihat wajah anak-anaknya.


“Bu Nania, selamat telah melahirkan kedua putri cantik nan imut ini ya” ucap Suster 1 kepada Nania.


“Saatnya sang bayi Inisiasi Menyusu Dini (IMD), dimana sang bayi dibiarkan mencari p***** susu ibunya sendiri”. jelas sang suster sembari meletakan bayi pertama ke dekapan sang ibu.


Monmaap bund, saya gapaham masalah yang beginian jadi, maaf bangett kalo salah dan tidak benar dalam penyampaiannya.


Setelah bayi satunya kenyang, kemudian giliran saudari kembarnya. YUP.. Nania melahirkan putri kembar. Betapa senangnya sang suami yang mengetahui itu, jadi ia tak ada saingan ketampanan yang ia miliki, HAHAHA menjadi raja diantara wanita tercantik dikeluarga kecilnya.


Tak lama kemudian, setelah membantu Nania untuk IMD kedua putri kembarnya. Kedua suster tersebut pamit untuk meninggalkan keluarga bahagia itu.


“Kami pamit undur diri ya bu, selamat menikmati peran ibu” ucapnya berlalu bersama rekannya.


“terima kasih sus” ucap Roy dan Nania begitu juga keluarganya yang lain.

__ADS_1


“Wah, cucu Bunda” ucap Bunda Rachel.


“Siapa nama mereka, nak ?” tanya Ayah Rafael kepada menantunya.


Roy melihat sang istri, meminta pendapatnya.


“bagaimana yang ?”tanyanya.


“Hmm, kita sudah sediain namanya yah, karena anak kita dua-duanya perempuan kita sepakat menamai mereka dengan nama........


NANDIA CAHYA BRASTRA


NINDIA CAHYA BRASTRA


Ucap Roy.


“Wahhh, Baby N” celetuk Ozi.


“Illa, ada temennya sekarang ya nak...” ucapnya lagi kepada sang anak.


“Hadehh,, Ozi bener-bener” ucap Gova melihat adiknya yang selalu menyeletuk-letuk.


HAHAHHAHAHA...


Disisi lain, Ayu terlihat murung melihat pemandangan keluarga itu ditambah lagi ia sedang lemah akibat sakitnya yang tak kurung sembuh. Hal itu membuatnya ingin tertidur kembali, lelah, letih, dan kesepian. Ia ingin sekali bertemu dengan keluarga kandungnya, entah kenapa melihat Bunda Rachel dan Ayah Rafael ia ingin sekali dipeluk oleh kedua orang tua tersebut, terutama Nania. Ia merasa sangat dekat dengan keluarga itu tapi, ah sudahlah.


Varell yang selalu berada disamping sang kekasih, hanya bisa mensupport dan berusaha mencari keluarga kandung dari kekasihnya itu.


“tidak apa-apa, aku akan berusaha untuk mencari keberadaan mereka” ucap Varell mengusap pucuk kepala Ayu. Sedangkan Ayu ia menyandarkan dirinya di dada bidang sang kekasih hingga tanpa sadar ia sudah tertidur pulas akibat kelelahan.


“Huft..... dia tidur lagi” celetuk Varell.


“Nak.....” panggil Ayah Rafael


“Ia om” ucapnya kaget.


“Bawa Ayu baring dibrangkar itu saja...” tunjuk Ayah Rafael.


“Iya nak bawa Ayu kesana saja biar enak tidurnya”.


Tanpa disadari oleh mereka, Bunda Rachel menarik beberapahelai rambut Ayu dan langsung ia masukan kedalam saku bajunya. Sedangkan Varell ia langsung membopong kekasihnya dan membawa keatas brankar yang disamping Nania.


“Ayah.... ikut bunda sebentar boleh ?” ajaknya kepada sang suami.


“Ada apa bun?” tanya sang suami.


“Sebentar saja” ucapnya lalu keluar begitu juga Ayah Rafael mengikuti sang istri.


“Om sama Tante mau kemana ?” tanya Ozi


“Aduhhhh, kamu kepo sekali” celetuk Grezz


“Baru tahu aja kamu yang” ucap Gova kepada tunangannya.


“Hehehhehe...” kekeh Grezz


“Nania, om sama tante balik dulu ya.... nanti kita kesini lagi” ucap Mommy Amira.

__ADS_1


“Ah, tante... baik tant”ucap Nania.


“terima kasih ya tan, sudah jenguk istri Roy.” ucap Roy mewakili sang istrinya.


“Kami juga pamit ya, Nan... anak aku belum dimandiin nih” ucap Ozi sembari menunjuk anaknya yang digendong oleh Anzi.


“Kamu ini yang......” ucap Anzi gemas, padahal dirinya yang menolak untuk pulang sekarang pulang alasannya malah Baby Zilla.


Istrinya ada-ada saja... makjleb kalilah.


Setelah semua keluarga pulang, kini tinggallah Roy, Nania, kedua putri kembarnya dan tak lupa Ayu dan Varell. Varell yang mendapat tugas dadakan dari Tyo hanya mendesah, bagaimana bisanya Tyo memberikan tugas keluar kota sore ini juga, bagaimana dengan Ayu yang masih terlelap apa ia membangunkannya ? tentu saja tidak lah. Bisa digeprek dia nanti. Karna sewaktu ia membangunkan Ayu, ia malah mendapat tabokan dari Mommy Amira yang mengatakan “JANGAN DIGANGGU / DIBANGUNIN” intinya begitula.


“Roy....” panggil Varell.


“Ya....” jawabnya.


“Minta tolong, titip Ayu disini ya, gue mau keluar kota sekarang” ucap Varell yang dibalas syokk oleh Roy dan Nania.


“SERIUSANN!!!” ucap kedua suami istri itu.


“Iya, ini dadakan banget” ucap Varell serba salah.


Serba salah, antara meninggalkan Ayu disini atau membangunkannya. Ahhh, Tyo jahat sekali. Tidak tahu apa ia sedang ingin bersama Ayu. Yaa dikatakan Varell bucin kepada Ayu.


Sedangkan disisi lain.


“Hasilnya bisa keluar paling cepat 3 hari paling lama seminggu, bund”. ucap sang dokter.


“Lama sekali, tidak bisa sekarang langsung jadi hasilnya” ucap Wanita itu.


“Sabar sayang.....”ucapnya kepada sang istrui.


“tapi aku ingin sekarang, yang “ jawabnya


“ia aku tahu, tapi kita harus sabar menunggu hasilnya” jawab sang suami.


“Semoga hasilnya sama, seperti yang kita inginkan, yah” ucap sang dokter.


“Iya nak.. Ayah berharap itu benar-benar terjadi sesuai keinginan kita dan kehendak Tuhan” Jawabnya.


“ Apa anakmu tidak ikut bersamamu nak ?” tanya sang Bunda.


“Queenlla, dia sedang tidur di box bayi bund..” jawabnya


“Cepat cari Mami untuk Queenlla” goda kedua orang tua itu kepada keponakannya.


“HHAHAHA nanti saja. Queenlla belum butuh sosok ibu”ucapnya miris.


“Lusa datanglah kerumah, sepupumu sudah melahirkan” ucap sang bunda


“Baiklah kami akan datang” ucapnya.


“Kalau begitu ayah dan bunda pamit ya, jaga dirimu” pamit Ayah kepadanya.


“Baik Ayah”.


janlupa like, comment, share juga..

__ADS_1


follow ig ku jg boleh hehe _xxylnnn_


__ADS_2