DADDY, KAMI YANG MANA MOM ?

DADDY, KAMI YANG MANA MOM ?
BAB 29 - Ulang tahun bayi kurcaci & Pertunangan Tyo & Rachiellie terancam batal


__ADS_3

Tiba-tiba Tya mengatakan hal yang membuat orang-orang disana terkejut kecuali Zici, bahkan Varell asisten pribadi Tyo tidak tahu menahu tentang apa yang Tyo lakukan.


“Daddy, Mommy dan semuanya, Tya mau membatalkan acara pernikahan ini dan Tya sudah melepaskan cincin lamaran itu dan juga sudah mengembalikan cincin itu kepada pemiliknya. Jadi Tya sudah tidak ingin berlama-lama lagi di sini...” ucapnya tegas namun hatinya sangat sakit.


“Kenapa nak ?” tanya Daddy Gama.


“iya kenapa sayang ?” tanya Papi Retno.


“tanyakan saja kepada pria itu dan Tya permisi...” ucapnya bergetar dan berlari kekamar meninggalkan mereka yang masih bingung dengan ucapan Tya.


“Tyo ini ada apa ?” tanya Mami Adinda penasaran.


Tyo yang ditanya hanya terdiam dan ia tak tahu harus berbicara apa.


“Bang Tyo punya kekasih “ ucap Zici, kemudia ia meninggalkan mereka semua dengan membawa tiara untuk pergi ke kamar Tya.


“APA ?!” teriak semua orang, jujur mereka sangat-sangat terkejut dengan apa yang disampaikan oleh Zici.


******Happy Reading*****


.


.


.


.


.


“APA MAKSUDMU TYO ?!” tanya Daddy Gama setelah mendengar cerita dari istrinya.


Setelah kepergian Zici, Mommy Amira dan Mami Adinda menyusul Zici mereka ingin menanyakan kebenarannya kenapa Tya memutuskan untuk membatalkan pernikahannya.


Setelah mendengar cerita dari Zici betapa marahnya Mami Adinda terhadap Tyo, begitu juga dengan Mommy Adinda. Mereka langsung menceritakannya dihadapan semua orang diruang itu. Varell yang tidak tahu mengenai Tyo yang memiliki kekasih menjadi sasaran empuk Mami Adinda. Begitu juga dengan Amnio dan Amnia mereka sangat marah dengan kelakuan kakak kembarnya. Amnio meninggalkan ruang keluarga, menyusul istrinya dikamar tamu dan mengajaknya pulang.


Sedangkan Amnia, ia mengajak suaminya pulang kekediaman mereka, Papi Retno dan Mami Adinda meminta maaf kepada kedua orang tua Tya dan sekaligus berpamitan,mereka sama sekali tidak menghiraukan keberadaan Tyo. Mommy Amira berlalu meninggalkan ruang keluarga, begitu juga dengan yang lainnya. Tapi sebelum beranjak pergi, Daddy Gama terlebih dahulu mengusir Tyo.


“PERGI KAMU DARI SINI !!!” usirnya.


“JANGAN PERNAH DATANG KE MANSION INI DAN JANGAN PERNAH BERHARAP BISA BERTEMU DENGAN KEMBAR” lanjutnya seraya meminta bodyguardnya untuk menyeret Tyo.


“Tapi, dad... mereka anak-anak kandungku” pekik Tyo.


“mereka tidak akan mau tinggal bersama seorang Ayah yang menyakiti ibunya” ucap Daddy Gama.


Tyo menarik kasar rambutnya, dari awal ia hanya ingin mencari tahu tentang bayi-bayi kembar itu bukan ingin menikahi Tya, tapi ia terjebak dengan situasi gila ini.


Varell yang melihat bosnya hanya menatap saja, lalu berlalu pergi. Semua orang meninggalkan Tyo diruangan tersebut.


TRINGGGGGG

__ADS_1


“Ya, hallo....” jawab Tyo


“Kamu dimana, sayang ?” tanya Rachiellie.


“Di mansion daddy...”jawabnya.


“Pulanglah, aku ingin mengajakmu pergi jalan-jalan.” ucapnya manja.


“Baiklah” jawabnya.


Namun, sebelum itu ia ingin membawa anak-anak kembarnya untuk ikut serta jalan-jalan bersama kekasihnya. Ia berjalan kearah kamar sikembar.


CEKLEK...


Keenam anak kurcaci menoleh kearah pintu, tampak sang Daddy berada di tengah pintu sembari memegang knop pintu.


“Sayang, kalian mau ikut daddy jalan-jalan ?” tanyanya kepada keenam anak kembar.


“Enda” jawab mereka kompak, setelah itu mereka berbaring diranjangnya masing-masing.


“tita au tidul, talo enda ada yang au di bicalakan,tilahkan telual” ucap Dikia mewakili saudara-saudaranya.


“Kalian kenapa ngomong gitu ?” tanya Tyo heran.


“Pelgilah, tami au tidul. Tudah malam” pekik Ayundha.


Ayumna yang melihat daddynya dimarahi saudara-saudarinya hanya terdiam, sungguh ia kecewa kepada sang daddy yang mana membuat mommy mereka menangis. Hal itu yang membuat mereka semua marah tanpa tahu kejelasan kenapa sang mommy menangis.


“KENAPA KAMU MASIH DISINI !!!” bentak seseorang itu.


Tyo yang mendengar itu terkejut dan pasrah, ia berlalu dari kamar sikembar dengan hati yang sangat sakit, sedangkan Daddy Gama tidak menghiraukan Tyo sama sekali.


Ia yang ingin, melihat cucu kembarnya pun, dibuat marah karena Tyo mengajak mereka untuk jalan-jalan dimalam hari. Walau tak ada paksaan sama sekali.


. Skippppp......


Dua bulan kemudian, setelah kejadian tak terduga kini hubungan keluarga Papi Retno dan Daddy Gama menjadi sangat renggang. Apalagi terdengar bahwa Tyo akan melangsungkan pertunangannya dengan sang kekasih tepat dihari ulang tahun sikembar.


“Pikirkan baik-baik sebelum menyesal...”


Itulah perkataan Papi Retno sebulan yang lalu, ketika Tyo meminta kedua orang tuanya untuk melamar kekasihnya kala itu, namun jawab Papi Retno membuat Tyo kecewa. Jadilah ia nekad untuk melangsungkan pertunangannya tanpa kehadiran keluarganya bahkan assistennya sekalipun tak datang.


Ia juga melupakan ulang tahun sikembar karena ia membuat hari pertunangannya sama dengan ulang tahun sikembar.


Disisi lain....


“Happy Birthday kembar “ ucap mereka semua disana.


Bahkan keluarga besar berbesanan tampah hadir diacara ulang tahun sikembar, begitu juga dengan keluarga Papi Retno. Mereka tidak menghadiri acara pertunangan anaknya sendiri.


Disisi Tyo, ia sangat kecewa dengan kedua orang tuanya yang memilih tidak menghadiri acara pertunangannya, dimana acara ini akan segera dimulai, bahkan undangan tamu sudah datang semua, Ya Tyo mengundang rekan-rekan kerjanya sekaligus pegawai dikantornya.

__ADS_1


“Sayang, papi dan mami kenapa belum datang ?” tanya Rachiellie.


“Aku juga tidak tahu sayang” ucapnya.


“Tyo orang tuamu mana ?” tanya Mommy raisya


“Itu Tyo belum tahu, mom.”jawabnya gugup


“Kalau begini bagaimana “ ucap Daddy Agung kesal.


Ia tak ingin malu dengan tamu undangan karena acara pertunangan anaknya belum dimulai sama sekali, apalagi Tyo meminta untuk menunggu keluarganya datang terlebih dahulu.


“Dad, bagaimana ini ?” tanya Mommy Raisya khawatir


“Sabar, pasti mereka datang” ucap Daddy Agung.


.


.


.


.


.


.


“yeey... tuehna de dek tali” pekik sikembar.


“Umna au yang stobeli” teriaknya.


“Undha au yang toklat”


“Tiano duga”


“Lian duga”


“Liano Beluee “ teriak Riano marah.


“Kia, au apa ya “ ucapnya bingung.


“tiala au duga tuenah mi” ucap Tiara meliur.


“Aduh sayang, liurmu jangan dimainkan” ucap Mami Zici sambil mengelap air liur anaknya.


“Hihi, mimi...” cengengesnya


Mereka semuapun makan kue yang sudah dipotong oleh Tya dan Ayu. Setelah acara ulang tahun si kembar. Varell mengajak Ayu untuk pulang, karena ia sudah sangat lelah dan besok ia akan pergi keluar kota untuk beberapa hari.


Oya, Ayu dan Varell sudah menikah sebulan yang lalu bersamaan dengan pernikahan Govan dan Grezz. Sedangkan Tya, ia tetap pada pendiriannya yang akan membesarkan sikembar tanpa adanya seseorang yang menemaninya. Untuk Tyo ia sekarang berada dalam masalah dimana Rachiellie dipaksa kedua orang tuanya bertunangan dengan rekan bisnis mereka yang tak lain adalah Rafindhoe. Musuh terbesar Tyo. Dan Tyo baru mengetahui fakta yang sebenarnya bahwa ia dijadikan tujuan utama untuk menaikan saham diperusahaan Daddy Agung.

__ADS_1


TAMAT ?!


__ADS_2