
Tak lama, datanglah Bibi Enda membawakan cemilan beserta es teh manis diteko dengan beberapa gelas plastik dan dua gelas kaca.
“Tuan, ini teh dan cemilannya... dan juga kata nyonya, tuan beserta anak-anak kurcaci segera bersiap karena keluarga besan akan segera sampai kemansion ini” ucapnya kepada Daddy Gama.
Yup, hanya pegawai lama yang berani memanggil keenam anak kembar itu dengan sebutan kurcaci, karena Mommy Amira, Daddy Gama, dan yang lainnya memanggil seperti itu berbeda debgan yang lain mereka memanggil nama keenamnya dengan sangat sopan.
*** heyooo gaes ****
Semuanya telah siap, mobil keluarga besan Papi Retno beserta keluarga Ayah Raefel telah memasuki perkarangan mansion Daddy Gama. Keenam kurcaci yang masih didandan oleh kedua ibu mereka tak henti-hentinya bertanya.
“mum, di lual itu ada apa lame-lame ?” tanya Ayundha
“oh, itu... ada keluarga Daddy Tyo dan juga keluarga dari Kakek Fael yang datang kemari, sayang.” jelas Tya
“uwaah, lumah tita dadi lame ya, mum” ucap Ayumna kegirangan.
“dadi, edet ayi duda datang mum?” tanya Rian
“Iya dedek bayi juga datang” jawab Tya.
“Undha, Tiano enda au patek ini” ucapnya sembari melepaskan celana kodoknya.
“Loh kenapa, saudaramu memakai baju kodok semua sayang.”ucap Ayu heran.
Yap, Ayu yang sebenarnya masih diminta untuk diistirahatkan oleh sang mommy, tapi memaksa untuk membantu anak-anak kurcaci bersama Tya. Dengan alasan ia bosan rebahan dan tidur sepanjang hari.
Untuk keenam anak kembar ini, mereka diminta Tya untuk memakai baju kodok yang pernah mereka gunakan ketika mereka masih mengontrak dulu dan Tya ingin melihat lagi bagaimana penampilan mereka menggunakan pakaian ini lagi.
“Ayo sayang, jangan gitu.. mereka sudah sampai loh” tegur Tya.
“api Tiano enda tuka mum..” rengeknya yang ingin menangis.
“talo, aban tiano enda au bial.. edet tiala enda au tawan aban Tiano” ancam Ayumna.
Mendengar hal itu sontak Kiano ingin memakai pakaian itu walau terpaksa hehe.
“ya tudah, tiano patek ini taja. Bial tiala au tawan tiano” ucapnya lesu.
“Nah, ditu tan danten hihihi.” ucap Ayumna.
“Astaga, siapa yang ajarin anak gadis Mommy ini menggoda saudaranya” ledek Tya.
__ADS_1
“hihi Yayah Palel” ucapnya santai.
Ayu yang mendengar nama kekasihnya disebut oleh Ayumna seketika membulatkan matanya. Bagaimana bisa kekasihnya berbicara sefrontal itu kepada bayi-bayi 2 tahun ini. Ckckck gabisa dibiarin ini mah. Sedangkan Tya terkekeh geli mendengar tutur kata anak bungsunya.
Tok... tok...
Ceklek !!!
“maaf non, nona diminta tuan untuk segera bergabung di ruang keluarga utama” ucap Bi endah.
“oh iya bi, kami segera turun”jawab Tya
“Baik non.” ucap bibi seraya meninggalkan mereka ber delapan disana.
“Cakepp !! yuk turun” ajak Ayu.
“Kamu, kalau beluk fit, disini aja Yu...” ucap Tya kepada Ayu.
“udah gapapa ya” jawabnya tenang,
“baiklah.”
CEKLEK !!!
Semua yang ada didalam ruangan keluarga utama menoleh kearah pintu, terlihatlah dua gadis cantik yang sedang menggiring para kurcaci cilik. Hal unik yang mereka lihat adalah keenam kurcaci tersebut menggunakan pakaian kodok dengan warna pelangi, sedangkan Tya dan Ayu menggunakan baju kaos kebanggaan mereka.
“Hallo semua, maaf kami terlambat...” ucap Tya malu.
“tidak apa-apa nak, kemarilah duduk bersama daddy disini” ajak Daddy Gama.
“Baik, dad”
Tya dan Ayu membawa anak-anak menuju kursi yang sudah disediakan untuk mereka berdelapan. Ada enam kursi khusus anak-anak kurcaci dan dua kursi khusus Tya dan Ayu.
Dari kejauhan, seseorang menatap kearah Ayu dengan wajah heran. Apa wanita ini yang dimintai Bibinya untuk ditest ? atau bukan tapi baginya wanita ini tak asing.
Varell yang duduk disebelah Dokter Afro, menatap cemburu ya walaupun ia tahu bahwa Dokter Afro tidak mungkin menikungnya.
“Baik bisa kita mulai ?”tanyanya kepada semua orang disana.
Mendengar pertanyaan itu, Dokter Afro mengalihkan pandangannya kearah Daddy Gama. Begitupun mereka yang ada diruangan itu.
__ADS_1
“Sekarang, Tyo apa yang ingin kamu sampaikan sehingga kita semua berkumpul disini dan Rafael apa yang ingin kamu sampaikan ? katakan, siapa diantara kalian yang terlebih dahulu menyampaikan something ?” tanya tegas dan beribawa.
Tya yang melihat Daddynya berbicara setegas dan seribawa itu menatap kagum begitu juga Ayu. Namun, tanpa sengaja ia bersitatap dengan Dokter Afro, ia merasa pernah melihatnya tapi kapan dan hal itu tak luput dari pandangan Varell. Namun ia bersikap posthink aja lah.
“Hm, bisa Tyo yang mulai duluan ?” tanyanya kepada semua orang.
“iya silahkan nak” ucap Ayah Rafael yang masih menggenggam tangan sang istri.
Ia melihat bahwa istrinya harini terlihat sangat senang sekali, bahkan dirumah saja istrinya tak henti-hentinya membangunkan semua orang untuk bersiap ke mansion Daddy Gama, namun mereka juga tidak tahu bahwa Tyo juga akan pergi ke sana bersama keluarganya.
Sebelum itu Tyo memberikan amplop kepada Daddy Gama dan memintanya untuk membuka isi amplop tersebut. Setelah itu, ia berkata ...
“begini semuanya...... sebelumnya maaf Tya, jika saya lancang melakukan ini terhadapmu dan juga terhadap Ayu yang sudah berbesar hati mengurus keenam bayi kembar yang bersama kalian dari dulu sampai sekarang “. ucap Tyo
“Maksudnya apa mas ?” tanya Tya penasaran.
“iya maksudnya apa ?” tanya Ayu juga.
Namun mereka terlebih dahulu mendengar ucapan Daddy Gama.
“apa ini benar Tyo ?”tanyanya bergetar.Seraya memberikan hasil itu kepada istrinya.
“ Iya dad, itu benar-benar hasilnya 99,99%” jawab Tyo.
“jaa.. ja.. dii i..iniii anak-anaknya Amora yang hilang diculik 2 tahun yang lalu ?” tanya Mommy Amira Syok.
Mami Adinda dan Papi Retno yang mendengar itu, segera meminta hasil yang ada ditangan Mommy Amira sedangkan Tya dan Ayu hanya terbengong tak percaya, begitu juga keluarga Ayah Rafael yang menyimak.
“Mi... mereka benar-benar anak abang Tyo?” tanya Amnia yang juga mengintip hasilnya.
“Anak-anak bang Tyo ?” tanya Amnio
“iya anak-anak abang” tangisnya
Mereka semua bergiliran melihat hasil test DNA yang mengatakan bahwa Ayumna 99,99% anak kandung AmniTyo. Yup, Tyo mengambil sehelai rambut Ayumna ketika Ayumna terlelap didekapannya saking penasarannya ia mencoba test DNA menggunakan rambut Ayumna untuk membenarkan rasa penasarannya.
Lalu, bagaimana dengan Ayu dan Tya ???
jangan lupa mampir ges, like komentar subscribe jg
hehehe... oke guys...
__ADS_1