DADDY, KAMI YANG MANA MOM ?

DADDY, KAMI YANG MANA MOM ?
BAB 28 - Tyo punya kekasih ? apa itu benar ?


__ADS_3

“bagaimana dok keadaan putri kami ?” tanya Ayah Rafael.


“apa dia pernah anmesia sebelumnya ?” tanya Dokter Sanciario.


“Setahu kami dia tidak mengalami anmesia “. jawab Daddy Gama.


“ baiklah, dari hasil yang saya periksa. Nona ini mengalami anmesia dan ya, berakibat seperti ini.” ujarnya


Semua yang ada disana merasa sangat kaget, terlebih Tya yang tidak tahu menau bahwa sahabatnya mengalami anmesia karena selama tinggal bersama ia sama sekali tidak curiga tentang hal itu.


Hiks... hikss ... terdengar suara tangisan entah dari siapa pemilik tangisan itu, terlihat Ayu masih betah memejamkan kedua matanya, lalu siapa yang menangis.


“mari kita semua keluar, nona butuh istirahat dengan ruangan yang lega” titahnya


“Baik, dok”. jawab Daddy Gama.


“Saya ingin menemani putri saya”. ucap Bunda Rachel.


Dokter Sanciario mengalih pandangannya kepada Daddy Gama dan yang lainnyaa, kemudian mengganggukkan kepala memberi ijin kepada Bunda Rachel untuk menemani Ayu.


“terima kasih” ucap Bunda Rachel.


Kini tinggallah Ibu dan anak kandungnya, ia mengusap pelan pucuk kepala Ayu tanpa ia sadari kini air matanya mengalir deras dengan tangisan lirih.


“Maafkan bunda, sayang. Maaf karena bunda tidak menjagamu dengan baik. Maaf hiks... hiks...” tangis bunda Rachel.


“Bunda kangen samamu, bunda.... bunda dari dulu ingin memelukmu tapi bunda tak cukup bukti, mengatakan bahwa kamu putri bunda yang hilang” ucapnya sesegukkan.


“Apa kamu tahu, Ayahmu setelah kehilanganmu ia mengajak bunda tinggal didaerah perdesaan untuk menghindar kejahatan pamanmu yang tidak diketahui motif kejahatannya.” lanjutnya.


“Bunda.. hiks... Bu..bunda ki..kiraa, kamu telah meninggal dibunuh pamanmu sendiri hiks...”


“bunda stress, bunda terpukul... bukti bahwa kamu meninggal dikirim pamanmu dalam bentuk helaian potongan bajumu, dan juga cincin dari seseorang yang tak pernah kamu lepasin.” ceritanya.


“dulu usiamu baru genap 2 tahun dan kamu bertemu dengan pria kecil yang super duper cueknya... dan akhirnya kalian bisa berteman baik dan ia memberikan cincin sebagai tanda perpisahaan, setelah 4 bulan kalian berteman” lanjutnya.


Tanpa bunda Rachel sadari, seseorang mendengar cerita Bunda Rachel yang mana membuatnya shock.


“Ja... jadi.. dia gadis cengeng itu” ucapnya lirih.


Didalam kamar, Bunda RAchel dengan setia menemani sang putri. Ia bercerita bagaimana awal mulanya ia bertemu dengan anak laki-laki itu dan bagaimana ia menangis setiap berjauhan dengan anak laki-laki itu.


Sementara itu, dikamar Tya ia berkali-kali menelpon Tyo, kemana saja dia hari ini, apa yang terjadi dengan Tyo. Perasaannya menjadi tidak menentu, pikirannya selalu mengatakan bahwa Tyo ada yang lain selain dirinya.


CEKLEK

__ADS_1


“Tya, temani boleh temani aku ke supermarket nggak ?” tanya Zici.


“Akh, boleh kok. Sebentar aku siap-siap” jawab Tya.


“oh, baik” ucap Zici berlalu. Ia akan menunggu Tya diruang tamu saja.


Beberapa menit kemudian, Tya menghampiri Zici ynag tengah memangku anak Nania dan ia mengajak Zici pergi setelah mencium wajah-wajah keponakannya.


Disupermarket.


“apa yang kamu cari ?” tanya lelaki itu.


“aku ingin ini” jawabnya sembari menunjuk indomie korea.


“Ini sangatlah pedas.” ucapnya


“tapi aku suka” ucapnya bergelanyut manja.


Tanpa mereka sadari seseorang memandang mereka dengan amarah yang luar biasa. Ia memegang erat ganggangan troly.


“jadi, ini yang kamu lakukan padaku” ucapnya lirih.


Ia segera meninggalkan tempat itu dengan amarah dan sakit hati yang bercampur menjadi satu.


“Loh, bang Tyo...” ucap Zici yang melihat Tyo tanpa sengaja.


“dia, siapa ?” tanya wanita itu kepada TYo.


Yups, yang melihat Tyo dan wanita itu adalah Tya sebelum Zici yang tanpa sengaja bertemu.


“di...di.dia...” ucap Tyo gugup


“dia siapa ?” tanya wanita itu.


“kenapa abang gugup, abag selingkuh ya dari Tya ?” tanyanya marah.


Ia sebagai sepupu ipar tidak menyukai hal itu, bagaimana bisa Tyo melamar Tya tetapi bergandeng dengan wanita lain selain Tya.


“sayang...dia siapa ?” tanya wanita itu lagi.


“Sayang ???” tanya Zici.


“Iya sayang. Dia kekasihku “ ucap Wanita itu.


“KEKASIH ?” pekik Zici.

__ADS_1


“JADI SELAMA INI KAMU MENDEKATIKU DAN JUGA MELAMARKU HANYA UNTUK SIKEMBAR DAN SETELAH TAHU BAHWA SIKEMBAR ADALAH ANAK KANDUNGMU DAN SAUDARI KEMBARKU, KAU MEMBUAT SEBUAH LELUCON LAMARAN !!” teriak Tya kecewa.


Ia tak menyangka bahwa Tyo akan berbuat seperti ini kepadanya dan itu sungguh menyakitkan sekali, apa ia tak boleh bahagia dengan orang yang ia cintai ? Tya segera melepaskan cincin itu dan memberikannya kepada Tyo setelah itu ia mengajak Zici untuk membayar tagihan belanja mereka. Sedangkan Tyo, ia berdiri mematung. Ia apa yang dikatan Tya benar ia mendekati Tya hanya untuk sikembar.


“Jadi kamu benaran melamar wanita itu ?” tanya Rachiellie.


Ya wanita itu adalah kekasih Tyo, mereka sudah menjalani hubungan kasih selama 2 tahun. Rachiellie adalah seorang model terkenal. Ia merupakan sahabat karib mediang Amora. Lebih tepatnya sahabar musuh hehehe. Setelah mendengar Tyo menikahi sahabatnya Rachielle pergi keluar negeri untuk melanjutkan cita-citanya sebagai model, untuk melupakan Tyo yang sudah menikah dengan sahabatnya, namun ketika mendengar kabar duka bahwa Amora meninggal pasca melahirkan anaknya ia kembali mendatangi Tyo dan menyemangatinya. Dan berakhir mereka menjalin hubungan kasih.


Rachiellie juga mengetahui lamaran itu, karena Tyo memberitahukannya ya awalnya Rachiellie tak menyetujui namun dengan segala permohonan Tyo akhirnya ia menyetujui dalam artian Tyo harus memutuskan untuk menginggalkan Tya ketika ia kembali keindonesia. Dan waktu itu, tepat seminggu lalu dan seminggu acara lamaran itu. Rachiellie kembali mendatangi Tyo.


Di sisi lain, Tya berdiam diri hingga tiba dirumah ia tetap berdia, diri. Sapaan Ayumna putri bungsunya pun tak ia respond. Hatinya sakit sekali mendengar pernyataan dari seseorang yang dianggapnya baik dan pengertian.


“Tya... ayo makan dulu” teriak Nia dari depan kamar Tya.


Nia diminta oleh Mommy Amira untuk mengajak Tya turun makan malam. Namun selang beberapa lama, Tya keluar dari kamarnya dengan wajah pucat dan mata bengkak.


“Kamu kenapa ?” tanya Nia.


“Nggak kak.” jawabnya lirih.


“yuk, yang lain sudah berkumpul di meja makan” ajak Nia.


Keduanya pun pergi menuju ruang makan, sesampai disana benar saja semua sudah siap dikursinya masing-masing begitu juga para bocil yang dijaga oleh baby sisternya masing-masing.


Mata Tya tertuju pada kursi tepat disamping Tyo, namun Tya memilih untuk makan didekat sang daddy dengan dalih ia ingin makan disuap daddynya dan juga ia menghindari duduk didekat Tyo.


Karena Daddy Gama tak ingin acara makan akan menjadi lama, ia memutuskan mengiyakan permintaan sang anak.


Beberapa menit setelah makan bersama, mereka kini berkumpul di ruang keluarga. Dengan sikembar dan para bayi lainnya bermain bersama dikarpet bulu.


Kini, mereka membahas pernikahan Tyo dan Tya serta Varell dan Ayu, mereka berencana akan menikah secara bersama. Lain hal Varell yang sudah sangat senang, ia akan memberitahukan kepada mama dan papanya bahwasan ia ingin menikahi Ayu secepatnya, berbeda dengan Tya dan Tyo.


Tiba-tiba Tya mengatakan hal yang membuat orang-orang disana terkejut kecuali Zici, bahkan Varell asisten pribadi Tyo tidak tahu menahu tentang apa yang Tyo lakukan.


“Daddy, Mommy dan semuanya, Tya mau membatalkan acara pernikahan ini dan Tya sudah melepaskan cincin lamaran itu dan juga sudah mengembalikan cincin itu kepada pemiliknya. Jadi Tya sudah tidak ingin berlama-lama lagi di sini...” ucapnya tegas namun hatinya sangat sakit.


“Kenapa nak ?” tanya Daddy Gama.


“iya kenapa sayang ?” tanya Papi Retno.


“tanyakan saja kepada pria itu dan Tya permisi...” ucapnya bergetar dan berlari kekamar meninggalkan mereka yang masih bingung dengan ucapan Tya.


“Tyo ini ada apa ?” tanya Mami Adinda penasaran.


Tyo yang ditanya hanya terdiam dan ia tak tahu harus berbicara apa.

__ADS_1


“Bang Tyo punya kekasih “ ucap Zici, kemudia ia meninggalkan mereka semua dengan membawa tiara untuk pergi ke kamar Tya.


“APA ?!” teriak semua orang, jujur mereka sangat-sangat terkejut dengan apa yang disampaikan oleh Zici.


__ADS_2