Daddy Is My Husband

Daddy Is My Husband
Reina Sudah Menikah?!


__ADS_3

Elion sedang duduk diam di ruang kerjanya. Malam ini sepertinya dia juga tidak kembali lagi ke rumah. Berada di ruang kerjanya ini membuat Elion lebih tenang dengan kesendiriannya. Tiba-tiba ponselnya berdering membuat Elion mengumpat kesal karena merasa terganggu ketenangannya ini.


"Hallo, iya Wes?"


"Aku menemukannya El, kau segera menyusulku kesini"


Elion mengerutkan kening bingung, menemukan apa yang di maksud Westy? Elion benar-benar tidak mengerti. "Apa yang kau temukan"


"Ohh, Tuhan. Kau cepatlah datang kesini. Jangan banyak tanya"


"Kak, ini kue pesanan Kakak"


Deg..


Suara itu... Elion mematung mendengar suara seseorang di sebrang sana. Meski sudah beberapa tahun, namu Elion masih ingat jelas suaranya. Semua tentangnya tidak akan pernah Elion lupakan.


Sementara di lain tempat, Westy yang terkejut karena kedatangan Reina langsung mematikan sambungan teleponnya dengan Elion. Dia mencoba tersenyum pada Reina di tengah keterkejutannya. Westy menerima paper bag dengan nama ReinaRista Bakery. Ada nomor telepon di bawahnya untuk pesanan khusus acara-acara. Nama sosial media toko mereka ini juga tercantum di paper bag itu.


"Wahh.. anaknya lucu sekali Kak"


Westy kembali bisa mengendalikan dirinya. Dia duduk di kursi kayu yang ada disana. Sepertinya sedikit mengobrol dengan Reina cukup bagus juga sebelum Elion benar-benar datang kesini. Fikirnya. Westy memulai mengobrol dengan hal-hal ringan saja. Tidak ingin membuat Reina tidak nyaman karena pertanyaan nya. Meski sebenarnya Westy sangat penasaran dengan kehidupan kekasih temannya ini. Dan tunggu...


Yang satunya lagi anak temanku. Kami tinggal bersama dan membangun toko kue ini bersama.


Westy kembali mengingat percakapan dengan Rista beberapa saat lalu. Apa mungkin anak itu adalah anaknya Reina? Apa mungkin Reina telah menikah lagi? Karena menurut temannya tadi, jika suami temannya bekerja di luar kota. Atau.... mungkin itu adalah anak Elion?


Westy malah menduga-duga sendiri apa yang sebenarnya terjadi dengan kehidupan Reina setelah meninggalkan Elion 5 tahun yang lalu. Namun dia tidak berani bertanya, karena Reina juga akan bingung jika Westy tiba-tiba bertanya tentang hubungan Reina dan Elion. Karena Reina tidak tahu jika Westy adalah teman Elion.


"Kamu sudah punya anak?" tanya Westy, sengaja memancing Reina agar bercerita padanya.

__ADS_1


"Sudah, umurnya baru 4 tahun"


Kan benar apa yang di ucapkan temannya tadi.


"Wahh.. Mana anak kamu sekarang?"


"Lagi tidur"


Westy mengangguk mengerti. "Pantas saja, anakmu laki-laki atau perempuan?"


"Laki-laki Kak, namanya Rion"


"Rion, nama yang bagus sekali" Rion, Reina Elion? Haha.. Apasi aku ini malah mikirin singkatan dari nama anak Reina ini.


"Oh ya kita belum kenalan ya, namaku Westy"


Mereka bersalaman, Reina senang mempunyai teman baru seperti Westy. Dia baik dan hangat. Yang terpenting tidak mempertanyakan tentang status dan suaminya. Hal yang selalu Reina hindari setiap bertemu orang baru dalam hidupnya.


"Besok aku pulang di jemput suamiku, kangen juga sama dia. Kita tukeran nomor yang Rein, nambah pertemanan. Mau 'kan berteman sama aku?" kata Westy, sengaja memancing Reina agar bercerita tentang suaminya. Tapi sepertinya Reina tidak terpancing dengan kata-katanya itu.


"Ohh, boleh Kak. Aku senang mempunyai teman baru. Jangan lupa buat promoin toko kue kami ini ya. Hehe"


"Tentu saja, besok aku akan kesini untuk membeli kue untuk suamiku. Dia pasti senang sekali. Kamu juga harus kenal sama suamiku, dia asyik banget orangnya"


Reina tersenyum dan mengangguk kecil, menangapi ucapan Westy barusan. Saat mereka masih asyik mengobrol, tiba-tiba Westy mendapat telepon dan membuat dirinya harus segera pulang ke apartemen yang dia sewa selama disini.


Sampai di apartemen, Westy di kejutkan dengan kehadiran Elion di depan pintu apartemen. Westy tidak menyangka jika Elion akan sampai secepat ini. Padahal jarak dari ibu kota ke kota ini cukup memakan waktu. Entah bagaimana pria itu mengendarai mobilnya. Westy segera membuka pintu apartemen dan mengajak Elion masuk. Dia sudah tahu apa yang ingin Elion katakan padanya. Setelah menidurkan dulu anaknya, barulah Westy menemui kembali Elion yang dia tinggal di ruang tengah tadi.


"Jadi dimana dia Wes?" tanya Elion, tanpa berbasa basi lagi.

__ADS_1


Westy duduk di sofa tunggal disana, menatap Elion dengan prihatian. "Dia mempunyai toko kue bersama temannya...."


"Ya, itu pasti Rista"


Westy mengangguk saja, mencoba sabar saat Elion memotong ucapannya yang belum selesai. "Tapi, yang aku tau dia sudah menikah. Bahkan sudah punya anak"


Deg..


Elion bagaikan terkena sambaran petir mendengar ucapan Westy. Gadisnya menikah dan mempunyai anak? Itu sangat tidak mungkin. Elion merasa tidak percaya dengan hal itu. Tidak mungkin Reina mengkhianatinya. Hanya itu yang ada di fikiran Elion saat ini.


"Temannya itu bilang jika suaminya Reina bekerja di luar kota"


Ucapan Westy semakin membuat hati Elion tersayat. Dia tidak pernah mengharapkan ada kabar seperti ini setelah dirinya menemukan Reina. Elion selalu berfikir jika Reina meninggalkan nya karena sebuah alasan. Tapi, bukan alasan ini yang Elion harapkan.


Disisi lain, Westy hanya ingin menyampaikan saja apa yang dia ketahui tadi. Tidak bermaksud untuk menyakiti Elion. Westy hanya ingin membuat Elion lebih kuat lagi jika nanti dia bertemu dengan Reina dan dia lebih siap dengan kenyataan yang ada. Jika Reina sudah menikah dan memiliki anak dari pria lain.


"Yang sabar El, kamu harus terlihat kuat saat berhadapan dengannya. Jangan menunjukan kelemahanmu ini. Biarkan dia bahagia, dan kamu juga harus menemukan kebahagiaanmu. Walaupun tidak bersama Reina"


Elion hanya diam, dia berdiri dan berjalan ke arah jendela besar di apartemen ini. Menatap pemandangan di luar sana dengan tatapan menerawang. Semua bayangan tentang dirinya dan Reina semakin berputar di ingatan. Elion tidak bisa jika harus menerima kenyataan ini. Dia tidak yakin jika dirinya sanggup untuk menerima kenyataan jika Reina telah berkeluarga.


Semuanya terasa hancur, kehidupan Elion bahkan lebih hancur daripada saat dirinya di tinggalkan Reina. Mendengar kabar jika Reina telah menikah, hati Elion benar-benar hancur. Harapannya hanya satu saat Reina pergi meninggalkannya tanpa alasan. Elion hanya berharap jika suatu saat nanti dia kembali bertemu dengan Reina. Elion berharap perasaan gadis itu masih sama padanya. Tapi kenyataan tidak seperti yang di harapakan.


Kau tega sekali Rein, bahkan aku selalu berusaha mencarimu dan menunggumu kembali selama ini. Tapi, kenapa semuanya jadi seperti ini.


Bersambung


Semakin salah faham ya.. wkwkwk


Jangan lupa dukungannya.. Like komen di setiap chapter.. Kasih hadiahnya dan votenya juga..

__ADS_1


__ADS_2