Daddy Is My Husband

Daddy Is My Husband
Salah Faham


__ADS_3

Reina masih diam dengan fikiran yang tiba-tiba blank seketika. Westy bukan istri dari suaminya, lalu selama ini dia telah salah. Ya, dia telah salah karena menyangka Westy adalah istri pertama Elion. Rasanya Reina ingin menenggelamkan dirinya sendiri ke dasar bumi. Dia malu, sangat malu dengan Westy.


"Gini deh Rein, kenapa kamu bisa menyangka jika aku dan El adalah suami istri?"


"Karena waktu itu aku......" Reina pun menceritakan tentang awal mula dia mengira jika Westy dan Elion adalah pasangan suami istri. Selain karena Westy yang bilang akan ada suaminya yang menjemputnya, hingga besoknya Reina melihat Elion sedang bermain dan bercanda ria dengan anaknya Westy. Dan saat itu Reina yakin dengan pemikirannya jika Elion adalah suami yang Westy ceritakan waktu ke toko kuenya, jika suaminya akan datang esok hari.


"Ya ampun Rein, jadi waktu itu kamu melihat aku dan Elion. Dia memang dekat dengan Ciya, El memang sangat menyukai anak kecil seperti Ciya..." Westy menggenggam kedua tangan Reina yang berada di pangkuannya. "....Maaf banget ya karena aku sudah membuat kamu salah faham selama ini. Tapi beneran deh, aku sama El itu hanya teman udah kayak saudara juga. Lagian aku juga sudah memiliki suami yang aku cintai. Sebenarnya sejak pertama kali kita bertemu, aku sudah tahu siapa kamu Rein. Dan aku juga yang memberi tahu Elion jika kamu ada di kota ini"


Kini Reina mengerti kenapa Elion sampai bisa menemukannya. Padahal dirinya sudah lari sejauh mungkin dari Elion agar tidak bertemu dengan pria itu lagi. Tapi ternyata takdir Tuhan berkata lain. Mereka tetap di pertemukan kembali, bahkan kini telah di persatukan dalam ikatan suci pernikahan.


"Aku minta maaf ya Kak karena sudah salah faham dengan Kakak. Aku tidak bertanya dulu dan malah menyimpulkan begitu saja tentang hubungan kalian ini"


"Iya gak papa, yang penting sekarang kamu sudah tahu kebenarannya. Hanya kamu yang menjadi istri satu-satunya untuk Elion. Dia sangat mencintaimu Rein, bahkan sejak kamu pergi dia menjadi sosok lelaki yang seolah tidak mempunyai tujuan hidup lagi. Jadi, jangan lagi kamu meninggalkan dia. Kamu adalah sumber kebahagiaannya Rein"


Tepat pada saat itu Elion dan seorang pria yang hampir sebaya dengannya datang menghampiri Reina dan Westy. Elion yang menggendong Rion dan pria itu yang juga menggendong Ciya. Reina menunduk malu saat melihat kedatangan dua pria itu. Dia sudah tahu jika pria yang berada di samping Elion adalah suami Westy. Suami yang sebenarnya, bukan suaminya yang ada di fikirannya itu.


"Sayang, Ciya tidur ya. Yaudah kita langsung kembali ke hotel saja" Westy langsung berdiri dan menghampiri suaminya yang sedang menggendong anaknya itu.

__ADS_1


Westy menepuk bahu Elion sebelum dia pergi dengan suaminya. "Istrimu salah faham dengan hubungan kita, kau jelaskan padanya"


Elion langsung menatap ke arah istrinya yang masih duduk diam dengan tidak berani menatap ke arahnya. Membuat Elion bingung saja, memangnya apa yang terjadi? Salah faham apa yang di maksud oleh Westy? Memangnya apa yang bisa di salah fahami dari hubungan mereka berdua. Elion merasa hubungan pertemanannya dengan Westy masih dalam batas wajar. Tidak berlebihan seperti layaknya persahabatan seorang pria dan wanita. Elion masih membatasi cara pertemanannya Westy karena dia menghindari kesalah fahaman yang mungkin saja terjadi ini. Tapi, ternyata istrinya tetap salah faham padanya.


"Rista, bisa titip Rion sebentar. Aku mau bicara dengan Reina sebentar" kata Elion pada Rista yang kebetulan lewat di sana.


"Ohh yaudah, Rion ayo sama Bunda"


Elion menurunkan Rion dari gendongannya, dan bocah itu langsung berlari ke arah Rista dan Duta. Setelah memastikan anaknya aman bersama Rista. Elion duduk di samping istrinya yang sejak tadi hanya diam. Masih menundukan wajahnya dan tidak berani menatap wajah Elion. Reina hanya sedang malu, dia malu untuk menatap suaminya. Malu dengan pemikirannya selama ini.


"Jadi ada apa? Salah faham apa?" Elion langsung saja to the point, dia tidak mau membuang waktu. Saat ini Elion hanya ingin segera mengetahui apa yang sebenarnya membuat Reina salah faham dengan dirinya dan Westy. Salah faham seperti apa?


Hah?


Tawa pun pecah, setelah beberapa saat Elion melongo dengan apa yang di dengarnya barusan. Kenapa bisa istrinya berfikir seperti itu. "Ya ampun Sayang, kamu ini kenapa si? Kenapa bisa berfikir seperti itu? Ya ampun sayang. Hahaha"


Reina cemberut, dia 'kan hanya memperkirakan dengan apa yang dia lihat. Lagian selama 5 tahun berpisah, Reina tidak menyangka jika Elion masih sendiri dan menunggunya. Wajar saja jika Elion sudah menikah karena waktu 5 tahun bukanlah sebentar. Tapi, ternyata fikirannya salah. Elion masih setia menunggunya.

__ADS_1


"Karena aku kira waktu 5 tahun bisa saja membuatmu berpaling"


"Oke faham kalau soal itu, tapi kenapa Westy? Kenapa kamu sampai berfikir jika aku dan dia adalah suami istri?"


Tidak mau semakin malu, Reina hanya bisa menceritakan semuanya. Hal yang membuatnya berfikir seperti itu. Dan cerita Reina ini membuat Elion mengerti. Kenapa istrinya sampai berfikir seperti itu. Dan Elion juga mulai mengerti kenapa Reina masih saja menatapnya ragu selama ini padanya. Semuanya karena dia berfikir jika Elion memiliki lebih dari satu istri selain dirinya.


"Sayang dengar!" Elion menggenggam kedua tangan Istrinya. ".....Dalam hidupku hanya ada kamu yang akan menjadi istri dan ibu dari anak-anakku. Tidak akan ada wanita lain selain dirimu yang akan menjadi pendamping hidupku"


Reina menatap kedua bola mata Elion, tidak ada kebohongan di balik tatapan itu. Reina tahu jika suaminya dengan tulus mengatakannya. "Iya Mas, aku percaya itu. Maaf jika aku sudah salah faham selama ini"


"Tidak papa, tapi kedepannya kalau ada yang mengganjal di hati kamu atau ada yang kamu fikirkan tentang aku. Tolong tanyakan dan jangan menyimpulkannya sendiri"


"Iya Mas"


Bersambung


Jangan lupa dukungannya.. like komen di setiap chapter.. kasih hadiahnya dan votenya

__ADS_1


Ada karya temanku lagi nih..



__ADS_2