
"Kau yakin tidak mau menemuinya sekarang? Dia tinggal disana, tuh toko kuenya terlihat dari sini"
Westy menunjuk ke arah toko kue Reina di sebrang jalan, saat ini dia dan Elion sedang duduk di sebuah bangku yang ada di lokasi proyek. "Tadi seharusnya dia mengantar kue kesini, tapi sepertinya Rista yang datang. Jadi pesanannya di titipkan ke pekerja"
"Aku belum siap untuk bertemu dengannya. Takut jika aku tidak akan bisa mengendalikan diriku saat mengetahui kenyataannya jika dia sudah menikah"
Memang itu yang Elion takutkan, dia takut tidak akan bisa menahan diri saat harus berhadapan langsung dengan Reina. Gadis yang di cintainya. Waktu 5 tahun bukan waktu sebentar untuk bisa melupakan Reina. Tapi, ternyata waktu 5 tahun terlalu sebentar untuk bisa membuat Elion lupa tentang Reina. Waktu 5 tahun tidak cukup untuk bisa membuat Elion melupakan semuanya tentang Reina.
Westy menepuk bahu Elion, lalu dia berdiri "Semoga kau segera siap untuk bertemu dengannya. Apapun yang terjadi, masalah di antara kalian harus segera di selesaikan"
Westy berlalu melihat anaknya yang dia tinggalkan di dalam tenda. Sementara Elion hanya diam, menatap ke arah toko kue yang di tunjukan oleh Westy barusan. Jadi, disana tempat wanita yang dia cintai berada. Pantas saja Elion tidak dapat menemukannya, karena dia tinggal di kota yang berbeda. Semakin sulit di temukan juga karena Reina tinggal hampir di pinggiran kota.
Saat Elion masih menatap ke arah halaman toko yang di desain layaknya Coffee shop itu. Ada dua anak kecil yang berlarian ke arah meja yang sedang kosong. Mungkin di jam-jam ini pelanggan toko sedang kosong. Elion menyipitkan matanya, ingin semakin jelas melihat wajah anak laki-laki itu. Dan salah satu dari dua anak lelaki itu terlihat tidak asing bagi Elion. Seolah dia pernah bertemu dengan bocah itu. Tapi, Elion tidak ingat dimana.
Anak itu seperti tidak asing, tapi siapa dia?
...🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤...
Sampai di apartemen, Elion langsung di sambut oleh suami Westy yang menjemput istri dan anaknya. Elion sedikit berbincang dengan suami temannya itu, sebelum mereka benar-benar pergi untuk kembali ke Ibu kota. Sementara Elion akan tetap menetap di kota ini sampai proyek setengah berjalan. Selain urusan pekerjaannya, Elion juga sedang menyelidiki tentang Reina dan suaminya. Juga anak laki-laki yang mengganggu fikirannya sejak tadi sore. Wajah anak laki-laki itu begitu mengganggu fikiran Elion.
__ADS_1
Wajahnya benar-benar tidak asing. Namun, Elion juga tidak tahu dimana dia pernah bertemu dengan anak itu. Hingga pagi ini, setelah dua hari Elion berada di kota ini. Barulah dia akan memberanikan diri untuk datang ke toko kue Reina. Dia tidak peduli apa yang akan terjadi jika dia melihat Reina kembali. Apa dan bagaimana cara dia bersikap nantinya, Elion tidak memikirkan itu lagi. Elion hanya ingin segera bertemu dengan Reina. Meski dia tidak yakin jika dirinya bisa bersikap biasa saja saat kembali bertemu dengan gadisnya itu.
Masih terlalu pagi untuk kedatangan pengunjung di toko kue ini. Bahkan toko kue masih tutup. Reina dan Rista masih sibuk mempersiapkan beberapa kue yang belum selesai di buat. Namun, suara bell mengalihkan fokus mereka.
"Siapa yang datang pagi-pagi begini? Ini baru jam 8 loh, masih belum waktunya toko buka. Tapi kenapa sudah ada yang datang?" Reina bingung sendiri saat mendengar suara bell. Toko kuenya belum buka, tapi sudah ada pelanggan yang datang. "Kau lihatlah di depan Ris"
"Oke"
Rista berlaku ke arah pintu, sementara Reina melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai. Sampai beberapa menit berlalu, namun Rista tak kunjung kembali. Akhirnya setelah selesai membuat kue terakhir. Reina memilih menyusul Rista, terlihat gadis itu masih mematung di ambang pintu. Membuat Reina semakin terkejut saja siapa yang datang.
"Siapa yang datang Ris?"
Sebelum Rista menyelesaikan ucapannya, Reina sudah berdiri di sampingnya. Dia terbelalak kaget melihat sosok pria yang dia rindukan selama ini.
"Mas El..."
...🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤...
Sosok Riko Darrendra, anak tunggal dari pasangan Rio Darrendra dan Alena Barney menjadi sosok yang terkenal di beberapa kalangan. Apalagi dengan dia yang mengurusi dua perusahaan sekaligus. Milik Ayahnya dan juga milik keluarga Ibunya. Semua itu karena kesalahannya di masa lalu yang membuat dirinya harus menanggung dua perusahaan sekaligus. Kisah 5 tahun lalu berhasil merubah sosok Darren. Kini pria berusia 30 tahun itu menjadi sosok dingin dan sulit tersentuh. Kesalahannya dimasa lalu berhasil menjadi luka terdalam di hatinya.
__ADS_1
"Pagi Tuan"
Sapaan dari beberapa karyawan perusahaan yang berpapasan dengannya hanya dia jawab dengan anggukan singkat saja. Senyuman di wajahnya hampir tidak lagi terlihat sejak kejadian 5 tahun lalu. Dimana gadis yang dia sakiti pergi begitu saja karena tidak tahan dengan perlakuannya. Bahkan sampai sekarang, Darren tidak bisa menemukannya.
Hal itu menjadi penyesalan terbesar dalam hidup Darren. Selama 5 tahun ini, dia hanya menjadi sosok pria dingin yang gila kerja. Tidak ada lagi kehangatan dalam sosok Darren. Belum lagi, permasalahan dengan Pamannya juga tidak benar-benar selesai. Meski keduanya menjalankan perusahaan keluarga Barney bersama, namun kisah mereka tak lagi sama. Sikap mereka telah berubah, tidak lagi ada kehangatan layaknya diantara keponakan dan Pamannya.
"Aku menyesal menuruti semua perkataanmu Zayna. Kau memang ratu ular. Kau membuat hubunganku dan Om El rusak"
"Semuanya sudah terjadi, apalagi yang kau ingin sesali. Penyesalan hanya membuatmu tidak berguna Darren. Semuanya sudah terlanjur kau lakukan, jadi kau tidak bisa berhenti begitu saja"
Sosok pria dan wanita yang sedang bertengkar hebat di sebuah villa. Zayna datang menemui Darren dan memberi kabar jika Reina telah benar-benar pergi dari rumah Elion. Tanpa Zayna ketahui jika saat itu Darren baru saja menyadari jika Rista telah pergi dan tidak lagi akan kembali padanya. Wanita yang Darren sakiti itu. Dan hal itu membuat Darren terpuruk dalam penyesalannya.
"Aku tidak akan lagi menuruti ucapanmu. Aku akan memberi tahu Oma dan Om El tentang kebusukanmu itu"
Darren berlalu meninggalakan Zayna yang panik dan mencoba mengejar Darren dengan terus memanggil namanya. Namun langkah Darren terlalu cepat untuk bisa Zayna kejar.
Akhirnya, hari itu Elion dan Nyonya Rinjani mengetahui kebusukan Zayna. Hal itu tentu membuat Alena juga terkejut saat mengetahui jika putranya melakukan hal jahat bersama Zayna. Dan di hari itu juga Nonya Rinjani jatuh sakit, dia menyesali sikapnya pada Reina. Dan pengkhianatan dari Zayna, gadis yang dia kagumi dan ingin dia jadikan menantunya. Membuat kondisi kesehatan Nyonya Rinjani ngedrop dan sejak hari itu dia sering bolak balik rumah sakit untuk pengobatan. Hingga akhirnya dia meninggal dunia setelah hampir 3 tahun hidup dalam penyesalan.
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya.. Like komen di setiap chapter.. Kasih hadiahnya dan votenya juga..