
Elion kembali ke rumah lebih cepat dari biasanya. Selain karena tidak terlalu banyak pekerjaan, dia juga ingin bersama istrinya lebih lama. Jadi dia memilih pulang lebih awal dari biasanya.
"Papa"
Suara yang menyambut Elion saat dia membuka pintu rumah. Elion terdiam melihat anaknya yang berlari ke arahnya dan memeluk kakinya. Kapan Rion pulang? Apa Kak Alena yang mengantar Elion kesini? Atau Reina yang menjemputnya?
Elion melirik istrinya yang duduk di sofa dan tidak sama sekali menyambutnya. Elion segera menggendong Rion dan berjalan menuju istrinya. Duduk di samping istrinya, mengecup kepala istrinya dari samping.
"Sayang.." Duh Elion mulai merasakan ada yang tidak beres dengan istrinya. "..Kamu kenapa Sayang?"
Reina berbalik dan menatap tajam suaminya. Lalu dia mengelus kepala anaknya yang berada di pangkuan suaminya. "Rion pergi ke kamar dulu Sayang, Mama mau bicara penting dengan Papa"
Duh. Ada apa ini? Kenapa Reina terlihat begitu dingin. Apa dia marah padaku? Tapi karena hal apa dia marah?
"Iya Ma" Rion turun dari pangkuan Ayahnya, lalu dia berlalu ke kamarnya.
Kini tinggal Elion yang mulai deg-degan melihat sikap dingin istrinya. Dia tidak tahu apa kesalahannya sampai membuat Reina marah.
"Kamu tega banget ya Mas, masa anak sendiri sengaja gak di jemput. Padahal anak kamu sudah mau bertemu denganmu. Dia bilang merindukanmu"
Elion mengerti sekarang kenapa istrinya sampai terlihat sangat marah seperti itu padanya. Ternyata karena Rion yang tidak dia jemput. Padahal Elion hanya belum menemukan pengasuh baru untuk Rion. Jadi dia belum menjemput anak itu. Jelasnya hanya karena Elion tidak mau Reina akan sibuk dan berujung dirinya yang di abaikan oleh istrinya.
"Sayang dengerin aku dulu...."Elion memegang tangan Reina yang berada di atas pangkuannya. "...Aku belum menjemput Rion karena aku juga belum mendapatkan pengasuh baru. Aku tidak mau kamu kelelahan dan pasti akan lebih repot jika mengurus Rion seorang diri dan juga mengurus rumah"
Dan nantinya kau akan mengabaikan ku.
Reina menatap suaminya, mungkin tujuan Elion memang benar. Tapi 'kan tidak seharusnya membuat Rion menunggu di jemput oleh orang tuanya. Bagaimana jika anak itu merasa orang tuanya telah mengabaikannya. "Tapi gak kayak gini juga Mas, kan kasihan Rion. Kita bisa cari pengasuh baru untuk Rion sambil mengurus Rion"
__ADS_1
Iya, tapi kau tetap akan mengabaikan ku.
"Yaudah, besok aku akan cari pengasuh baru untuk Rion. Semoga saja ada yang langsung covo"
Reina hanya mengangguk.
...🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤...
Reina hanya berharap jika sahabatnya juga bisa mendapatkan kebahagiaan yang sama dengan dirinya. Biarkan Darren berjuang untuk mendapatkan hati Rista kembali. Dan saat ini dirinya sedang berpelukan dengan suaminya di atas tempat tidur setelah selesai melakukan kegiatan malam mereka seperti biasa. Sudah tenang karena Rion sudah mempunyai pengasuh baru dan anak itu langsung cocok dengan pengasuh barunya ini.
"Mas, aku sudah memberi tahu Darren tentang keberadaan Rista. Kamu besok tolong tanyakan pada Darren apa dia sudah menemukan Rista atau belum" kata Reina
Elion mengangguk, dia mengecup puncak kepala istrinya. "Iya Sayang, aku akan tanyakan"
Dan percakapan pun mengalir begitu saja. Reina yang menceritakan tentang keadaan sahabatnya saat ini. Dan Elion hanya menjadi pendengar yang baik. Mendengarkan setiap apa yang di ceritakan oleh istrinya.
"Iya Sayang, aku akan ceritakan semuanya pada Darren. Biarkan dia mencari solusinya"
Reina menatap tidak percaya pada suaminya. Baru saja mereka berhenti satu jam yang lalu, apa tidak puas untuk suaminya yang selalu terlihat bersemangat saat melakukannya. "Mas, kan udah barusan"
"Ini sebagai bonus ku karena sudah mendengarkan ceritamu selama ini"
Elion mulai melancarkan aksinya dengan mencium bibir Reina. Menarik selimut yang menutupi sebagian tubuh polos istrinya. Elion mulai kembali bermain dengan bagian bawah Reina. Membiarkan istrinya menggelinjang kenikmatan dengan apa yang dia lakukan.
"Mas emmhh.."
"Sudah sampai ya Sayang, sangat nikmat" Elion kembali mengecup bagian favoritnya itu. Sebelum dia berdiri dan mulai memuaskan jagoannya dengan Reina.
__ADS_1
Satu jam kemudian, permainan itu baru selesai. Elion kembali ambruk di samping istrinya. Memeluk Reina dengan erat dengan memberikan beberapa kecupan di bahu poloh istrinya. "I Love You Sayang"
"Hmmm" Rasanya Reina benar-benar lelah dengan apa yang suaminya lakukan sampai untuk menjawab ungkapan cinta suaminya saja dia tidak bisa.
"Jawab Sayang" tekan Elion merasa tidak suka saat Reina tidak menjawab ungkapan cintanya barusan.
"Iya Mas El, I Love You Daddy"
Elion mencubit perut Reina, namun yang di cubit malah tertawa. Senang jug menggoda Elion dengan panggilan Daddy, seperti saat dulu Reina memanggilnya. Tidak pernah menyangka jika dirinya akan benar-benar menikah dengan Ayah angkatnya ini. Semua cobaan dan rintangan telah berhasil mereka lewati hingga pada saat ini mereka telah menemukan bahagianya bersama anak mereka.
Terimakasih Tuhan karena sudah memberikan kebahagiaan pada kami.
"Daddy Is My Husband" Reina terkekeh di akhir kalimatnya. Itu memang kata yang tepat untuk menggambarkan kisah cintanya dan Elion. Pria yang awalnya menjadi Ayah angkatnya yang biasa di panggil Daddy, kini telah menjadi suami dan ayah dari anaknya. Reina telah berhasil mendapatkan hati Elion kembali. Menjadikan dia suami dan Ayah yang hampir sempurna untuk anaknya.
"I Love You Dad, terimakasih sudah menerima Reina dan menjadikan Reina ratu dalam hidup Daddy. Menjadi ayah dan suami yang baik untuk Reina dan Rion"
Elion mengeratkan pelukannya, mencium pipi istrinya dengan gemas. "Iya Sayang, aku juga tidak menyangka jika gadis kecil berumur 10 tahun yang aku adopsi ternyata adalah jodoh yang di kirim Tuhan padaku"
"Iya Mas, terimakasih untuk segalanya. Kamu adalah malaikat dalam hidupku. Di saat aku benar-benar sendirian karena orang tuaku yang pergi, kamu datang dan menggantikan mereka. Hingga sekarang kamu telah menjadi suamiku dan ayah dari anakku"
"Semuanya sudah takdir Tuhan Sayang"
Keduanya saling berpelukan dan terlelap bersama dengan kehangatan cinta yang semakin besar di dalam hati masing-masing.
...End.....
Yuk.. kalian bisa lanjut baca kisah Rista yang judulnya.. Rista.. Bisa klik profil author saja. Like komen di setiap chapter..kasih hadiahnya dan votenya juga
__ADS_1
Yuk mampir di karya temanku.. Ceritanya bagus..