
Aezar sudah tengah terlelap dalam pangkuan mommy nya putra ayyana terlihat begitu tampan saat tertidur ayyana melukis alis aezar dengan tangannya, samuel masih memperhatikan ayyana lewat kaca spion hingga saat itu pandangan mereka saling bertemu,
"fokus pak kalau nyetir itu lihat kedepan" ucap ayyana dengan nada jutek nya, samuel sepertinya sudah kebal dengan sikap dingin ayyana.
"nggak bisa konsentrasi mbk soalnya penumpangnya terlalu cantik"
"udah deh nggak usah mulai, mending fokus aja nyetir nya" ayyana kemudian mengalihkan pandangan nya menatap keluar jendela mobil, sedangkan samuel terlihat tertawa didepan sana. Samuel turun terlebih dahulu dia kemudian membuka pintu agar ayyana keluar samuel kemudian mengendong aezar yang tengah terlelap,
__ADS_1
"udah sam biar aku minta tolong mang jaja aja" ayyana terlihat tak enak hati melihat samuel mengendong aezar, samuel sudah lelah menyetir berat badan aezar juga cukup berat bagi ayyana tapi itu tidak berlaku bagi samuel dia terlihat yang mudah nya mengendong aezar masuk kedalam rumah,
"kamarnya sebalah mana? " tanya samuel yang berhenti ditengah tengah rumah ayyana,
"sebenarnya diatas, tapi udah lah malam ini biar aezar tidur dikamar tamu" ayyana tak enak hati jika merepotkan samuel, tanpa aba aba samuel naik keatas tangga dia kemudian berdiri didepan pintu bercat biru muda itu yang dia yakini pasti itu pintu kamar aezar, ayyana kemudian membukakan pintu agar samuel bisa masuk kedalam kamar aezar, pelan pelan samuel meletakan aezar keatas ranjang, dia kemudian menyelimuti putra ayyana itu, hati ayyana seketika menghangat melihat itu ternyata samuel begitu tulus menyanyangi aezar, samuel kemudian keluar dari kamar aezar diikuti ayyana dibelakangnya,
"mau minum kopi dulu nggak" tawar ayyana sedikit ragu, mendengar tawaran ayyana samuel tidak menyia nyiakan kesempatan emas itu, tidak mungkin datang dua kali kan pikir samuel.
__ADS_1
"ini kopinya" suguh ayyana, samuel kemudian meminum kopi buatan ayyana sejenak pria itu menatap serius manik mata ayyana dia kemudian memcoba memegang kedua tangan ayyana, tidak ada penolakan ayyana hanya diam saja samuel kemudian segera melancarkan aksinya,
"ayyana sekali lagi aku ungkapkan niat ku, maukah kamu menjadi istriku?? samuel sengaja menjeda kata kata nya " kamu tidak perlu mencintai ku cukup aku yang mencintai mu dan aezar" mata samuel begitu dalam menatap ayyana mommy aezar itu seperti nya sudah mulai luluh dengan sikap samuel,
"tapi aku masih ragu untuk kembali menjalin suatu hubungan sam" mata ayyana tampak berkaca kaca,
"yakinlah dengan perasaan ku ayya, tidak pernah aku merasa sedalam ini mencintai seorang wanita" samuel semakin erat menggenggam tangan ayyana,
__ADS_1
"beri aku waktu sam" samuel tidak bisa memaksa ayyana dia kemudian menggangguk setuju,
"baiklah, kamu istirahat saja biar Arya yang menjemputku kemari tadi aku sudah mengirim pesan agar dia kesini" Arya sudah sampai didepan rumah ayyana dia baru saja mengirim pesan kepada samuel, "aku pulang ya Arya sudah ada didepan" samuel bangkit dari duduknya samuel berjalalan keluar dari rumah ayana.