Daddy Untuk Mommy

Daddy Untuk Mommy
Cemburu tak beralasan


__ADS_3

samuel berjalan keluar dari rumah ayyana"tunggu sam" seketika langkah kaki samuel terhenti, dia kemudian menoleh kearah ayyana"hati hati"lanjut ayyana, sam kemudian tersenyum sambil melambaikan tangan nya, ayyana tidak mengantar samuel sampai keluar rumahnya dia memilih masuk kedalam kamar, saat sudah berada dikamarnya ayyana mulai terbayang bayang wajah samuel alis tebal, hidung mancung serta bibirnya yang sedikit tebal fikiran kotor mulai merayap diotak ayyana, "aaaaaahk" teriak ayyana didalam kamar bagaimana bisa samuel terus melintas dikepalanya, ting suara notif dari ponsel ayyana dia kemudian meraih ponsel yang berada atas nakas,


_ Udah tidur belum_ ternyata samuel yang tengah mengirim pesan.


_belum_ ayyana berusaha secuek mungkin membalas pesan samuel, sedangkan samuel sudah sudah salah tingkah berada dibalkon kamar nya pria itu baru saja selesai mandi tapi fikiran nya terus dipenuhi oleh ayyana akhirnya samuel berinisiatif mengirim pesan untuk ayyana, hanya mendapat balasan singkat dari ayyana membuat hati samuel berbunga bunga sepertinya usahanya mengejar cinta ayyana sudah menemui titik terang.


_good night, jangan lupa mimpi in aku ya😘😘_ idih centil nya ayyana bermonolog setelah membaca pesan dari samuel,


_👍_ ayyana hanya mengirim stiker dia masih canggung untuk memulai,


********


Sinar mentari pagi masuk ke celah celah kamar ayyana mama muda itu kemudian bangun dari tidurnya, ayyana sudah rapi dengan setelan berwana senada dia juga memadukan dengan blezer berwarna maroon.


"mommy... " sapa aezar yang sudah siap berangkat kesekolah putra ayyana sudah selesai sarapan terlebih dulu,


"pagi kesangannya mommy, udah mau berangkat ya sayang" ayyana memeluk putra nya,

__ADS_1


"iya mom, aezar berangkat dulu ya" bocah kecil itu melambaikan tangan nya dia berangkat bersama bi ijah, ayyana tengah duduk sambil memakan sarapan yang sudah disediakan oleh bi ijah setelah selesai sarapan mommy aezar itu segera berangkat ke butik, Sudah beberapa hari ini ayyana hanya bekerja lewat ponsel nya, hampir satu jam ayyana dalam perjalanan menuju butik entah mengapa jalanan kali ini lebih padat dari pada biasanya, mama muda itu segera berkutat dengan laptop dan beberapa desain yang harus dia rapikan lagi sangking sibuk nya ayyana sampai lupa jika saat ini dia sudah melewatkan makan siang nya,


"dan... sini sebentar" ayyana sedikit meninggikan suaranya,


"ada apa siih ya bikin jantung eke terasa copot aja" jawab dani dengan suara khas nya, pria bertulang lunak itu berjalan centil ke arah ayyana,


"coba kamu coba jas ini cepetan" ayyana menyodorkan setelah jas kepada dani, pria bertulang lunak itu menerima dengan ogah ogahan perintah ayyana, setelah memakai setelan jas dani keluar sambil berputar putar didepan ayyana,


"gimana? " dani menaik turun kan kedua alis nya, "gue ganteng kan ya"


"ehemm.. " suara daheman samuel membuat ayyana dan dani menoleh secara bersamaan,


"samuel" ayyana memberi kode agar dani pergi meninggalkan mereka berdua "ada apa kesini? "


"ini" jawab samuel singkat dia memberikan makan siang kepada ayyana secara kasar,


"ini apa" ayyana membuka nya air liurnya seketika akan menetes melihat makanan yang dibawakan oleh samuel "waah makasih ya, mau makan siang bareng"

__ADS_1


"nggak, mending kamu makan sama dia" samuel menujuk dani yang tengah berdiri sambil menerima telfon,


"maksud kamu dani" ayyana menjeda kata kata nya " kamu yakin nggak mau makan siang bareng aku, trus ini buat dani" ayyana menunjuk satu lagi nasi goreng yang dibawa oleh samuel,"kita makan siang bareng aja tadi si dani udah makan siang duluan".


"iya"


"kamu kenapa sih sam tingkah kamu aneh tau nggak" ayyana sedari tadi melihat raut wajah samuel yang terlihat tak ramah,


"kamu nggak ngerti atau pura pura nggak ngerti sih ayya, aku cemburu lihat kamu deket deket pria lain"


"ha ha ha ha" tawa ayyana begitu renyah terdengar ditelinga samuel, "kamu jangan salah paham sam, kamu ingat pria gemulai yang kamu temui saat pertama kali datang kesini".


"iya emang kenapa"


"hahaha" ayyana masih tidak bisa menghentikan tawa nya "dia itu pria yang sama sam, coba kamu lihat wajah nya baik baik" ayyana kemudian memanggil dani agar ikut bergabung dengan samuel,


"jadi nama kamu dani" samuel kembali bertanya bagaimana bisa pria gemulai ini tadi terlihat begitu berwibawa memang cemburu tidak perlu alasan.

__ADS_1


__ADS_2