
Sinar mentari kian lenyap dari bumi nita masih bermain main dengan cucu nya, melihat kebahagia'an putranya ayyana juga ikut bahagia aezar belum pernah seceria ini mungkin karena kali ini anak itu tengah berada bersama nenek nya,
"nenek nginap disini kan malam ini"
"nggak bisa sayang nenek harus pulang, tapi kalau aezar mau ikut sama nenek boleh kok" nita sejenak menatap ayyana,
"ezar nggak mau nek, aezar nggak bisa tidur kalau belum dibacain dongeng sama mommy" nita tersenyum dia kemudian mengusap rambut aezar, wanita paruh baya itu izin undur diri karena hari sudah sore nita sudah seharian berada dirumah sahabatnya itu, ayyana mengantar mama sam kedepan pintu.
"ayya trimakasih ya, kamu udah mau nrima tante makasih juga karena kamu udah merawat aezar selama ini" nita memeluk ayyana air mata mama Sam kembali mengalir dia tidak sanggup bagaimana jadinya jika cucunya tidak bersama ayyana,
"iya tante ayya udah sayang banget sama aezar sejak dia bayi"
"ayya tante juga punya permintaan sama kamu"
"apa itu tan? "
"tolong menikahlah dengan samuel, dia sebenarnya pria yang sangat baik tapi karena demi mengalihkan rasa sedih kehilangan papanya dia jadi bermain main dengan wanita"
__ADS_1
"ayya akan pikirkan pelan pelan tan"
"baik kalau begitu tante pamit ya ay"
"iya tan hati hati" ayyana kembali masuk kedalam rumah nya setelah nita masuk kedalam mobil, ayyana masuk kedalam kamarnya bayangan massa lalu nya kembali muncul tapi kali ini tak sesakit yang dulu dia rasakan, aezar masuk kedalam kamar mommy nya dia ikut berbaring disamping ayyana,
"mommy kenapa? "
"mommy nggak papa sayang oh ya besok kita kembali ke jakarta ya udah berapa hari anak mommy ini nggak pergi kesekolah"
__
Pagi hari ayyana tengah menyiapkan sarapan, ayyana memasak beberapa menu makanan kesukaan aezar bocah kecil itu mencium bau masakan mommy nya,
"mommy.... " aezar berlari menghampiri ayyana,
"jangan lari lari ezar"
__ADS_1
"ezar lapar mom"
"yaudah duduk, kita sarapan nunggu grand ma dulu ya" gina kemudian ikut bergabung dimeja makan,
"ayya sebelum kamu pulang antar bunda ke mall ya, bunda mau beli mainan buat aezar kemarin bunda udah janji sama ezar"
"iya bun"
setelah selesai sarapan ayyana mengantar bunda nya kesalah satu mall terbesar di kota bandung, hampir satu jam perjalanan mobil ayyana sudah sampai aezar begitu antusias dia menyeret tanggan mommy nya agar segera sampai di pusat toko mainan, sampai ditoko mainan aezar sudah menunjuk mainan favoritnya transformers pelayan toko mengambilkan mainan yang ditunjuk aezar saat akan membayar mainan tersebut gina bertemu dengan tetangga depan rumah nya,
"eeeeh jeng gina, sama siapa jeng? "
"sama ayyana jeng" gina tersenyum kaku dia tau jika tetangga nya ini terlalu ikut campur dengan masalah keluarga nya,
"eeeh ayyana ini anak nya alex ya? udah besar aja, gimana kamu udah nikah belum"
"alex siapa mom" aezar binggung kenapa orang tua itu menyebut dirinya anak alex, ayyana bingung dia harus menjawab apa, tiba tiba saja samuel muncul sedari tadi dia sudah mengira jika ibu ibu itu akan menanyakan hal itu, kini samuel selalu mengikuti kegiaatan ayyana karena dia sudah mengetahui jika aezar adalah keponak'an tidak ada seorang pun yang bisa mengina atau menyakiti nya.
__ADS_1