
Seorang pria tengah duduk di kursi kebangaan nya samuel tengah berbincang dengan sekertaris sekaligus sahabatnya arya,
"bagaimana kamu sudah menemukan identitas wanita itu"
"sudah sam, ini" arya menyerahkan beberapa lembar kertas samuel kemudian membaca kertas tersebut,
"cukup menarik, bagaimana bisa dia melahirkan sebelum menikah mungkin kan dia mengandung sebelum menikah tapi itu tidak mungkin sepertinya dia terlihat seperti wanita baik baik" guman samuel,
"segera cari tau tentang massa lalu nya aku tidak bisa menunggu lagi"
"baik sam" arya keluar dari ruangan samuel, memang beberapa hari ini samuel tengah mencari tau tentang ayyana entah apa yang membuat pria Casanova itu begitu penasaran tentang ayyana.
__ADS_1
Aezar tengah bermain dengan bi ijah, mommy nya sudah berangkat kebutik sebelum aezar bangun, rencana nya pagi ini ayyana ada janji bersama CEO muda yangyang akan membuat beberapa setelan jas, baru saja mama muda itu sampai aezar sudah menelfon mommy nya.
"mommy jangan lupa nanti sore kita kerumah grand ma"
"iya sayang mommy ingat kok, udah ya ezar mommy kerja dulu"
"bye mommy" ayyana mengakhiri panggilan dari putra nya karena klien nya sudah menunggu ayyana, dani sedari tadi sudang berada diambang pintu dia masuk setelah ayyana selesai menelfon ezar.
"iya dan" dani adalah asisten ayyana pria bertulang lunak itu sudah bekerja hampir dua tahun bersama ayyana, mommy ezar keluar menemui ceo muda yang tengah duduk sambil memainkan ponselnya.
"ehemmm, mari pak kita ukur badan" samuel menatap ayyana dia kemudian berdiri mommy aezar mengukur tinggi, lingkar dada hingga bahu samuel pria itu tidak melepas pandangan nya sedangkan ayyana sibuk dengan pekerjaannya, wanita itu tidak sadar jika samuel adalah pria yang ditabrak aezar diacara peragaan busana hari ini pria itu begitu tampan mengenakan setelan jas rambut gondrong nya juga dia sisir rapi membuat ayyana tidak menyadari itu.
__ADS_1
"sudah pak, jika anda berkenan seperti nya warna navy cocok untuk bapak"
"tidak usah terlalu formal, kenalkan nama ku samuel pria yang kemarin ditabrak oleh putra mu"
"benar kah maaf saya tidak mengingatnya" sejenak samuel menatap dalam mata ayyana,
"sebenarnya niat saya kesini bukan hanya memesan pakaian, tapi saya juga ingin kamu menjadi istri saya"
"maaf jika anda sudah tidak ada keperluan anda bisa segera keluar dari butik saya, minggu depan Anda bisa mengambil pesanan anda"
"ayyana tunggu aku benar benar serius" samuel memegang bahu ayyana tapi wanita itu segera menepis tangan samuel, ayyana menyuruh dani membawa keluar samuel bukan sekali atau dua kali ayyana tiba tiba dilamar oleh seorang pria hingga mommy ezar semakin menutup dirinya beberapa minggu yang lalu juga ada seorang pria yang selalu mengikuti ayyana kemana pun dia pergi hingga wanita itu melaporkan pria tersebut karena menurut ayyana tindakan itu sungguh mengusik kehidupan nya. Setelah berada diluar samuel tidak putus asa dia segera masuk kedalam mobilnnya pria itu menyugingkan senyuman nya kali ini rencana yang samuel jalankan membutuhkan bantuan dari mama nya, pagi tadi mama samuel sudah berangkat ke Bandung dia sudah berada dirumah calon besan nya yang kebetulan adalah teman sekolah dulu. Nita tengah duduk bersama calon besan nya wanita paruh baya itu masih terlihat cantik diusia nya yang sudah tidak muda lagi.
__ADS_1