Daddy Untuk Mommy

Daddy Untuk Mommy
missi berhasil


__ADS_3

Samuel menatap ayyana sejenak pria itu masih tidak menyanhka jika ayyana kembali menerima dirinya, Samuel duduk disebelah brangkar ayyana dia kemudian mengecup punggung tangan wanita yang tengah terbaring itu,


"jangan pernah tinggalkan aku bee" bibir ayyana melengkung,


"tidak akan sam ancaman mu bisa membuatku tiada jika sampai itu terjadi"


"sssst" jari telunjuk Samuel menyentuh bibir ayyana "jangan bicara tentang kematian, bee istirahat lah aku akan menumui aezar dia tengah mencari mu" ayyana mengangukan kepala nya "cuuuup" satu kecupan manis mendarat di kening ayyana.


Hampir satu jam Samuel menuju rumah ayyana entah mengapa jalanan selalu macet disore hari ditambah lagi suasana hujan terus menguyur bumi, mobil Samuel sudah sampai didepan gerbang rumah ayyana segera mang jaja membuka nya, Calon dady aezar tengah melangkah masuk kedalam rumah sudah terdengar jelas jika bocah tampan itu tengah menangis didalam kamar nya.


"ceklek, boy... " Samuel mensejajarkan tubuhnya dengan aezar,


"da... dy, mommy dimana" jelas air mata masih menggenang dimata aezar, Samuel mengusap air mata aezar kemudian menggendongnya,


"mommy sedang bekerja sementara ini aezar tinggal dirumah daddy gimana? aezar maukan? "

__ADS_1


"ta... pi aezar kangen mommy " suara isakan aezar masih terdengar,


"daddy janji mommy akan pulang cepat oke?, daddy juga janji setelah mommy pulang daddy akan kasih aezar mainan baru gimana aezar mau kan? "


"mainan" ralat aezar "aezar punya banyak dad aezar maunya kalau mommy pulang aezar dapat temen baru biar bisa main sama aezar" jawab aezar polos dia selalu kesepian jika hanya bermain dengan bi ijah,


"baiklah daddy akan lakukan apa yang aezar mau, sekarang kita kerumah daddy disana aezar bisa main sama nenek"


"ya dad"


Didalam ruangan ayyana memakan soto daging yang dibawakan dani, pria gemulai itu menyuapi ayyana dengan telaten.


"dan menurut kamu salah nggak kalau aku membuka lagi hatiku untuk Samuel? " ayyana menatap serius wajah dani, dani kemudian meletakan sendok yang ia pegang.


"pilihan kamu sudah tepat dan kamu akan menyesal jika menolak Samuel, kamu tau betapa gila nya dia saat kamu membatalkan pernikahan ini" ayyana membuang nafas nya sejenak dia menatap keluar jendela, tapi sejurus kemudian pria yang tengah mereka biarkan datang dengan membawa sebuket bungan mawar, ayyana menoleh menuju sumber suara bibirnya kembali melengkung melihat sang calon suami, melihat Samuel datang dani pun pamit pulang karena sudah ada Samuel yang akan menjaga ayyana.

__ADS_1


"thanks dan" dani hanya menjawab dengan senyuman,


"gimana masih aezar sam? "


"dia ada dirumah sama mama"


"apa dia masih menangis" tanya ayyana khawatir sudah beberapa hari dia tidak melihat wajah putra nya itu,


"tidak dia baik baik saja" Samuel menangkap wajah cemas ayyana" kenapa apa kamu khawatir jika aezar bersama neneknya"


"tidak sam, apa itu tidak merepotkan mama? "


"tidak bee, sekarang fokus lah pada kesehatan mu jika kamu segera sembuh kita akan menjaga aezar bersama"


"tentu dengan ada nya kamu itu akan membuat aku bersemangat melawan penyakit ku sam".

__ADS_1


. hay hay hay baru update setelah sekian purnama masih mau lanjut kisah Samuel dengan ayyana kalau mau jangan lupa komen ya....


__ADS_2