
Samuel sudah berada di bandung sebelum menjalankan misi nya samuel sudah mendengar semua penjelasan arya tentang ayyana, wanita itu mengasuh aezar walaupun dia bukan putra kandungnya hal itu semakin membuat samuel semakin jatuh hati kepada ayyana, arya mendengar dari tetangga ayyana yang berada di bandung jika wanita muda itu rela mengasuh putra calon suami nya yang sudah meninggal.
Ayya memijit kening yang terasa pusing belum lagi wanita itu harus segera ke Bandung karena ada hal yang akan dibicarakan bersama kedua orang tua nya, mommy aezar itu mengambil tas nya dia kemudian keluar dari ruangan nya dia menitipkan butik kepada dani, mendengar suara mobil mommy nya datang aezar segera keluar dia berlari menghampiri ayyana,
"mommy... "
"waah anak mommy udah mandi ya? "
"iya mom ayo kita ke rumah grand ma sekarang"
"iya sayang mommy mandi dulu ya"
sejenak pusing dikepala ayyana menghilang melihat wajah aezar, ayyana merendam tubuh nya dengan air hangat beberapa saat kemudian aezar mengetuk pintu kamar mommy nya anak itu sudah tidak sabar akan bertemu dengan granda ma nya, mendengar suara ketukan pintu ayyana mengakhiri mandi nya dia kemudian keluar dari kamar nya.
"lest go mom"
"iya sayang ayo kita berangkat sekarang"
__ADS_1
sepanjang perjalanan aezar mencerikan tentang kegiatan nya disekolah hingga anak itu terlelap dipangkuan ayyana, hari sudah semakin gelap mobil ayyana sudah masuk kedalam rumah mewah beberapa pelayan sudah menyamput kedatangan ayyana, bastian ayah ayyana mengendong aezar yang masih terlelap didalam mobil, gina menyambut kedatangan putri semata wayang nya,
"bunda... " ayyana memeluk bunda nya,
"ayo ikut bunda sebentar, biar aezar sama ayah" ayyana mengikuti langkah bundanya kini mereka tengah duduk berdua di taman belakang rumah nya,
"ayya bunda mohon sama kamu menikahlah nak, aezar juga butuh sosok seorang daddy"
"ayya sudah mencoba membuka hati bun, tapi hingga saat ini belum ada sosok pria yang membuat ayya nyaman"
"sebentar lagi teman mommy akan datang dengan putra nya, sekali lagi bunda mohon kamu terima lamaran tante nita ya" mata gina sudah berkaca kaca sudah banyak cacian yang putrinya Terima dari orang orang hingga ayyana memutuskan tinggal dijakarta karena tidak tahan dengan omongan tetangga nya,
"trimakasih nak, sekarang kamu siap siap ya"
"iya bun" ayyana mencoba menguatkan hatinya jika boleh jujur wanita itu ingin sekali menolak permintaan bundanya tapi mau bagaimana lagi ayyana sudah lelah mencari sosok pria yang benar benar tulus mencintai nya, ayyana juga pernah menjalin hubungan tapi itu tidak bertahan lama karena pria itu tidak mau menerima aezar.
____
__ADS_1
Nita sudah datang bersama putranya senyum terus terpancar diwajah tampan samuel dia yakin jika rencana nya akan berjalan lancar, gina menyambut kedatangan sahabat sekaligus calon besan nya.
" assalamu'alaikum"
"Walaikumsalam masuk nit" bastian juga ikut berkumpul diruang tamu para orang tua kembali membicarakan tentang acara pertunganan mereka sedangkan samuel sedari tadi mencari keberadaan ayyana, beberapa saat kemudian ayyana keluar dari kamar nya dia mengenakan dress berwana biru muda hal itu sontak membuat samuel semakin mengagumi kecantikan ayya.
"ini putri kami nit gimana cantik kan"
"iya gin cantik wajahnya mirip sama kamu"
"ayya kedatangan tante kesini ingin melamar kamu, kamu mau menerima samuel kan" ayya mengangkat pandangan nya dia menatap putra sahabat bunda nya itu,
"kamu.. " ayyana bangkit dari duduknya,
"ada apa ayya kamu mengenal samuel? "
"ayya izin bicara berdua sama putra tante nita ya"
__ADS_1
"oh ya sayang silahkan" ayyana menarik tangan samuel para orang tua bahagaia melihat kedekatan mereka, ayyana membawa samuel kedalam rumah kini samuel berada di tepi kolam renang yang berada dirumah ayyana berdebatan pun dimulai.